Senin, Agustus 24, 2026
spot_img

Kutu Beras Masuk Pemukiman Warga, Bulog Karawang Minta Maaf

KARAWANG – Perum Bulog melalui Kantor Cabang Karawang bergerak cepat menindaklanjuti laporan warga terkait hama gudang yang masuk ke area permukiman di sekitar gudang beras Bulog di Karawang. Gudang tersebut merupakan milik pihak ketiga yang disewa Bulog dan berada di seberang jalan kawasan permukiman warga.

Bulog menyampaikan permohonan maaf sekaligus mengapresiasi laporan masyarakat sebagai bentuk kepedulian terhadap kondisi lingkungan sekitar gudang. Laporan tersebut menjadi perhatian serius untuk segera dilakukan penanganan, baik terhadap pengendalian hama di area gudang maupun dampak yang dirasakan warga.

Pemimpin Cabang Bulog Karawang Rafki Ismael mengatakan pihaknya telah melakukan koordinasi secara intensif guna menangani hama yang terindikasi menyebar hingga ke lingkungan permukiman. Koordinasi tersebut dilakukan agar langkah teknis penanganan dapat berjalan cepat, terukur, serta tetap mengutamakan keamanan lingkungan.

Berita Lainnya  Kepala SPPG di Karanganyar Muntah Usai Cicipi Ayam Menu MBG

“Kami menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dialami warga sekitar gudang. Bulog merespons laporan ini dengan serius dan akan bertanggung jawab dalam menindaklanjuti keluhan serta dampak yang dirasakan masyarakat,” ujar Rafki seperti dikutip dari keterangan tertulis, Sabtu, 4 Juli 2026.

Sebagai langkah pengendalian, Bulog akan melakukan perawatan terhadap stok beras di gudang melalui fumigasi menggunakan teknik sulfur. Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya pengendalian hama gudang secara terpadu, terutama karena lokasi gudang berada dekat dengan kawasan permukiman sehingga membutuhkan penanganan yang lebih intensif.

Berita Lainnya  HMI Soroti Klaim Tunggakan BPJS Kesehatan ke Rumah Sakit

Selain penanganan di dalam gudang, Bulog bersama pengelola gudang juga menyiapkan penyemprotan (spraying), fogging, serta langkah teknis lainnya di area sekitar yang terdampak. Upaya tersebut ditujukan untuk membantu mengendalikan penyebaran hama di lingkungan warga sekaligus memulihkan kenyamanan masyarakat.

Rafki menegaskan operasional gudang sebagai bagian dari infrastruktur ketahanan pangan nasional harus tetap memperhatikan aspek lingkungan dan kenyamanan masyarakat sekitar.

“Kami memastikan penanganan ini akan terus dikawal. Bulog akan terus melakukan monitoring, perawatan gudang, serta koordinasi dengan pihak terkait agar kondisi lingkungan tetap terkendali dan kenyamanan warga kembali terjaga,” kata Rafki.

Berita Lainnya  Jika Tidak Ditutup, Habib Bahar Ancam Bakar Pabrik Miras di Bogor

Bulog juga menyatakan akan terus memperkuat tata kelola pergudangan, meningkatkan pengendalian hama, serta memperbaiki komunikasi dengan masyarakat sekitar. Perseroan menegaskan akan bertanggung jawab menindaklanjuti dampak yang dialami warga melalui langkah penanganan yang terukur dan berkelanjutan.***

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Viral Pengunjung Taman Safari Nekat Buka Kaca Mobil, Langsung Dihampiri Harimau

BOGOR - Video seorang pengunjung membuka jendela mobil di area harimau Taman Safari Bogor, Jawa Barat, beredar di media sosial. Terlihat jendela yang terbuka...

Dari 89 Laporan, Polri Tetapkan 72 Tersangka Karhutla

JAKARTA - Bareskrim Polri menetapkan puluhan tersangka kasus kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah wilayah Indonesia. Total sudah 72 orang yang ditetapkan sebagai...

Gagal Menyalip, Mobil Damkar Terguling saat Perjalanan Memadamkan Kebakaran, 7 Personel Luka-luka

LAMPUNG - Satu unit mobil pemadam kebakaran (damkar) terbalik di Desa Tumpiling, Kecamatan Wonomulyo, Kabupaten Polewali Mandar, Sulawesi Barat, Minggu (23/8/2026). Mobil damkar itu...

Sempat Akting di Publik, Polisi Tangkap Ayah Kandung yang Bunuh dan Mutilas Anak Perempuan Disabilitas

Polres Merauke menetapkan seorang ayah kandung berinisial MRP alias Maulana sebagai tersangka kasus pembunuhan dan mutilasi terhadap putrinya yang menyandang disabilitas, Julia Risky Ramadiana...

Polisi Tangkap Pelaku Pembakaran Lahan untuk Kebun Kelapa Sawit

BERAU - Di tengah kondisi darurat kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Kabupaten Berau, Kalimantan Timur, Polres Berau menangkap seorang pelaku pembakaran lahan di...

Hukum

Dari 89 Laporan, Polri Tetapkan 72 Tersangka Karhutla

JAKARTA - Bareskrim Polri menetapkan puluhan tersangka kasus kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah wilayah Indonesia. Total sudah 72 orang yang ditetapkan sebagai...

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan