KARAWANG – Massa aksi yang didominasi kalangan emak-emak melakukan aksi demonstrasi di depan gerbang kantor Pemkab Karawang, Rabu (24/6/2026).
Massa aksi menyampaikan tuntutan menolak penghentian program Makan Bergizi Gratis (MGB) yang dinilai telah berdampak langsung kepada pemenuhan gizi anak-anak.
Mereka juga menilai penghentian program MBG bisa berdampak terhadap kondisi perekonomian masyarakat, khususnya bagi para pelaku UMKM, pedagang, petani, hingga tenaga kerja lokal sebagai pemasok dan pengelola dapur MBG.
“Jangan hentikan MBG. Anak-anak kami butuh makan bergizi dan masyarakat juga butuh pekerjaan,” teriam Koordinator Aksi, Lusiana Sahid.
Ditegaskannya, program MBG juga telah membuka lapangan pekerjaan bagi ibu-ibu, termasuk kelompok usia yang kesulitan memperoleh pekerjaan di sektor industri.
“Tenaga kerja akan banyak lagi yang menganggur, kalau MBG dihentikan. Di Karawang perusahaan memang banyak, tapi putra daerah saja belum tentu bisa masuk kerja,” katanya.
Adapun terkait isu korupsi MBG, Lusiana menegaskan jika seharusnya pemerintah fokus melakukan pembenahan tata kelola program MBG. Kemudian, menindak para oknum yang terlibat dalam penyimpangan MGB, tanpa menghentikan manfaat programnya bagi masyarakat.
“Dari atas itu dibenahi, jangan sampai imbasnya ke bawah yang tidak tahu apa-apa. Tolong usut koruptor yang ada di MBG,” tandasnya.***










