Kamis, Agustus 20, 2026
spot_img

Dedi Mulyadi Buka Sayembara akan Beri Rp 250 Juta bagi yang Menemukan Taufik Hidayat

BANDUNG – Gubernur Jawa Barat (Jabar) Dedi Mulyadi membuka sayembara bagi masyarakat untuk menemukan keberadaan Taufik Hidayat, pelaku penyekapan terhadap YTR di Kabupaten Bandung.

Hadiah Rp250 juta disiapkan bagi siapa pun yang berhasil memberikan informasi akurat terkait keberadaan pelaku.

Dedi Mulyadi mengaku geram atas tindakan pelaku yang diduga menyekap dan menyiksa korban yang merupakan kekasihnya selama tiga tahun di rumah kos kawasan Kabupaten Bandung.

“Saya memberikan ruang bagi warga di manapun berada untuk berpartisipasi mencarinya dan siapa yang bisa menemukan Taufik Hidayat menyerahkannya kepada aparat atau menginformasikan kepad aparat keberadaannya saya memberikan hadiah Rp250 juta sebagai bentuk partisipasi saya agar Taufik Hidayat segera ditemukan,” ujar Dedi.

Berita Lainnya  Ditertawakan, Wali Kota Bandung 'Ngamuk' Saat Tinjau Lokasi Penebangan Pohon

Dia juga meminta polisi bergerak cepat untuk menangkap pelaku agar memberikan rasa aman kepada masyarakat.

“Saya menyampaikan ada peristiwa biadab yang terjadi di Jawa Barat seorang perempuan yang dipacari, disekap, dianiaya dicacatkan kedua matanya hingga tidak melihat lagi dan bibirnya digunting. Saya marah dengan laki-laki ini bernama Taufik Hidayat yang sekarang menjadi buronan,” ucapnya.

Sebelumnya, korban YTR diduga mengalami penyiksaan berat di rumah kos kawasan Cinunuk, Kabupaten Bandung.

Berita Lainnya  Warga dan Siswa di Papua Diduga Keracunan Setelah Konsumsi MBG

Pelaku yang disebut merupakan kekasih korban diduga melakukan penganiayaan dalam jangka waktu lama hingga menyebabkan korban mengalami luka serius di sekujur tubuh, termasuk kehilangan kedua bola mata.

Hingga kini, polisi masih melakukan pengejaran terhadap pelaku untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.***

Sumber : iNews

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Jika Tidak Ditutup, Habib Bahar Ancam Bakar Pabrik Miras di Bogor

BOGOR - Ratusan massa yang terdiri dari organisasi masyarakat (ormas), ulama, warga, dan santri menggelar aksi demonstrasi di depan PT Intitirta Sarimakmur di Desa...

Kepala Inspektorat Banda Aceh Ditangkap Bareng Pasangan Sejenis

BANDA ACEH - Kepala Inspektorat Kota Banda Aceh, FD (52) ditangkap polisi syariah bersama pasangan sejenis di kantornya. FD sudah ditetapkan sebagai tersangka. Kasatpol PP-Wilayatul...

Tak Tembus Bundaran HI, Mahasiswa UI Ancam Bakal Demo Lagi Akhir Agustus

JAKARTA - Rencana massa mahasiswa menggelar aksi di Bundaran HI, Jakarta, Selasa (18/8/2026), berakhir tanpa mencapai titik tujuan. Setelah tertahan barikade kepolisian di depan...

Praperadilan Febrie Ardiansyah Minta Hakim Batalkan Status Tersangka dan Kembalikan Barang Sitaan

JAKARTA - Eks Jampidsus Febrie Ardiansyah melalui kuasa hukumnya, Muhammad Farizi, meminta Hakim Tunggal Richard Edwin mengabulkan seluruh permohonan praperadilan yang diajukannya. Dalam permohonan yang...

Karnaval Agustusan di Cicalengka Berujung Ricuh dan Adu Jotos

BANDUNG - Karnaval perayaan HUT ke-81 RI di Jalan Raya Cicalengka, Kabupaten Bandung, pada Senin (17/8/2026) berujung ricuh akibat sekelompok orang yang diduga mabuk...

Hukum

Kepala Inspektorat Banda Aceh Ditangkap Bareng Pasangan Sejenis

BANDA ACEH - Kepala Inspektorat Kota Banda Aceh, FD (52) ditangkap polisi syariah bersama pasangan sejenis di kantornya. FD sudah ditetapkan sebagai tersangka. Kasatpol PP-Wilayatul...

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan