JAKARTA – Polisi bergerak cepat melakukan penyelidikan terkait ancaman teror bom di SDN Srengseng Sawah 15 Pagi, Jagakarsa, Jakarta Selatan. Pelaku pria berinisial MY (34) sudah ditangkap.
“Untuk pelaku satu orang inisial MY yang beralamat di sekitar lokasi kejadian sekolah sudah diamankan,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto kepada wartawan, dilansir dari Detikcom, Senin (13/7/2026).
Budi belum memerinci lebih jauh terkait kronologi penangkapan pelaku. Saat ini pelaku masih diperiksa di Mapolres Metro Jakarta Selatan.
“Masih dalam pendalaman penyidik terkait tujuan dan motif dari yang bersangkutan,” ujarnya.
Tim Gegana dan Densus 88 Antiteror melakukan penyisiran di SDN Srengseng Sawah 15 Pagi, Jagakarsa, Jakarta Selatan, yang mendapatkan ancaman bom. Hasilnya, tidak ditemukan bom di lokasi tersebut.
“Nihil, tapi masih disisir, lagi disisir,” kata Kapolsek Jagakarsa Kompol Nurma Dewi saat dihubungi, Senin (13/7).
Ancaman tersebut dikirimkan saat siswa dan guru tengah melakukan upacara di hari pertama sekolah setelah libur panjang. Ancaman dikirimkan via pesan pribadi kepada guru dan petugas tata usaha (TU).
“Laporannya 07.30 WIB, tapi memang di-WA itu orang lagi pada upacara. Sudah upacara baru lihat WA-nya, kita langsung datang semuanya, camat, lurah,” jelasnya.***










