Rabu, Oktober 28, 2026
Google search engine

Warga Waduk Jatiluhur Purwakarta Geger Penemuan Jasad Satpam Mengambang dengan Tangan Terborgol

PURWAKARTA – Warga di kawasan objek vital Waduk Jatiluhur, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, digemparkan dengan kasus pembunuhan yang menimpa seorang petugas satuan pengamanan (Satpam).

Korban bernama Sumarna (40) ditemukan tewas mengambang di tepi danau Waduk Jatiluhur dengan kondisi kedua tangan terborgol pada Jumat (24/7/2026).

Dugaan sementara, korban menjadi korban pembunuhan sadis setelah sebelumnya dikabarkan sempat berseteru saat menegur sekelompok pemuda yang hendak melakukan aksi vandalisme di area waduk.

Berita Lainnya  Bentrok Antarwaraga, Situasi di Cikampek Mencekam, Polisi Berjaga-jaga

Proses evakuasi jenazah korban dilakukan oleh warga bersama petugas pengamanan setempat di kawasan Tanggul Ubrug, area Waduk Jatiluhur.

Pencarian korban bermula dari kecurigaan rekan sesama sekuriti Waduk Jatiluhur. Sumarna yang bertugas pada jadwal piket malam tidak kunjung kembali hingga pergantian jam kerja.

Setelah dilakukan penyisiran di sekitar lokasi tugas, keberadaan korban akhirnya terkuak pada Jumat siang dalam kondisi sudah tidak bernyawa di dalam air.

Kasat Reskrim Polres Purwakarta, AKP I Made Purwantara mengatakan, kondisi fisik korban yang ditemukan dalam keadaan tangan terborgol. Meski demikian, petugas belum berspekulasi secara pasti mengenai motif dan penyebab utama kematian sebelum seluruh rangkaian olah TKP selesai.

Berita Lainnya  Anggota TNI ini Meminta Maaf Sambil Menangis Setelah Pukul Kepsek Kiyai Kultural NU

“Saat ditemukan di lokasi, kondisi lengan korban memang dalam keadaan terborgol. Pihak kami masih melakukan penyelidikan intensif guna mengumpulkan bukti-bukti dan mendalami penyebab pasti kematian korban,” ujar AKP I Made Purwantara.

Setelah dievakuasi ke RSUD Bayu Asih Purwakarta untuk pemeriksaan awal, jasad korban kemudian dibawa ke Rumah Sakit Sartika Asih Bandung guna menjalani proses autopsi lebih lanjut.

Saat ini, penyidik Polres Purwakarta terus mengumpulkan bukti di lokasi kejadian serta memeriksa sejumlah saksi, termasuk mengidentifikasi kelompok pemuda yang diduga sempat berkonflik dengan korban.***

Berita Lainnya  Polisi Sebut Pelaku Pembacokan Bobotoh di Bogor Bukan Suporter Sepak Bola

Sumber : iNews

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Sudaryono Usul MBG Jadi Mata Pelajaran Wajib di Sekolah Seperti Penjaskes

JAKARTA - Program Makan Bergizi Gratis (MBG) tak hanya diarahkan untuk memenuhi kebutuhan gizi siswa. Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Sudaryono, mengusulkan agar program...

481 Siswa SMP di Dramaga – Bogor Alami Keracunan MBG

BOGOR - Sebanyak 481 siswa SMP di Kecamatan Dramaga, Kabupaten Bogor, diduga mengalami keracunan menu Makan Bergizi Gratis (MBG). Atas peristiwa ini, Pemerintah Kabupaten (Pemkab)...

Polisi Sebut Pelaku Pembacokan Bobotoh di Bogor Bukan Suporter Sepak Bola

BOGOR - Polisi mengatakan MR sebagai pelaku utama pembacokan ARK (16), seorang bobotoh yang ditemukan tewas di di Jalan Raya Jakarta-Bogor. MR ditangkap pada Senin...

Korupsi hingga TPPU, Mantan Bupati Gowa Resmi Ditahan

GOWA - Mantan Bupati Gowa, Sitti Husniah Talenrang, resmi ditahan oleh penyidik Subdit III Tipidkor Polda Sulawesi Selatan pada Senin, 26 Oktober 2026. Setelah menjalani...

PSSI Kecam Keras Penyerangan yang Tewaskan Bobotoh di Bogor, Minta Polisi Tindak Tegas Pelaku

JAKARTA - Ketua Umum PSSI sekaligus Menpora, Erick Thohir, mengecam keras insiden penyerangan yang menewaskan seorang suporter Persib Bandung (Bobotoh) berinisial ARK (16 tahun)...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

Peristiwa

Kriminal

Politik

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan