Minggu, Juli 12, 2026
spot_img

Motor Hilang Dicuri saat Solat Magrib, Warga ini Ucapkan Terima Kasih ke Kapolres Karawang

KARAWANG – Wajah bahagia ditunjukan Abdul Khalik, warga Desa Wadas, Kecamatan Lemahabang, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, saat sepeda motor Honda Beat Deluxe miliknya yang sempat hilang dicuri akhirnya bisa kembali.

Diketahui, Abdul Khalik sempat kehilangan sepeda motornya saat melaksanakan solat magrib sekitar tiga minggu lalu. Meski sepeda motornya yang diparkir di halaman masjid telah dikunci ganda, tetapi tetap saja masih bisa dimaling.

Beruntung, pelaku curanmor yang telah menggondol sepeda motor miliknya berhasil dibekuk polisi dalam Operasi Jaran Lodaya Tahun 20026.

Berita Lainnya  Taufik Hidayat Minta Maaf dan Mengaku Menyesal

Sehingga Abdul Malik akhirnya kembali menerima sepeda motor miliknya yang diserahkan langsung Kapolres Karawang, AKBP Fiki N. Ardiansyah, saat kesempatan konferensi pers pengungkapan kasus Curanmor di Mapolres Karawang, pada Jumat (5/6/2026).

“Terima kasih kepada pak kapolres yang sudah berhasil menemukan motor saya yang sudah lama hilang. Selanjutnya, saya akan lebih berhati-hati dengan motor saya ini,” kata Abdul Khalik.

Diberitakan, dalam pengungkapan kasus curanmor ini, Sat Reskrim Polres Karawang berhasil mengamankan 5 tersangka sindikat pencurian kendaraan bermotor berinisial SS, DH, FV, DT, dan EG.

Berita Lainnya  LBH Arya Mandalika Minta Dedi Mulyadi Beri Perhatian untuk Kasus Meninggalnya ASN di Purwakarta

Berawal dari 4 TKP utama, petugas melakukannpengembangan hingga berhasil mengungkap total 8 TKP tambahan.

Selain mengamankan para pelaku, Polres Karawang juga menyita barang bukti berupa 9 unit motor, kunci astag, kunci kontak, handphone, serta rekaman CCTV yang merekam aksi kejahatan para pelaku.

Para pelaku dijerat Pasal 477 KUHPidana dengan ancaman kurungan hingga
7 tahun. Polres Karawang akan terus bergerak demi memastikan ruang gerak para pelaku kriminal semakin sempit.

Dalam pengungkapan kasus curanmor ini, AKBP Fiki N. Ardiansyah juga menegaskan agar masyarakat lebih berhati-hati dan meningkatkan kewaspadaan. Pasalnya, para pelaku curanmor belakangan beraksi di pemukiman-pemukiman padat penduduk.***

Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Belum Ada Urgensi Perubahan Nama Jawa Barat Jadi Tatar Sunda

KARAWANG - Wakil Ketua DPR RI, Cucun Ahmad Sjamsurijal menilai belum ada urgensi terkait perubahan nama Provinsi Jawa Barat menjadi Tatar Sunda. Cucun pun meminta...

Bejat! Anak Sendiri kok Dicabuli, Si Gondrong Kini Sudah Diringkus Polisi

KARAWANG - DH (46), seorang ayah asal Kecamatan Karawang Timur, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, ini terpaksa diringkus polisi, setelah kedapatan memperkosa anak kandungnya sendiri. Ironisnya,...

Bikin Bingung! Dedi Mulyadi Sebut Jalan Bergelombang Interchange Karawang Barat Kewenangan Jasa Marga

KARAWANG - Gubernur Jawa Barat, Kang Dedi Mulyadi (KDM) merespon keluhan masyarakat mengenai banyaknya kecelakaan lalu lintas yang disebabkan jalan bergelombang di Jalan Interchange...

Ono Surono dan Dedi Mulyadi Sependapat Tak Perlu Ada Perubahan Nama Jawa Barat Menjadi Tatar Sunda

BANDUNG - Wakil Ketua DPRD Jawa Barat, Ono Surono hingga Gubernur Jawa Barat (Jabar) Dedi Mulyadi alias KDM secara terpisah mengutarakan pendapat senada bahwa...

Pertama, Presiden Prabowo Luncurkan Biodiesel B50 di KM 57A Karawang

KARAWANG - Presiden Prabowo meluncurkan Biodiesel B50 di Rest Area KM 57A, Tol Jakarta - Cikampek, Kecamatan Klari, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, pada Kamis...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan