Kamis, September 24, 2026
Google search engine

70 Ribu Siswa yang Tak Lolos Sekolah Negeri akan Ditampung di Sekolah Swasta, KDM : Biaya Ditanggung Pemprov Jabar

BANDUNG – Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menyebut Penerimaan Calon Murid Baru (PCMB) 2026 menunjukkan bahwa terdapat sekitar 444.000 siswa yang sudah terpetakan dalam sistem.

Dari pemetaan tersebut, kata Dedi, Pemprov Jabar menemukan potensi sekitar 70 ribu siswa yang belum dapat terakomodasi di sekolah negeri.

“Dari peta tersebut kami sudah bisa membaca ada potensi 70 ribu siswa yang belum bisa terakomodir di sekolah negeri,” ujar Dedi, Sabtu (13/6/2026).

Dikatakan Dedi, bagi siswa yang tidak tertampung di sekolah negeri, akan ditampung di Sekolah Swasta dengan biaya ditanggung oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

Pemprov Jabar, kata Dedi, sudah menjalin kerja sama dengan sejumlah sekolah swasta agar seluruh siswa tetap memperoleh akses pendidikan.

Berita Lainnya  Tanggapi Pernyataan Prabowo, Mahfud MD : "Banyak juga Presiden yang Goblok"

“Untuk itu Pemerintah Provinsi Jawa Barat menjalin kerja sama dengan sekolah-sekolah swasta, siswa yang bersekolah di situ terhitung tahun ajaran 2026-2027 biayanya ditanggung oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat,” katanya.

Menurutnya, kebijakan tersebut bertujuan untuk meringankan beban ekonomi orang tua sekaligus memastikan, tidak ada anak yang kehilangan kesempatan mengenyam pendidikan karena keterbatasan daya tampung sekolah negeri.

“Orang tua tidak perlu mengeluarkan uang lagi,” katanya.

Dedi pun memastikan bahwa tidak semua sekolah swasta menjadi mitra pemerintah. Pihaknya memilih sekolah swasta yang sesuai dengan standar Pemprov Jabar.

“Itu tidak termasuk sekolah swasta favorit yang mahal. Kan ada tuh sekolah swasta yang SPP-nya jutaan rupiah. Kita enggak mungkin tanggung biayanya,” katanya.

Berita Lainnya  Ibu Guru ini Didatangi Pejabat Kampar, Setelah Viralkan Bangunan Sekolah Berdinding Triplek

Dedi tidak merinci, sekolah swasta mana saja yang sudah menjalin kerja sama dengan Pemprov Jabar. Orang nomor satu di Jawa Barat itu hanya memastikan bahwa siswa yang akan ditanggung biayanya oleh pemerintah, adalah mereka yang sudah terdaftar di PCMB.

“Jadi dengan catatan kami akan tanggung biaya sekolah swasta bagi siswa yang sudah terdaftar di PCMB. Sudah kami beri kesempatan untuk daftar di PCMB sebagai pemetaan terkait pembiayaannya. Bahkan sudah kami perpanjang masa PCMB,” ucapnya.

Dedi menegaskan bahwa pendidikan merupakan tanggung jawab negara yang harus dijamin bagi seluruh warga.

Berita Lainnya  Wagub Kepulauan Bangka Belitung Kembali Bertugas Setelah Keluar dari Penjara, Wamendagri :"Saya Dalami Dulu ya!"

Oleh karena itu, baik siswa yang bersekolah di sekolah negeri maupun sekolah swasta mitra pemerintah akan memperoleh jaminan pembiayaan yang sama.

“Kami berkomitmen bahwa pendidikan merupakan kewajiban negara. Sekolah negeri dan sekolah swasta dua-duanya sama mendapat jaminan pembiayaan dari pemerintah yang menjalin kerja sama dengan Pemerintah Provinsi,” ucapnya.***

Artikel ini telah tayang di TribunJabar.id dengan judul Dedi Mulyadi Jamin Biaya 70 Ribu Siswa Jabar yang Tak Tertampung di Sekolah Negeri, https://jabar.tribunnews.com/jabar-istimewa/1175667/dedi-mulyadi-jamin-biaya-70-ribu-siswa-jabar-yang-tak-tertampung-di-sekolah-negeri.
Penulis: Nazmi Abdurrahman | Editor: Muhamad Syarif Abdussalam

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

4 Guru SDN 58 Lengkese Alami Gatal-gatal Mulut Setelah Cicipi MBG Sebelum Dibagikan ke Siswa, Terbukti Mengantuk Boraks

Menu Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dikirim ke UPT SD Negeri 58 Lengkese, Kecamatan Mangarabombang, Kabupaten Takalar, batal dibagikan kepada siswa setelah sejumlah guru...

Gak Terima Diputusin, Pria ini Ancam Pacarnya Pakai Badik, Bakal Terima Diputusin Kalau Si Cewek Ngasih Duit Rp 200 Ribu

Pemuda berinisial F (22) di Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra), diamankan polisi setelah diduga mengancam mantan pacarnya, AR (19), menggunakan senjata tajam jenis badik. Pelaku...

Pimpinan Ponpes Abul Barokat Bantah Pelecehan Santriwati, Bakal Laporkan Media BBC Indonesia

Pimpinan Pondok Pesantren (Ponpes) Abul Barokat Wannafahat, Kecamatan Jonggat, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB), Ahmad Imanuddin Sumar alias AIS atau Abah, menyatakan mundur...

Tanggapi Pernyataan Prabowo, Mahfud MD : “Banyak juga Presiden yang Goblok”

Mahfud MD menilai pernyataan Presiden Prabowo Subianto yang menyebut pakar atau profesor "saking pintarnya jadi goblok" tidak etis disampaikan oleh seorang kepala negara. Mahfud MD...

Ustaz Das’ad Latif Kritik Keras Buku Islam Ala Prabowo : “Penjilat Luar Biasa itu”

Ustaz Das'ad Latif secara blak-blakan memberikan kritik keras terhadap buku berjudul "Islam Ala Prabowo" yang sempat memicu kontroversi di masyarakat. Dalam salah satu tausiyahnya yang...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

Peristiwa

Kriminal

Politik

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan