KARAWANG – Aksi protes tidak biasa dilakukan warga Kabupaten Karawang, Jawa Barat, saat melihat banyaknya botol minuman beralhokol (minol) berserakan, di Jalan Tuparev Karawang, yang diketahui merupakan kawasan pusat perdagangan.
Warga yang kesal akhirnya menggantungkan botol-botol minol tersebut ke tiang-tiang yang bisa dilihat oleh setiap pengendara yang melintas.
Sontak, Sabtu (27/6/2026), Satpol PP Karawang langsung membersihkan gantungan-gantungan botol bekas minol tersebut.
Saat petugas Satpol PP mencoba melakukan dialog dengan beberapa warga, mereka meminta agar Kawasan Tuparev bersih dan tertata rapih, sehingga setiap orang yang datang untuk bertransaksi ekonomi merasa aman dan nyaman.
Diketahui, Kawasan Tuparev ini juga sempat akan disulap Gubernur Jawa Barat, Kang Dedi Mulyadi, menjadi ‘Kota Tua’ sebagai salah satu ikonik kawasan kuliner dan perdagangan Kabupaten Karawang.
Tetapi persoalannya, saat malam hari Kawasan Tuparev sering menjadi tempat ‘keributan’ para pemuda-pemudi yang nongkrong sambil mabuk-mabukan.
Pada saat malam hari, Kawasan Tuparev akan dipenuhi dengan Pedagang Kaki Lima (PKL) yang dipenuhi aktivitas kaula muda.
Persoalan inilah yang kemudian masih menjadi ‘PR’ Bupati Karawang, H. Aep Syaepuloh, untuk kembali menertibkan dan menata ulang Kawasan Tuparev.***










