KARAWANG – Perum Bulog melalui Kantor Cabang Karawang bergerak cepat menindaklanjuti laporan warga terkait hama gudang yang masuk ke area permukiman di sekitar gudang beras Bulog di Karawang. Gudang tersebut merupakan milik pihak ketiga yang disewa Bulog dan berada di seberang jalan kawasan permukiman warga.
Bulog menyampaikan permohonan maaf sekaligus mengapresiasi laporan masyarakat sebagai bentuk kepedulian terhadap kondisi lingkungan sekitar gudang. Laporan tersebut menjadi perhatian serius untuk segera dilakukan penanganan, baik terhadap pengendalian hama di area gudang maupun dampak yang dirasakan warga.
Pemimpin Cabang Bulog Karawang Rafki Ismael mengatakan pihaknya telah melakukan koordinasi secara intensif guna menangani hama yang terindikasi menyebar hingga ke lingkungan permukiman. Koordinasi tersebut dilakukan agar langkah teknis penanganan dapat berjalan cepat, terukur, serta tetap mengutamakan keamanan lingkungan.
“Kami menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dialami warga sekitar gudang. Bulog merespons laporan ini dengan serius dan akan bertanggung jawab dalam menindaklanjuti keluhan serta dampak yang dirasakan masyarakat,” ujar Rafki seperti dikutip dari keterangan tertulis, Sabtu, 4 Juli 2026.
Sebagai langkah pengendalian, Bulog akan melakukan perawatan terhadap stok beras di gudang melalui fumigasi menggunakan teknik sulfur. Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya pengendalian hama gudang secara terpadu, terutama karena lokasi gudang berada dekat dengan kawasan permukiman sehingga membutuhkan penanganan yang lebih intensif.
Selain penanganan di dalam gudang, Bulog bersama pengelola gudang juga menyiapkan penyemprotan (spraying), fogging, serta langkah teknis lainnya di area sekitar yang terdampak. Upaya tersebut ditujukan untuk membantu mengendalikan penyebaran hama di lingkungan warga sekaligus memulihkan kenyamanan masyarakat.
Rafki menegaskan operasional gudang sebagai bagian dari infrastruktur ketahanan pangan nasional harus tetap memperhatikan aspek lingkungan dan kenyamanan masyarakat sekitar.
“Kami memastikan penanganan ini akan terus dikawal. Bulog akan terus melakukan monitoring, perawatan gudang, serta koordinasi dengan pihak terkait agar kondisi lingkungan tetap terkendali dan kenyamanan warga kembali terjaga,” kata Rafki.
Bulog juga menyatakan akan terus memperkuat tata kelola pergudangan, meningkatkan pengendalian hama, serta memperbaiki komunikasi dengan masyarakat sekitar. Perseroan menegaskan akan bertanggung jawab menindaklanjuti dampak yang dialami warga melalui langkah penanganan yang terukur dan berkelanjutan.***










