Sabtu, November 7, 2026
Google search engine

Hendak Lakukan Aksi Tawuran di Bekasi Barat, 3 Pemuda Bawa Sajam Diamankan Polisi

KOTA BEKASI – Tiga orang pemuda yang kedapatan membawa senjata tajam (tajam) diamankan Tim Patra Kompi 2 Batalyon D Satbrimob Polda Metro Jaya, karena diduga akan melakukan aksi tawuran antar kelompok pemuda di Bekasi Barat, Kota Bekasi, Jawa Barat.

Melihat kehadiran petugas di lapangan, kelompok pemuda ini langsung berhamburan ‘kocar-kacir’ mencoba melarikan diri. Tetapi petugas segera melakukan pengejaran secara terukur dan berhasil mengamankan tiga orang terduga pelaku tawuran di lokasi kejadian.

Dansat Brimob Polda Metro Jaya, Kombes Henik Maryanto mengatakan, awalnya petugas sedang berpatroli rutin seperti hari biasanya. Kemudian mendapati kerumunan pemuda dengan gerak-gerik mencurigakan yang diduga kuat hendak melakukan aksi tawuran di kawasan Jakasampurna, Bekasi Barat, Kota Bekasi.

Berita Lainnya  Balita 3 Tahun di Karawang Dianiaya 2 Bocah, Alat Kelamin Korban Ditusuk Sate dan Digunting

Dari hasil pemeriksaan intensif dan penyisiran di TKP, petugas berhasil menyita barang bukti berupa senjata tajam yang dipersiapkan untuk aksi kekerasan, antara lain 6 bilah celurit, 1 bilah golok, 2 bilah corbek (senjata tajam modifikasi) dan 1 bilah pisau.

Petugas juga mengamankan 10 unit handphone (HP) serta 8 unit sepeda motor yang ditinggalkan oleh kelompok pemuda tersebut.

Henik mengatakan, tindakan cepat di lapangan ini merupakan implementasi nyata dari fungsi preventif kepolisian untuk mengeliminasi potensi gangguan keamanan sebelum sempat meluas dan menimbulkan korban jiwa.

Berita Lainnya  Cabuli Belasan Anak, Pemilik Warung Kelontong di Karawang Diamankan Polisi

“Tim Patra Ki 2 Yon D Satbrimob bergerak cepat melakukan pengejaran setelah mendeteksi adanya sekelompok pemuda yang dicurigai kuat akan melakukan aksi tawuran. Setiap potensi gangguan Kamtibmas di wilayah hukum Polda Metro Jaya akan selalu kami respons secara cepat, tegas, terukur, dan humanis guna menjamin hak masyarakat untuk mendapatkan rasa aman,” ujarnya, dilansir dari Detik.com, Sabtu (6/6/2026).

Henik mengatakan, 3 pemuda tersebut telah diserahkan ke Mapolsek Bekasi Barat untuk pemeriksaan lebih lanjut. Ia mengimbau para orang tua lebih waspada dan mengawasi pergaulan anaknya.

“Polda Metro Jaya senantiasa mengimbau kepada seluruh lapisan masyarakat, khususnya para orang tua, untuk terus meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas dan pergaulan putra-putrinya agar tidak terjerumus ke dalam aksi kejahatan jalanan maupun tawuran,” ujarnya.

Berita Lainnya  Buka Rok Siswa dan Pegang Kemaluan, Guru Agama Nyaris Diamuk Wali Murid hingga Diamankan Polisi

Kombes Henik juga mengimbau masyarakat memanfaatkan layanan call center Polri 110, jika menemukan gangguan kamtibmas.

“Masyarakat juga diminta untuk aktif berpartisipasi menjaga kondusifitas lingkungan, dan segera memanfaatkan layanan call center resmi Polri 110 apabila melihat atau mengetahui adanya potensi gangguan Kamtibmas demi penanganan dini yang responsif,” ucapnya.***

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Aksi Women’s March Jakarta Sampaikan 9 Tuntutan, Sempat Dorong-dorongan dengan Polisi

JAKARTA - Aksi unjuk rasa Women's March Jakarta (WMJ) 2026 yang digelar hari ini, Sabtu, 7 November 2026, sempat diwarnai ketegangan berupa aksi saling...

Terbakar Api Cemburu, Pria ini Injak-injak Kekasihnya hingga Meninggal Dunia

KARAWANG - Polresta Karawang telah menangkap seorang pemuda berinisial RHT atau RH (20) setelah diduga melakukan penganiayaan brutal terhadap kekasihnya, AAP (22), hingga meninggal...

Tahanan Perempuan Hamil di Dalam Sel, Kapolsek Dompu Dicopot, Anggotanya Diperiksa Propam Polda NTB

DOMPU - Kapolsek Dompu, Ipda Sarbani, mendadak dicopot dari jabatannya. Pencopotan terjadi ketika viral isu mengenai seorang tahanan perempuan yang dikabarkan hamil di dalam...

Jokowi Marah di Persidangan, Karena Dokter Tifa Sempat Datangi Makam Orang Tuanya

JAKARTA - Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) mengaku sangat tersinggung dan marah ketika hadir sebagai saksi pelapor dalam sidang kasus dugaan ijazah palsu...

Tiga Jari Putus Setelah Alami Kecelakaan Kerja, Karyawati di Bekasi Dipaksa Tetap Bekerja, Disodori Surat Perjanjian Tak Menuntut

BEKASI - Nasib pilu kasus kecelakaan kerja dialami oleh Rindi Natasya (22 tahun), karyawati PT Daehyun Bobbin Indonesia yang berlokasi di kawasan Industri Jababeka...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

Peristiwa

Kriminal

Politik

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan