JAKARTA – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto melaporkan kepada Presiden Prabowo Subianto bahwa tingkat pengangguran terbuka (TPT) di Indonesia turun menjadi 4,65%, yang diklaim sebagai angka terendah sejak tahun 1994.
Dilansir dari YouTobe Sekretariat Presiden, Airlangga menyebut jika Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT), berada di angka 4,65% (turun dari 4,68% pada periode Februari 2026), berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS).
Sementara pertumbuhan ekonomi, tercatat tumbuh 5,45%, diklaim melampaui rata-rata global (3%) serta menjadi salah satu yang tertinggi di G20 dan ASEAN.
Indikator Makro Lainnya:
– Rasio Gini membaik di level 0,368.
– Purchasing Managers’ Index (PMI) manufaktur berada di zona ekspansi pada level 52,4.
– Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) optimis di level 118,1.
– Neraca perdagangan mencatat surplus US$7,25 miliar.
Rencana Kebijakan Lanjutan:
Pada Stimulus Kuartal IV 2026, Pemerintah menyiapkan berbagai stimulus untuk menjaga daya beli masyarakat.
Dan untuk Program Ketenagakerjaan, pemerintah merencanakan program magang nasional untuk 150 ribu peserta dan pelatihan vokasi untuk 300 ribu peserta pada 2027, serta 26 proyek hilirisasi senilai Rp225 triliun.***

