BOGOR – Kemenangan Persib Bandung atas Garudayaksa FC dengan skor 2-1 di Stadion Pakansari, Cibinong, pada hari Minggu, 25 Oktober 2026, dibayangi oleh kabar duka cita.
Seorang remaja berinisial ARK (16 tahun), yang merupakan pendukung Persib (Bobotoh) asal Bogor, dilaporkan meninggal dunia secara tragis setelah menyaksikan pertandingan tersebut.
Korban yang masih duduk di bangku kelas 1 SMA ini ditemukan dalam kondisi tidak berdaya dan bersimbah darah di pinggir ruas Jalan Raya Jakarta–Bogor saat perjalanan pulang. Korban sempat dilarikan ke RSUD Cibinong, namun nyawanya tidak tertolong.
Di media sosial dan kalangan suporter, beredar kuat dugaan bahwa korban mengalami tindak kekerasan berupa pembacokan oleh sekelompok orang tidak dikenal (OTK). Namun, ada juga spekulasi mengenai kecelakaan lalu lintas.
Pihak Kepolisian Resor (Polres) Bogor saat ini sedang melakukan penyelidikan intensif di tempat kejadian perkara (TKP) serta memeriksa saksi-saksi guna mengungkap kronologi utuh, motif, serta memastikan penyebab pasti kematian korban tanpa berspekulasi.
Kapolres Bogor dilaporkan juga telah mendatangi pihak keluarga korban. Bahkan Bupati Bogor Rudy Susmanto mendatangi langsung RSUD Bhakti Padjajaran (RSUD Cibinong), Kabupaten Bogor, untuk menyampaikan bela sungkawa kepada keluarga korban, pada Senin dini hari, 26 Oktober 2026.
Di malam yang sama, terdapat laporan insiden terpisah di kawasan Bogor Barat yang melibatkan serangan senjata tajam terhadap dua suporter lainnya.
Komunitas sepak bola dan berbagai akun informasi suporter mengimbau agar masyarakat serta para pendukung menahan diri, tidak terprovokasi oleh narasi yang belum dipastikan kebenarannya, dan sepenuhnya menunggu hasil resmi dari investigasi pihak kepolisian.***

