Kamis, Agustus 6, 2026
spot_img

70 Ribu Siswa yang Tak Lolos Sekolah Negeri akan Ditampung di Sekolah Swasta, KDM : Biaya Ditanggung Pemprov Jabar

BANDUNG – Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menyebut Penerimaan Calon Murid Baru (PCMB) 2026 menunjukkan bahwa terdapat sekitar 444.000 siswa yang sudah terpetakan dalam sistem.

Dari pemetaan tersebut, kata Dedi, Pemprov Jabar menemukan potensi sekitar 70 ribu siswa yang belum dapat terakomodasi di sekolah negeri.

“Dari peta tersebut kami sudah bisa membaca ada potensi 70 ribu siswa yang belum bisa terakomodir di sekolah negeri,” ujar Dedi, Sabtu (13/6/2026).

Dikatakan Dedi, bagi siswa yang tidak tertampung di sekolah negeri, akan ditampung di Sekolah Swasta dengan biaya ditanggung oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

Pemprov Jabar, kata Dedi, sudah menjalin kerja sama dengan sejumlah sekolah swasta agar seluruh siswa tetap memperoleh akses pendidikan.

Berita Lainnya  Polda Jabar Ungkap Judi Online, 11 Orang Ditetapkan Tersangka, Uang Miliaran hingga Mobil Mewah Disita

“Untuk itu Pemerintah Provinsi Jawa Barat menjalin kerja sama dengan sekolah-sekolah swasta, siswa yang bersekolah di situ terhitung tahun ajaran 2026-2027 biayanya ditanggung oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat,” katanya.

Menurutnya, kebijakan tersebut bertujuan untuk meringankan beban ekonomi orang tua sekaligus memastikan, tidak ada anak yang kehilangan kesempatan mengenyam pendidikan karena keterbatasan daya tampung sekolah negeri.

“Orang tua tidak perlu mengeluarkan uang lagi,” katanya.

Dedi pun memastikan bahwa tidak semua sekolah swasta menjadi mitra pemerintah. Pihaknya memilih sekolah swasta yang sesuai dengan standar Pemprov Jabar.

“Itu tidak termasuk sekolah swasta favorit yang mahal. Kan ada tuh sekolah swasta yang SPP-nya jutaan rupiah. Kita enggak mungkin tanggung biayanya,” katanya.

Berita Lainnya  Spanduk Satir ini Dituduhkan ke Siapa, Adakah Kaitannya dengan Oknum Anggota Dewan Partai Islam?

Dedi tidak merinci, sekolah swasta mana saja yang sudah menjalin kerja sama dengan Pemprov Jabar. Orang nomor satu di Jawa Barat itu hanya memastikan bahwa siswa yang akan ditanggung biayanya oleh pemerintah, adalah mereka yang sudah terdaftar di PCMB.

“Jadi dengan catatan kami akan tanggung biaya sekolah swasta bagi siswa yang sudah terdaftar di PCMB. Sudah kami beri kesempatan untuk daftar di PCMB sebagai pemetaan terkait pembiayaannya. Bahkan sudah kami perpanjang masa PCMB,” ucapnya.

Dedi menegaskan bahwa pendidikan merupakan tanggung jawab negara yang harus dijamin bagi seluruh warga.

Berita Lainnya  Sebut Sarang Narkoba, Sejumlah Orang Kepung Rumah Kontrakan di Perumahan CKM, Ini Penjelasan Kapolresta Karawang

Oleh karena itu, baik siswa yang bersekolah di sekolah negeri maupun sekolah swasta mitra pemerintah akan memperoleh jaminan pembiayaan yang sama.

“Kami berkomitmen bahwa pendidikan merupakan kewajiban negara. Sekolah negeri dan sekolah swasta dua-duanya sama mendapat jaminan pembiayaan dari pemerintah yang menjalin kerja sama dengan Pemerintah Provinsi,” ucapnya.***

Artikel ini telah tayang di TribunJabar.id dengan judul Dedi Mulyadi Jamin Biaya 70 Ribu Siswa Jabar yang Tak Tertampung di Sekolah Negeri, https://jabar.tribunnews.com/jabar-istimewa/1175667/dedi-mulyadi-jamin-biaya-70-ribu-siswa-jabar-yang-tak-tertampung-di-sekolah-negeri.
Penulis: Nazmi Abdurrahman | Editor: Muhamad Syarif Abdussalam

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Sambil Bawa Pelaku, Polisi Sisir Kali Licin Cari Potongan Kaki Korban Mutilasi

DEPOK - Tim Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya turun ke Kali Licin, Cipayung, Depok, untuk mencari potongan kaki korban mutilasi pria berinisial K...

Diduga Terlibat Kasus Perselingkuhan, 2 Guru SMKN 1 Mempawah Diteriaki Siswanya Saat Diamankan Polisi

MEMPAWAH - Tak kurang dari 700 siswa-siswi SMK Negeri 1 Mempawah Hilir, Kabupaten Mempawah, Provinsi Kalimantan Barat, menggelar aksi unjuk rasa di halaman sekolahnya,...

Mantan Istri Polisi di Medan Diduga Bunuh Diri Tembakan Senpi ke Kepala, Motif Masih Didalami

MEDAN - W (30) ditemukan tewas dalam kamar mandi rumah mantan suaminya, Brigadir I, di Kota Medan pada Minggu (2/8/2026). Kapolrestabes Medan Kombes Calvijn Simanjuntak...

Sidang Perdana Dugaan Penganiayaan oleh Anggota DPRD Bekasi, JPU Bacakan Surat Dakwaan

BEKASI - Sidang perdana perkara dugaan penganiayaan oleh anggota DPRD Kabupaten Bekasi, Nyumarno digelar di Pengadilan Negeri (PN) Cikarang, Kecamatan Cikarang Pusat, Kabupaten Bekasi,...

Pemkot Bekasi Desak Pemkab Bogor Tindak 5 Perusahaan Diduga Cemari Aliran Sungai

KOTA BEKASI - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bekasi mendesak Pemerintah Kabupaten Bogor menindak lima perusahaan diduga mencemari air sungai atau Kali Bekasi berubah...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan