Sabtu, Juli 11, 2026
spot_img

7 Dewan Dapil 2 Karawang Tidak Peka Jeritan Rakyatnya, Angga : ‘Mungkin Lagi Pada Sibuk Ngurusin Pokir’

KARAWANG – Persoalan ‘jalan butut’ atau jalan rusak yang menghubungkan Desa Kemiri dengan Desa Jayamakmur yang menjadi akses utama Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) di Kecamatan Jayakerta masih menuai sorotan publik.

Diketahui, jalan rusak ini menjadi sorotan publik setelah video viral seorang siswa SDN Kemiri 2 yang terlihat sendirian harus berjalan kaki dari rumah ke sekolah berkilo-kilo meter dalam kondisi jalan rusak dan sepi.

Kendati siswa yang diketahui bernama Sultan Maulana (12) tersebut sudah mendapatkan bantuan sepeda dari Abdul Azis – Ketua Musyawarah Kekeluargaan Gotong Royong (MKGR) Karawang, pada Kamis (4/6/2026) kemarin, tetapi sorotan justru mulai tertuju kepada keberadaan dan tupoksi 7 Anggota DPRD Karawang di wilayah Dapil 2 tersebut (Rengasdengklok, Kutawaluya, Rawamerta, Jayakerta dan Cilebar).

Masyarakat Forum Karawang Utara Bergerak (Forum KUB) menilai, jika keberadaan 7 wakil rakyat di Dapil 2 ini tidak peka terhadap kondisi jeritan rakyatnya. Para wakil rakyat di Dapil 2 ini terkesan ‘acuh tak acuh’ melihat kondisi rakyatnya.

Berita Lainnya  Penampilan Raim Laode Sukses Hibur Warga Subang dalam Gelaran SubangFest Vol

“Kan sebelumnya saya sudah bilang kalau masyarakat wilayah Karawang Utara ini hanya dilirik saat musim kampanye politik saja. Setelahnya mereka dilupakan begitu saja. Dan hari ini terbukti kan, dari 7 anggota dewan di Dapil 2 tersebut sama sekali tidak ada yang peduli,” tutur Angga Dhe Raka, Ketua Forum KUB, Jumat (5/6/2026).

Disinggung kemungkinan besar 7 Anggota Dewan di Dapil 2 ini belum mengetahui informasi jalan rusak dan siswa viral ini, Angga kemudian mempertanyakan tupoksi keberadaan para wakil rakyat tersebut selama ini.

“Ya masa mereka (Dewan Dapil 2) gak tahu jeritan hati rakyatnya. Itu Kang Abdul Azis yang notabene Dewan Dapil 4 saja langsung respon dan langsung berikan bantuan sepeda kepada siswa SDN Kemiri 2,” kata Angga.

Berita Lainnya  Peringati Muharraman dan Walimatul Naqi'ah, Ketum Laskar NKRI Santuni Ratusam Yatim Piatu dan Dhuafa

“Kalau mereka ngaku gak tahu informasinya meski sudah viral, ya artinya bener dong kalau selama ini keberadaan 7 Anggota Dewan di Dapil 2 tidak peka terhadap jeritan rakyatnya,” sindir Angga.

Di akhir pernyataan, Angga melemparkan kalimat ‘satire’ kepada 7 Anggota DPRD Karawang di Dapil 2. Ditegaskannya, Forum KUB meminta agar ketujuh wakil rakyat tersebut kembali berbenah dan mengevaluasi diri tentang tupoksi mereka sebagai anggota wakil rakyat.

“Mereka tidak peka. Ya, mungkin pada terlalu sibuk ngurusin anggaran Pokir. Padahal mereka telah disumpah dengan Al-qur’an sebagai wakil rakyat,” sindir Angga lagi.

“Kalau sikap mereka terus seperti ini (acuk tak acuh), maka kami di Forum KUB akan mulai mengkampanyekan tidak perlu masyarakat Karawang Utara, khususnya di Dapil 2 untuk memilih mereka lagi di Pileg berikutnya,” tutup Angga.

Diberitakan sebelumnya, Kepala Bidang Jalan dan Jembatan Dinas PUPR Karawang, Dani menyebut jika jalan rusak Kemiri-Jayamakmur memang menjadi prioritas pembangunan di tahun anggaran 2026. Bahkan, Dani menyebut sudah ada anggaran yang diplot untuk dibangun.

Berita Lainnya  Job Fair Kota Bekasi, 7 Ribu Pencaker Berebut 3,5 Ribu Loker di 50 Perusahaan

Tetapi saat ditanya sekitar bulan apa proses pembangunan jalan akan dilakukan, Dani hanya menjelaskan jika semuanya tinggal menunggu proses tender atau lelang pekerjaan jalan.

“Pasti prioritas itu (jalan rusak Kemiri-Jayamakmur), karena ada program di tahun ini. Mudah-mudahan secepatnya, proses tender dulu,” singkat Dani, saat dikonfirmasi Redaksi Opiniplus.com, melalui pesan WhatsApp (WA).***

Ket foto : ilustrasi gambar Ketua Forum KUB dan Anggota Dewan Dapil 2 Karawang, serta kondisi jalan rusak penghubung Desa Kemiri – Desa Jayamakmur yang dilalui siswa sekolah.

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Belum Ada Urgensi Perubahan Nama Jawa Barat Jadi Tatar Sunda

KARAWANG - Wakil Ketua DPR RI, Cucun Ahmad Sjamsurijal menilai belum ada urgensi terkait perubahan nama Provinsi Jawa Barat menjadi Tatar Sunda. Cucun pun meminta...

Bejat! Anak Sendiri kok Dicabuli, Si Gondrong Kini Sudah Diringkus Polisi

KARAWANG - DH (46), seorang ayah asal Kecamatan Karawang Timur, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, ini terpaksa diringkus polisi, setelah kedapatan memperkosa anak kandungnya sendiri. Ironisnya,...

Bikin Bingung! Dedi Mulyadi Sebut Jalan Bergelombang Interchange Karawang Barat Kewenangan Jasa Marga

KARAWANG - Gubernur Jawa Barat, Kang Dedi Mulyadi (KDM) merespon keluhan masyarakat mengenai banyaknya kecelakaan lalu lintas yang disebabkan jalan bergelombang di Jalan Interchange...

Ono Surono dan Dedi Mulyadi Sependapat Tak Perlu Ada Perubahan Nama Jawa Barat Menjadi Tatar Sunda

BANDUNG - Wakil Ketua DPRD Jawa Barat, Ono Surono hingga Gubernur Jawa Barat (Jabar) Dedi Mulyadi alias KDM secara terpisah mengutarakan pendapat senada bahwa...

Pertama, Presiden Prabowo Luncurkan Biodiesel B50 di KM 57A Karawang

KARAWANG - Presiden Prabowo meluncurkan Biodiesel B50 di Rest Area KM 57A, Tol Jakarta - Cikampek, Kecamatan Klari, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, pada Kamis...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan