Senin, September 7, 2026
spot_img

KADIN Karawang ‘Gaspol’ Jadi Jembatan Kolaborasi Dunia Usaha dengan Pertumbuhan Ekonomi Lokal

KARAWANG – Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Kabupaten Karawang menggelar Rapat Pimpinan Kabupaten (RAPIMKAB) I di Hotel Mercure, Karawang, sebagai momentum konsolidasi organisasi sekaligus penyusunan arah program kerja satu tahun ke depan, Kamis (16/7/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Wakil Bupati Karawang H. Maslani, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Ketua KADIN Jawa Barat Almer Faiq Rusydi, perwakilan kawasan industri, asosiasi pengusaha, serta jajaran pengurus KADIN Karawang.

Dalam sambutannya, Ketua KADIN Kabupaten Karawang Rafiudin Firdaus mengusung semangat “Gaspol, Rem Blong” sebagai metafora untuk mendorong seluruh pengurus bekerja cepat, solid, dan penuh semangat dalam merealisasikan program-program organisasi.

Berita Lainnya  Transformasi Digital bagi Pelaku UMKM, Disperindagkop Karawang Jalin Kerja Sama dengan PT. GOKAR

“Gaspol, rem blong bukan berarti bekerja tanpa arah, tetapi menggambarkan tekad bahwa setelah RAPIMKAB ini tidak ada lagi alasan untuk menunda. Seluruh bidang harus segera bergerak, berkolaborasi, dan mengeksekusikan program kerja yang memberikan manfaat nyata bagi dunia usaha dan masyarakat Karawang,” ujar Rafiudin.

Menurutnya, KADIN Karawang harus menjadi organisasi yang adaptif terhadap dinamika ekonomi, mampu membangun sinergi dengan pemerintah, kawasan industri, dunia usaha, akademisi, serta seluruh pemangku kepentingan guna memperkuat daya saing daerah.

Berita Lainnya  Dorong Profesionalisme Praktisi HR, NHRI Gelar Uji Kompetensi Sertifikasi BNSP

Rafiudin menegaskan bahwa kepengurusan KADIN Karawang periode 2026–2031 akan berorientasi pada kerja nyata, dengan fokus pada penguatan organisasi, pemberdayaan UMKM, peningkatan investasi, penciptaan lapangan kerja, dan pengembangan kemitraan strategis antara industri besar dengan pelaku usaha lokal.

“Karawang merupakan salah satu pusat industri nasional. Karena itu, KADIN harus menjadi jembatan kolaborasi agar pertumbuhan ekonomi yang besar juga dirasakan oleh pengusaha lokal, UMKM, dan masyarakat. Kita ingin pengusaha Karawang menjadi tuan rumah di daerahnya sendiri,” tegasnya.

Berita Lainnya  Transformasi Digital bagi Pelaku UMKM, Disperindagkop Karawang Jalin Kerja Sama dengan PT. GOKAR

Melalui RAPIMKAB I ini, KADIN Karawang juga menetapkan arah kebijakan organisasi dan menyelaraskan program kerja seluruh bidang agar sejalan dengan visi pembangunan Kabupaten Karawang serta mampu memberikan kontribusi nyata terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.

“Setelah RAPIMKAB ini, tidak ada lagi kata menunggu. Saatnya bergerak bersama. Gaspol, rem blong, dengan tetap mengedepankan profesionalisme, kolaborasi, dan integritas demi kemajuan KADIN dan Kabupaten Karawang,” pungkas Rafiudin.***

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Kuasa Hukum Tersangka VY Bantah Kliennya Miliki ‘Mensrea’ Rugikan Negara dalam Korupsi KPR

KARAWANG - Dr. M. Gary Gagarin Akbar, SH., MH., Kuasa Hukum Sdr. VY - mantan Direktur PT. Bumi Arta Sedayu (PT BAS) periode tahun...

Kejari Karawang Pamerkan Tumpukan Duit Sitaan Korupsi Penyaluran KPR PT. BAS

KARAWANG - Dalam perkembangan penyidikan kasus dugaan korupsi penyaluran Kredit Pemilikan Rumah (KPR) pada Bank Himbara Kantor Cabang Karawang yang melibatkan PT. Bumi Arta...

Kejari Karawang Tetapkan 4 Tersangka Korupsi KPR, Kerugian Negara Rp237 Miliar

KARAWANG - Kejaksaan Negeri (Kejari) Karawang, Jawa Barat, menetapkan 4 tersangka dalam kasus dugaan korupsi praktik manipulasi penyaluran Kredit Pemilikan Rumah (KPR) pada salah...

Dugaan Upaya Makar, Ketum Projo Budi Arie Setiadi Dipolisikan

JAKARTA - Ketua Umum Projo Budi Arie Setiadi kini berhadapan dengan proses hukum menyusul laporan dari Gerakan Cinta Prabowo (GCP). Grup tersebut mengadukannya relawan...

Korban Keracunan MBG Sudah Capai 43.838 Orang, JPPI : Seperti Kebal Hukum, Tak Ada Penyedia yang Diproses Hukum

JAKARTA - Jaringan Pemantau Pendidikan Indonesia (JPPI) menyoroti maraknya kasus keracunan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang kembali terjadi setelah libur sekolah. Kejadian itu...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan