Minggu, September 20, 2026
spot_img

7 Dewan Dapil 2 Karawang Tidak Peka Jeritan Rakyatnya, Angga : ‘Mungkin Lagi Pada Sibuk Ngurusin Pokir’

KARAWANG – Persoalan ‘jalan butut’ atau jalan rusak yang menghubungkan Desa Kemiri dengan Desa Jayamakmur yang menjadi akses utama Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) di Kecamatan Jayakerta masih menuai sorotan publik.

Diketahui, jalan rusak ini menjadi sorotan publik setelah video viral seorang siswa SDN Kemiri 2 yang terlihat sendirian harus berjalan kaki dari rumah ke sekolah berkilo-kilo meter dalam kondisi jalan rusak dan sepi.

Kendati siswa yang diketahui bernama Sultan Maulana (12) tersebut sudah mendapatkan bantuan sepeda dari Abdul Azis – Ketua Musyawarah Kekeluargaan Gotong Royong (MKGR) Karawang, pada Kamis (4/6/2026) kemarin, tetapi sorotan justru mulai tertuju kepada keberadaan dan tupoksi 7 Anggota DPRD Karawang di wilayah Dapil 2 tersebut (Rengasdengklok, Kutawaluya, Rawamerta, Jayakerta dan Cilebar).

Masyarakat Forum Karawang Utara Bergerak (Forum KUB) menilai, jika keberadaan 7 wakil rakyat di Dapil 2 ini tidak peka terhadap kondisi jeritan rakyatnya. Para wakil rakyat di Dapil 2 ini terkesan ‘acuh tak acuh’ melihat kondisi rakyatnya.

Berita Lainnya  KAHMI Karawang Gelar Syukuran Sederhana : "Yakin Usaha Sampai, Karawang Maju"

“Kan sebelumnya saya sudah bilang kalau masyarakat wilayah Karawang Utara ini hanya dilirik saat musim kampanye politik saja. Setelahnya mereka dilupakan begitu saja. Dan hari ini terbukti kan, dari 7 anggota dewan di Dapil 2 tersebut sama sekali tidak ada yang peduli,” tutur Angga Dhe Raka, Ketua Forum KUB, Jumat (5/6/2026).

Disinggung kemungkinan besar 7 Anggota Dewan di Dapil 2 ini belum mengetahui informasi jalan rusak dan siswa viral ini, Angga kemudian mempertanyakan tupoksi keberadaan para wakil rakyat tersebut selama ini.

“Ya masa mereka (Dewan Dapil 2) gak tahu jeritan hati rakyatnya. Itu Kang Abdul Azis yang notabene Dewan Dapil 4 saja langsung respon dan langsung berikan bantuan sepeda kepada siswa SDN Kemiri 2,” kata Angga.

Berita Lainnya  287 Prajurit Yonif 305 Tengkorak Dilepas untuk Misi Perdamaian Dunia di Afrika Tengah

“Kalau mereka ngaku gak tahu informasinya meski sudah viral, ya artinya bener dong kalau selama ini keberadaan 7 Anggota Dewan di Dapil 2 tidak peka terhadap jeritan rakyatnya,” sindir Angga.

Di akhir pernyataan, Angga melemparkan kalimat ‘satire’ kepada 7 Anggota DPRD Karawang di Dapil 2. Ditegaskannya, Forum KUB meminta agar ketujuh wakil rakyat tersebut kembali berbenah dan mengevaluasi diri tentang tupoksi mereka sebagai anggota wakil rakyat.

“Mereka tidak peka. Ya, mungkin pada terlalu sibuk ngurusin anggaran Pokir. Padahal mereka telah disumpah dengan Al-qur’an sebagai wakil rakyat,” sindir Angga lagi.

“Kalau sikap mereka terus seperti ini (acuk tak acuh), maka kami di Forum KUB akan mulai mengkampanyekan tidak perlu masyarakat Karawang Utara, khususnya di Dapil 2 untuk memilih mereka lagi di Pileg berikutnya,” tutup Angga.

Diberitakan sebelumnya, Kepala Bidang Jalan dan Jembatan Dinas PUPR Karawang, Dani menyebut jika jalan rusak Kemiri-Jayamakmur memang menjadi prioritas pembangunan di tahun anggaran 2026. Bahkan, Dani menyebut sudah ada anggaran yang diplot untuk dibangun.

Berita Lainnya  Ribuan Pelajar di Wamena Aksi Tolak MBG : "Kami Minta Sekolah Gratis"

Tetapi saat ditanya sekitar bulan apa proses pembangunan jalan akan dilakukan, Dani hanya menjelaskan jika semuanya tinggal menunggu proses tender atau lelang pekerjaan jalan.

“Pasti prioritas itu (jalan rusak Kemiri-Jayamakmur), karena ada program di tahun ini. Mudah-mudahan secepatnya, proses tender dulu,” singkat Dani, saat dikonfirmasi Redaksi Opiniplus.com, melalui pesan WhatsApp (WA).***

Ket foto : ilustrasi gambar Ketua Forum KUB dan Anggota Dewan Dapil 2 Karawang, serta kondisi jalan rusak penghubung Desa Kemiri – Desa Jayamakmur yang dilalui siswa sekolah.

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Diduga Peras 21 Kepala Sekolah, Dua Staf Dinas Pendidikan Banyuasin Kena OTT di Hotel

Polda Sumatera Selatan melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap dua staf Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Dinas Pendidikan Kabupaten Banyuasin berinisial RB dan...

Pejabat Dishub Sukabumi Lecehkan 3 Siswi Magang dengan Modus Karaoke Bersama

SUKABUMI - Sekretaris Dinas Perhubungan (Sekdis) Kabupaten Sukabumi berinisial TIP (54) ditetapkan jadi tersangka atas kasus tindak asusila terhadap tiga siswi magang. Aksi pencabulan...

Pria ini Dilaporkan ke Polisi Setelah Mengaku Bertemu dengan Allah dan Rasulullah

Seorang pria di Jember bernama Abdullah Arrosy dilaporkan ke Polres Jember pada Kamis, 17 September 2026, karena membuat konten TikTok yang mengaku pernah bertemu...

Video Call dan Julukan Lidah Saat Rapat, Sikap Anggota DPR RI Fraksi Gerindra ini Jadi Sorotan

Anggota DPR RI Fraksi Partai Gerindra, Moreno Soeprapto, viral di media sosial setelah tertangkap kamera melakukan video call dan menjulurkan lidah saat mengikuti rapat...

Prabowo : “Saya Bisa Diundang di Acara Tidak Terlalu Besar, Kalau Perlu Tidak Ada Wartawan”

Presiden RI Prabowo Subianto menyatakan kesiapannya untuk menghadiri berbagai agenda kegiatan di seluruh wilayah Indonesia, termasuk ketika diundang Pondok Modern Darussalam Gontor. Pernyataan tersebut disampaikan...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan