Kamis, November 5, 2026
Google search engine

Diduga Dibuang Orangtuanya, Warga Tambun Selatan Geger Penemuan Bayi Perempuan di Semak-semak

BEKASI – Penemuan seorang bayi perempuan yang diduga dibuang orangtuanya di semak-semak wilayah Desa Lambangjaya, Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, masih menjadi misteri.

Bayi yang diperkirakan baru berusia tiga hari itu ditemukan dalam kondisi memprihatinkan. Ia terbungkus kain bekas, tergeletak di lahan kosong, dan nyaris tak menunjukkan tanda-tanda kehidupan.

Bayi perempuan itu pertama kali ditemukan oleh seorang pemulung bernama Kandar saat mencari barang bekas di lahan kosong dekat area Perumahan Grand Wisata, Selasa (14/7/2026).

Kapolsek Tambun Selatan Kompol Wuriyanti mengatakan, saat ditemukan, bayi tidak menangis sehingga warga di sekitar lokasi tidak menyadari keberadaannya.

“Bayi tersebut pertama kali ditemukan oleh pemulung. Saat ditemukan bayi dalam kondisi diam, enggak nangis. Warga di lokasi juga tidak ada yang mendengar bayi nangis,” ujar Wuriyanti, dilansir dari Kompas, Rabu (15/7/2026).

Berita Lainnya  Laga Persita vs Persija Diwarnai Kericuhan Antarsuporter

Wuriyanti mengatakan, Wardan sempat mengira bayi tersebut telah meninggal dunia. “Pemulung itu juga saat menemukan bayi kondisinya diam saja, tidak menangis. Bahkan sempat dikira sudah meninggal,” kata Wuriyanti.

Menurut dia, tangisan bayi baru terdengar setelah dibawa ke bidan desa untuk dibersihkan dan dimandikan. Saat dirujuk ke RSUD Kabupaten Bekasi, suara tangisnya bahkan sudah terdengar serak.

Berdasarkan hasil pemeriksaan bidan dan dokter di RSUD Kabupaten Bekasi, bayi tersebut diperkirakan baru berusia sekitar tiga hari. Perkiraan itu diketahui dari kondisi tali pusat yang masih menempel meski sudah mulai mengering.

Saat ditemukan, bayi tersebut tidak mengenakan pakaian dan hanya dibungkus kain bekas berwarna putih.

“Kondisi badannya hangat, agak demam, kurang cairan, dan agak kuning,” ujar Wuriyanti.

Meski demikian, hasil pemeriksaan medis menunjukkan kondisi bayi secara umum dalam keadaan baik.

Berita Lainnya  Ruko Gudang Makanan Ringan Terbakar, 1 Orang Tewas, Warga Malah Jarah Logistik

“Kondisi bayinya sehat, beratnya 3,1 kilo dan panjangnya 49 senti. Artinya bayi dalam kondisi normal dengan gizi dan tumbuh kembang yang baik,” kata dia.

Setelah ditemukan, warga membawa bayi tersebut ke bidan desa untuk mendapatkan penanganan awal.

Selanjutnya, Polsek Tambun Selatan mengevakuasi bayi ke RSUD Kabupaten Bekasi agar memperoleh perawatan lebih lanjut.

Polisi juga berkoordinasi dengan Dinas Sosial Kabupaten soal bayi tersebut. “Karena itu kan termasuk bayi terlantar,” ujar Wuriyanti.

Di balik penyelamatan bayi tersebut, polisi masih menghadapi kesulitan untuk mengungkap pelaku yang diduga membuang bayi itu.

Hingga kini, penyelidikan belum menemukan petunjuk yang mengarah kepada identitas orangtua maupun pelaku.

“Itu (orangtua atau pelaku yang membuang bayi) kami belum dapat,” kata Wuriyanti.

Menurut Wuriyanti, proses penyelidikan terkendala karena lokasi penemuan bayi berada di area yang sepi.

Berita Lainnya  Heboh Jasad Bayi Berubah Jadi Bantal Guling Saat akan Dimakamkan

“Jalurnya juga bukan untuk lalu lintas umum dan tidak ada CCTV di sekitar lokasi karena berada di kebun kosong,” ujarnya.

Polisi telah memeriksa empat orang saksi, termasuk pedagang yang beraktivitas di sekitar lokasi. Namun, tidak seorang pun mengaku mendengar tangisan bayi sebelum ditemukan.

“Saksi-saksi sudah ada empat orang yang diperiksa. Mereka rata-rata tidak mendengar bayi menangis,” kata Wuriyanti.

Meski diduga dibuang di semak-semak, polisi memastikan tidak menemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh bayi.

Petugas hanya mendapati kemerahan di bagian hidung yang diduga disebabkan gigitan semut atau serangga saat bayi berada di lokasi penemuan. “Kalau luka tidak ada,” ujar Wuriyanti.***

Sumber : Kompas

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

8 Anggota Polresta Karawang Diperiksa Propam Polda Jabar, Gegara Bebaskan Pengedar OKT

KARAWANG - Sebanyak delapan anggota Polresta Karawang saat ini diperiksa Bidang Propam Polda Jawa Barat (Jabar), setelah mereka membebaskan seorang pengedar obat keras tertentu...

Video Lawas Jokowi Soal Data Intelejen Kembali Viral Pasca Penetapan Tersangka Listyo Sigit

JAKARTA - Video lawas pernyataan Joko Widodo (Jokowi) pada September 2023 kembali viral di media sosial, setelah Bareskrim Polri menetapkan mantan Kapolri Jenderal (Purn)...

Kepsek SDN 15 Woja Dibacok Pemuda Saat Mengajar Dalam Kelas, Murid dan Guru Berhamburan Ketakutan

DOMPU - Kepala Sekolah (Kepsek) Dasar Negeri (SDN) 15 Woja, Kabupaten Dompu, Nusa Tenggara Barat (NTB), Mahfud diserang oleh seorang pemuda menggunakan senjata tajam...

‘Gercep’ Tangkap Pelaku Pencabulan, Bupati Aep Apresiasi Polresta Karawang

KARAWANG - Bupati Karawang, H. Aep Syaepuloh menyampaikan apresiasi kepada jajaran Polresta Karawang yang bergerak cepat (gercep) menangkap pemilik warung kelontong berinisial FR atau...

Mahfud MD : Ini Kejahatan Serius dan Berpotensi Dijerat Pasal Makar

JAKARTA - Mahfud MD menilai penetapan mantan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo sebagai tersangka kasus dugaan penyadapan ilegal (tapping) terhadap Presiden Prabowo Subianto dan...

Hukum

Mahfud MD : Ini Kejahatan Serius dan Berpotensi Dijerat Pasal Makar

JAKARTA - Mahfud MD menilai penetapan mantan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo sebagai tersangka kasus dugaan penyadapan ilegal (tapping) terhadap Presiden Prabowo Subianto dan...

CAPTURE

Berita Pilihan

Peristiwa

Kriminal

Politik

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan