Sabtu, Oktober 24, 2026
Google search engine

Keluarga Terduga ‘Kiyai Cabul’ Tuntut Media Massa Hapus Pemberitaan dan Minta Maaf

PEKALONGAN – Terkait dugaan kasus pencabulan terhadap para santriwati di Pondok Pesantren Padang Ati di Kabupaten Pekalongan, pihak keluarga tersangka Kiyai AKF (58), meminta media massa untuk mengapus pemberitaan dan menuntut untuk meminta maaf.

Sebuah pernyataan dalam bentuk ‘Surat Pernyataan’ yang beredar luas di masyarakat tersebut sangat disesalkan oleh publik, khususnya di kalangan netizen.

Karena alih-alih bukannya menunjukan rasa iba terhadap para terduga korban, pihak keluarga sang kiyai justru dinilai telah menghalangi kebebasan pers yang sudah dilindungi Undang-undang.

Berita Lainnya  Cuma Sakit Perut Dibilang Kerasukan Jin, Dukun Palsu di Lebak Cabuli Pasien Gadis 16 Tahun hingga Hamil

Meski diduga ada upaya tekanan dari pihak keluarga untuk membungkam narasi pemberitaan, Polresta Pekalongan tetap berkomitmen melanjutkan proses hukum.

Polisi terus mendalami kasus bejat ini demi memberikan keadilan bagi puluhan korban yang telah dilecehkan.

Dilansir dari inikata.co.id, berikut adalah poin-poin tuntutan yang diajukan oleh keluarga pengasuh Ponpes Padang Ati:

1. Menghapus secara permanen seluruh berita yang berkaitan dengan kasus hukum AKF dan institusi Pondok Pesantren Padang Ati.
2. Meminta media massa untuk memberikan pernyataan maaf secara terbuka kepada pihak pengelola pondok pesantren.
3. Mewajibkan awak media untuk datang langsung menemui pengasuh pondok guna menyampaikan permohonan maaf secara formal.***

Berita Lainnya  Ayah Hamili Anak Kandung hingga Melahirkan, karena Malu - Bayi Dibuang di Mushola

Ket foto : Terduga pelaku pencabulan Kiyai AKF saat dijemput polisi usai solat idul adha pada Rabu (27/5/2026).

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Anak Durhaka Aniaya Ibu Kandung Berakhir Diciduk Polisi, Menangis Saat Ditangkap di Kandang Ayam

PADANG - Tim Klewang Satreskrim Polresta Padang telah menangkap seorang pemuda berinisial L (24 tahun) atau LN di kawasan Arai Pinang, Kecamatan Lubuk Begalung,...

Anggota TNI ini Meminta Maaf Sambil Menangis Setelah Pukul Kepsek Kiyai Kultural NU

LAMONGAN - Sebuah video memperlihatkan seorang Anggota TNI aktif/Babinsa Koramil Glagah, Serma Mamat Syaifudin (MS), sedang bersimpuh dan menangis sambil memeluk M. Munir Thowil...

Prabowo Tegur Seskab Teddy yang Minta Pidatonya Diakhiri : “Gue nih Presiden, Ted”

JAKARTA - Momen Presiden Prabowo Subianto menegur Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya, terjadi dalam bentuk kelakar atau candaan saat menghadiri Rapat Koordinasi Nasional...

Prabowo Cari Dedi Mulyadi yang Tidak Hadir dalam Rakornas TPAKD

JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto mencari keberadaan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi (KDM) karena tidak hadir langsung dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Tim Percepatan...

Pakai Bahasa Jawa, Anggota Parlemen Malaysia Desak Prabowo Segera Tangani Karhutla

JAKARTA - Anggota parlemen Malaysia, Kalam Salan, menyampaikan pesan kepada Presiden Indonesia Prabowo Subianto dalam Bahasa Jawa. Dalam pesan tersebut, dia mendesak penanganan kebakaran hutan...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

Peristiwa

Kriminal

Politik

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan