Kamis, November 5, 2026
Google search engine

Apresiasi Penertiban Flyover Cikampek, L2PD Desak Pemkab Karawang Segera Lebarkan Ruas Jalan Penyangga

KARAWANG – Lembaga Lingkungan Hidup dan Pembangunan Daerah (L2PD) memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Bupati Karawang dan seluruh jajaran Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karawang, atas ketegasan mereka menertibkan ratusan bangunan liar di kawasan jembatan layang (flyover) hingga Stasiun Cikampek.

Namun demikian, L2PD mengingatkan bahwa penataan pusat kota ini harus segera diikuti dengan solusi konkret terhadap ledakan pertumbuhan pemukiman yang terjadi di wilayah penyangga.

Direktur Eksekutif L2PD, Joko Sugiono menyatakan, bahwa keberhasilan eksekusi penertiban yang berjalan kondusif tersebut membuktikan kematangan pendekatan komunikasi dan sosialisasi yang humanis dari pemerintah daerah.

“Kolong flyover Cikampek selama bertahun-tahun menjadi simbol carut-marutnya tata ruang dan pemicu kemacetan kronis akibat hambatan samping. Tindakan tegas Pemkab Karawang didukung petugas gabungan adalah langkah berani yang wajib kita dukung demi kepentingan publik yang lebih besar,” ujar Joko Sugiono, dalam keterangan persnya di Karawang, Jumat (17/7/2026).

L2PD berharap pembersihan lahan ini segera diikuti aksi nyata berupa penataan koridor hijau, perbaikan sistem drainase, serta penyediaan jalur pedestrian yang layak. Pemkab Karawang dituntut konsisten menjaga area tersebut agar tetap bersih, tertata, dan terbebas dari potensi kembalinya bangunan liar di masa mendatang.

Berita Lainnya  Tangis Haru Warga Dapat Hadiah Paket Umroh Gratis dari Sanema Tour Warnai Peringatan HSN di Karawang

Desak Pelebaran Jalan di Kawasan Pemukiman yang Tumbuh Masif

Di sisi lain, L2PD juga menyoroti terjadinya eskalasi pertumbuhan area pemukiman yang sangat masif di kawasan Cikampek Raya, meliputi wilayah Tirtamulya, Kotabaru, dan Cikampek.

Tiga wilayah ini telah bertransformasi dari sekadar penyangga menjadi episentrum hunian baru terbesar kedua di Kabupaten Karawang setelah Karawang Kota, dipicu oleh kedekatan akses Tol Cikampek, Stasiun, serta kawasan industri (BIC dan Indotaisei).

Joko Sugiono memaparkan, pertumbuhan klaster perumahan komersial maupun subsidi di wilayah tersebut bergerak sangat agresif. Di Kecamatan Kotabaru, puluhan kompleks perumahan besar seperti Buana Kotabaru Raya, Kotabaru Residence, hingga Citra Permata Regency telah menjelma menjadi kota mandiri yang sangat padat.

Berita Lainnya  Capaian Pendapatan Bapenda Diapresiasi, Bupati Diminta Tahan TPP 'Pejabat OPD Pemalas'

Sementara di Kecamatan Tirtamulya, alih fungsi lahan pertanian menjadi area hunian baru seperti Graha Tirtamulya dan Megalisa Cikampek Residen memicu lonjakan migrasi penduduk secara signifikan dari tahun ke tahun.

“Ledakan pemukiman ini memicu beban berat pada infrastruktur jalan yang ada. Oleh karena itu, L2PD mendesak Pemkab Karawang melalui dinas terkait untuk segera melakukan langkah strategis, yaitu memperlebar ruas jalan penghubung utama, khususnya jalur Cikampek – Tirtamulya, Cariu-Pangulah serta koridor Kerajan – Pawarengan,” tegas Joko.

Menurut analisis L2PD, jalan koridor utama tersebut saat ini masih mempertahankan ukuran kelas pedesaan yang sempit. Akibatnya, bottleneck (penyempitan jalan) parah terjadi setiap pagi dan sore hari karena volume kendaraan warga perumahan tidak sebanding dengan kapasitas jalan.

Selain kemacetan, konversi lahan basah menjadi semen perumahan juga mulai memicu genangan banjir setinggi 10-40 cm di kawasan Cikampek hilir dan Kotabaru akibat sistem drainase makro yang belum terintegrasi.

Berita Lainnya  Wilayah Pesisir Minim PJU, Wajar Jika Rawan Begal, Garda Bangsa Sindir Pemkab

“Jika ruas jalan utama di kawasan hunian tersebut tidak segera diperlebar, maka simpul kemacetan parah hanya akan berpindah dari pusat kota ke area pinggiran pemukiman warga. Pelebaran akses jalan ini sudah menjadi kebutuhan darurat demi menjamin keselamatan berkendara, mengurai kemacetan harian, serta mendukung perputaran roda ekonomi masyarakat lokal,” tambah Joko.

Ditegaskannya, L2PD merekomendasikan agar pertumbuhan segitiga emas pemukiman (Cikampek-Kotabaru-Tirtamulya) ini segera dikunci dengan penerapan Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) yang ketat.

“Cikampek adalah gerbang penting Karawang. Penataan pusat kota harus berjalan selaras dengan peningkatan kapasitas infrastruktur di wilayah penyangganya agar tercipta pembangunan daerah yang berkelanjutan,” pungkas Joko.***

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

8 Anggota Polresta Karawang Diperiksa Propam Polda Jabar, Gegara Bebaskan Pengedar OKT

KARAWANG - Sebanyak delapan anggota Polresta Karawang saat ini diperiksa Bidang Propam Polda Jawa Barat (Jabar), setelah mereka membebaskan seorang pengedar obat keras tertentu...

Video Lawas Jokowi Soal Data Intelejen Kembali Viral Pasca Penetapan Tersangka Listyo Sigit

JAKARTA - Video lawas pernyataan Joko Widodo (Jokowi) pada September 2023 kembali viral di media sosial, setelah Bareskrim Polri menetapkan mantan Kapolri Jenderal (Purn)...

Kepsek SDN 15 Woja Dibacok Pemuda Saat Mengajar Dalam Kelas, Murid dan Guru Berhamburan Ketakutan

DOMPU - Kepala Sekolah (Kepsek) Dasar Negeri (SDN) 15 Woja, Kabupaten Dompu, Nusa Tenggara Barat (NTB), Mahfud diserang oleh seorang pemuda menggunakan senjata tajam...

‘Gercep’ Tangkap Pelaku Pencabulan, Bupati Aep Apresiasi Polresta Karawang

KARAWANG - Bupati Karawang, H. Aep Syaepuloh menyampaikan apresiasi kepada jajaran Polresta Karawang yang bergerak cepat (gercep) menangkap pemilik warung kelontong berinisial FR atau...

Mahfud MD : Ini Kejahatan Serius dan Berpotensi Dijerat Pasal Makar

JAKARTA - Mahfud MD menilai penetapan mantan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo sebagai tersangka kasus dugaan penyadapan ilegal (tapping) terhadap Presiden Prabowo Subianto dan...

Hukum

Mahfud MD : Ini Kejahatan Serius dan Berpotensi Dijerat Pasal Makar

JAKARTA - Mahfud MD menilai penetapan mantan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo sebagai tersangka kasus dugaan penyadapan ilegal (tapping) terhadap Presiden Prabowo Subianto dan...

CAPTURE

Berita Pilihan

Peristiwa

Kriminal

Politik

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan