Minggu, Juli 12, 2026
spot_img

Kutu Beras Masuk Pemukiman Warga, Bulog Karawang Minta Maaf

KARAWANG – Perum Bulog melalui Kantor Cabang Karawang bergerak cepat menindaklanjuti laporan warga terkait hama gudang yang masuk ke area permukiman di sekitar gudang beras Bulog di Karawang. Gudang tersebut merupakan milik pihak ketiga yang disewa Bulog dan berada di seberang jalan kawasan permukiman warga.

Bulog menyampaikan permohonan maaf sekaligus mengapresiasi laporan masyarakat sebagai bentuk kepedulian terhadap kondisi lingkungan sekitar gudang. Laporan tersebut menjadi perhatian serius untuk segera dilakukan penanganan, baik terhadap pengendalian hama di area gudang maupun dampak yang dirasakan warga.

Pemimpin Cabang Bulog Karawang Rafki Ismael mengatakan pihaknya telah melakukan koordinasi secara intensif guna menangani hama yang terindikasi menyebar hingga ke lingkungan permukiman. Koordinasi tersebut dilakukan agar langkah teknis penanganan dapat berjalan cepat, terukur, serta tetap mengutamakan keamanan lingkungan.

Berita Lainnya  Minta Masyarakat Bersabar, Pemkab Bekasi Percepat Penanganan 4 Titik Longsor Jalan CBL

“Kami menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dialami warga sekitar gudang. Bulog merespons laporan ini dengan serius dan akan bertanggung jawab dalam menindaklanjuti keluhan serta dampak yang dirasakan masyarakat,” ujar Rafki seperti dikutip dari keterangan tertulis, Sabtu, 4 Juli 2026.

Sebagai langkah pengendalian, Bulog akan melakukan perawatan terhadap stok beras di gudang melalui fumigasi menggunakan teknik sulfur. Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya pengendalian hama gudang secara terpadu, terutama karena lokasi gudang berada dekat dengan kawasan permukiman sehingga membutuhkan penanganan yang lebih intensif.

Berita Lainnya  LBH Arya Mandalika Soroti Selisih Anggaran Rp972 Proyek Videotron Dishub Karawang

Selain penanganan di dalam gudang, Bulog bersama pengelola gudang juga menyiapkan penyemprotan (spraying), fogging, serta langkah teknis lainnya di area sekitar yang terdampak. Upaya tersebut ditujukan untuk membantu mengendalikan penyebaran hama di lingkungan warga sekaligus memulihkan kenyamanan masyarakat.

Rafki menegaskan operasional gudang sebagai bagian dari infrastruktur ketahanan pangan nasional harus tetap memperhatikan aspek lingkungan dan kenyamanan masyarakat sekitar.

“Kami memastikan penanganan ini akan terus dikawal. Bulog akan terus melakukan monitoring, perawatan gudang, serta koordinasi dengan pihak terkait agar kondisi lingkungan tetap terkendali dan kenyamanan warga kembali terjaga,” kata Rafki.

Berita Lainnya  Warga Karawang Barat Keluhkan Serangan Kutu Beras, Mata Anak Sampai Bengkak

Bulog juga menyatakan akan terus memperkuat tata kelola pergudangan, meningkatkan pengendalian hama, serta memperbaiki komunikasi dengan masyarakat sekitar. Perseroan menegaskan akan bertanggung jawab menindaklanjuti dampak yang dialami warga melalui langkah penanganan yang terukur dan berkelanjutan.***

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Belum Ada Urgensi Perubahan Nama Jawa Barat Jadi Tatar Sunda

KARAWANG - Wakil Ketua DPR RI, Cucun Ahmad Sjamsurijal menilai belum ada urgensi terkait perubahan nama Provinsi Jawa Barat menjadi Tatar Sunda. Cucun pun meminta...

Bejat! Anak Sendiri kok Dicabuli, Si Gondrong Kini Sudah Diringkus Polisi

KARAWANG - DH (46), seorang ayah asal Kecamatan Karawang Timur, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, ini terpaksa diringkus polisi, setelah kedapatan memperkosa anak kandungnya sendiri. Ironisnya,...

Bikin Bingung! Dedi Mulyadi Sebut Jalan Bergelombang Interchange Karawang Barat Kewenangan Jasa Marga

KARAWANG - Gubernur Jawa Barat, Kang Dedi Mulyadi (KDM) merespon keluhan masyarakat mengenai banyaknya kecelakaan lalu lintas yang disebabkan jalan bergelombang di Jalan Interchange...

Ono Surono dan Dedi Mulyadi Sependapat Tak Perlu Ada Perubahan Nama Jawa Barat Menjadi Tatar Sunda

BANDUNG - Wakil Ketua DPRD Jawa Barat, Ono Surono hingga Gubernur Jawa Barat (Jabar) Dedi Mulyadi alias KDM secara terpisah mengutarakan pendapat senada bahwa...

Pertama, Presiden Prabowo Luncurkan Biodiesel B50 di KM 57A Karawang

KARAWANG - Presiden Prabowo meluncurkan Biodiesel B50 di Rest Area KM 57A, Tol Jakarta - Cikampek, Kecamatan Klari, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, pada Kamis...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan