Kamis, Juni 25, 2026
spot_img

Industri Terus Tumbuh, Bupati Subang : “Saya Sedih Masih Banyak Warga Nganggur”

SUBANG – Bupati Subang Reynaldy Putra Andita mengaku prihatin dengan masih tingginya angka pengangguran di Kabupaten Subang, meskipun daerah tersebut kini menjadi salah satu pusat pertumbuhan industri di Kawasan Rebana.

Hal itu disampaikannya saat membuka Subang Investment Forum (SIF) yang digelar di Aula Onih Sahroni, Kantor Pemerintah Kabupaten Subang, Selasa (24/6/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri para pelaku usaha, investor, perwakilan BUMN, BUMD, serta berbagai pemangku kepentingan yang terlibat dalam pengembangan investasi di Kabupaten Subang.

Dalam sambutannya, Reynaldy menegaskan bahwa kehadiran investasi harus memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat, khususnya dalam membuka lapangan pekerjaan.

Berita Lainnya  Pemkot Bekasi Larang ASN 'Ngonten' Pakai Seragam dan Atribut Dinas

“Jujur saya sedih ketika mendengar ada kawasan Rebana, sementara masih banyak warga saya yang menganggur. Kita punya sekitar 60 ribu pengangguran terbuka di Kabupaten Subang. Walaupun saya mencoba berbagai cara agar angka pengangguran itu berkurang, pertumbuhannya tetap cepat setiap tahun,” ujar Reynaldy.

Karena itu, ia meminta dukungan dari seluruh elemen, terutama kalangan dunia usaha dan industri, untuk bersama-sama menekan angka pengangguran yang masih menjadi pekerjaan rumah besar bagi daerahnya.

Menurutnya, Pemerintah Kabupaten Subang berkomitmen memberikan kemudahan akses dan pelayanan bagi para investor dalam menjalankan roda perekonomian di daerah.

Berita Lainnya  Pemkab Karawang Buka Pelatihan Manajemen Dana BOS

Namun di sisi lain, ia berharap para pelaku usaha juga memberikan kesempatan yang lebih luas bagi masyarakat lokal untuk bekerja di perusahaan mereka.

“Saya akan memberikan kemudahan sebesar-besarnya bagi bapak dan ibu dalam menjalankan usaha di Kabupaten Subang. Namun saya juga memohon bantuannya agar masyarakat kami diberikan kemudahan sebesar-besarnya untuk bisa bekerja di tempat bapak ibu semua,” katanya.

Reynaldy menegaskan, masyarakat Subang tidak boleh hanya menjadi penonton di tengah derasnya arus investasi yang masuk. Kehadiran industri harus mampu meningkatkan taraf hidup warga dan memberikan manfaat ekonomi yang dirasakan secara langsung oleh masyarakat sekitar.

Berita Lainnya  Bupati Subang Takziah dan Beri Santunan kepada Korban Tewas Kru Kesenian yang Tersengat Listrik

“Ke depan masyarakat kami tidak hanya menjadi penonton, tetapi betul-betul menjadi penikmat hadirnya industri. Saya ingin seluruh masyarakat merasakan bahwa industri yang masuk ke Kabupaten Subang benar-benar mampu mengubah kehidupan ekonomi masyarakat di sekitarnya,” pungkasnya.***

Artikel ini telah tayang di TintaHijau.com : https://www.tintahijau.com/pemerintahan/bupati-subang-sedih-industri-terus-tumbuh-tapi-60-ribu-warga-masih-menganggur/

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Korupsi Tunjangan Perumahan dan Transportasi DPRD, Kejati Jabar Periksa Wakil Bupati Indramayu

INDRAMAYU - Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Barat memeriksa Wakil Bupati Indramayu Syaefudin sebagai tersangka dalam kasus dugaan tindak pidana korupsi tunjangan perumahan dan transportasi...

Demo Emak-emak di Karawang: “Jangan Hentikan MBG, Anak-anak Kami Butuh Makan Bergizi”

KARAWANG - Massa aksi yang didominasi kalangan emak-emak melakukan aksi demonstrasi di depan gerbang kantor Pemkab Karawang, Rabu (24/6/2026). Massa aksi menyampaikan tuntutan menolak penghentian...

Aturan Teknis Belum Jelas, Sekolah Swasta di Purwakarta Bingung Jalankan Program SSK Dedi Mulyadi

PURWAKARTA - Sejumlah sekolah swasta di Kabupaten Purwakarta mengaku masih kebingungan menjalankan Program Sekolah Swasta Kerja Sama (SSK) yang digagas Gubernur Jawa Barat Dedi...

Digembleng Ala Militer, 2 Peserta SPPI Kopdes dan Kampung Nelayan Meninggal

JAKARTA - Dua orang peserta Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) calon pengelola Koperasi Desa Merah Putih (KDKMP) dan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) meninggal...

Terima Uang Rp20 Juta Terkait Demo, UBK Nonaktifkan Ketua BEM Abdi Maludin

JAKARTA - Universitas Bung Karno (UBK) menonaktifkan Ketua BEM Fakultas Hukum (FH) UBK Muhammad Abdi Maludin berkaitan dengan pengakuan menerima uang Rp20 juta terkait...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan