Sabtu, Juli 4, 2026
spot_img

Tak Sesuai Nilai Budaya Sunda, MUI Sesalkan Lagu ‘Lalaki Langit Lalanang Bejat’ Ciptaan Bupati Purwakarta

PURWAKARTA – Ketua Majelis Ulama Indonesia Bidang Perempuan, Remaja dan Keluarga (PRK) Siti Ma’rifah, menyayangkan lagu ‘Lalaki Langit, Lalanang Bejat’ karya Bupati Purwakarta, Saepul Bahri Binzein alias Om Zein.

Menurutnya, lirik yang terkandung dalam lagu tersebut tak sesuai dengan nilai-nilai budaya Sunda.

Siti menyesalkan lagu yang dianggap merendahkan martabat perempuan. Apalagi, kata dia, lagu tersebut diciptakan seorang kepala daerah yang seharusnya menjadi teladan.

“Sangat menyayangkan adanya lagu Lalaki Lanang yang merupakan ciptaan kepala daerah. Suatu kemunduran di bidang seni budaya yang selama ini kita jaga dan kita hormati apalagi disampaikan oleh seorang kepala daerah yang mestinya menjadi teladan masyarakat,” ujar Siti saat dihubungi, dilansir dari iNews, Sabtu (4/7/2026).

Berita Lainnya  Penampilan Raim Laode Sukses Hibur Warga Subang dalam Gelaran SubangFest Vol

Dia mengingatkan, budaya Sunda mengajarkan prinsip welas asih atau saling menghormati. Lagu Om Zein justru bertolak belakang dengan nilai-nilai budaya Sunda.

“Budaya Sunda yang agung selalu mengajarkan welas asih, kasih sayang dan saling menghormati bertolak belakang dengan syair (lirik) tersebut, yang merendahkan martabat perempuan,” ucap Siti.

Bahkan, kata Siti, budaya patriaki yang merendahkan jenis kelamin tertentu tak dapat diterima dari sisi agama, budaya maupun sosial.

“Nilai-nilai ini sesuai dengan nilai agama, yang membedakan seorang itu hanya takwanya, bukan karena jenis kelaminnya, dan dalam hadis Rasulullah juga sudah memberikan tuntunan ketika ditanya siapa yang harus kita hormati, Rasulullah menjawab ‘ibumu’ sebanyak 3 kali baru ayahmu,” kata Siti.

Berita Lainnya  Dua Aksi Unjuk Rasa Berbeda di Jakarta, Mahasiswa Kritik Prabowo-Gibran, Massa Orang Tua Dukung MBG Dilanjutkan

Sebelumnya, Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) melalui Inspektorat Jenderal (Itjen) telah memanggil dan memeriksa Bupati Purwakarta, Saepul Bahri Binzein atau Om Zein pada Jumat (3/7/2026). Zein diperiksa terkait polemik lagu ‘Lalaki Langit, Lalanang Bejat’.

Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) Kemendagri, Benni Irwan menyampaikan, pemeriksaan berlangsung 8 jam dari pagi hingga sore.

“Dalam masa pemeriksaan itu, kurang lebih ada 60 pertanyaan yang disampaikan,” kata Benni kepada wartawan.

Materi pemeriksaan berfokus pada dua isu besar, yakni seputar proses penciptaan lagu dan mekanisme publikasi lagu tersebut melalui media sosial.

Berita Lainnya  Riset BRIN Sebut Tanah Pantura Subang Turun 2,8 Cm/Tahun, Banjir Rob Mengancam

Di akhir pemeriksaan, Bupati Purwakarta menunjukkan sikap kooperatif. Dia secara terbuka menyampaikan penyesalan dan mengakui adanya kesalahan dalam tindakan yang dipermasalahkan tersebut.

“Beliau menyampaikan penyesalan, pengakuan kesalahan, gitu kan. Dan menyampaikan permohonan maaf dan tidak akan tidak akan mengulanginya lagi,” ujarnya.***

Sumber : iNews

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Kejagung Ungkap Dugaan Keterlibatan Anggota TNI Aktif di Korupsi Program MBG

JAKARTA - Penyidikan kasus korupsi program Makan Bergizi Gratis (MBG) mengungkap adanya dugaan keterlibatan anggota militer aktif yang berdinas di Badan Gizi Nasional (BGN). Direktur...

Usulan Perubahan Nama Provinsi Jawa Barat Jadi Tatar Sunda Menguat

BANDUNG - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jawa Barat memastikan akan menindaklanjuti usulan perubahan nama Provinsi Jawa Barat menjadi Provinsi Sunda atau Provinsi Pasundan. Usulan...

Diduga Jadi Korban Peluru Nyasar TNI, Warga Intan Jaya – Papua Tengah Arak Jenazah Ibu Hamil

Seorang ibu hamil bernama Melkiana Dwitau meninggal dunia bersama bayi yang dikandungnya setelah diduga terkena peluru nyasar di Kampung Wandoga, Distrik Sugapa, Kabupaten Intan...

Tuai Banyak Pujian, Luna Maya Bangun Gedung Taman Kanak-kanak di NTT

ARTIS Luna Maya mengunjungi Desa Watugong, Kecamatan Alok Timur, Kabupaten Sikka, NTT, Rabu, 1 Juli 2026. Dia ke sana, untuk melakukan peletakan batu pertama...

MUI Minta Koruptor Dihukum Mati

JAKARTA - Majelis Ulama Indonesia (MUI) mendesak agar para pelaku tindak pidana korupsi di Indonesia dijatuhi hukuman mati. Dampak destruktif dari korupsi dinilai telah berada...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan