Selasa, Oktober 27, 2026
Google search engine

PSSI Kecam Keras Penyerangan yang Tewaskan Bobotoh di Bogor, Minta Polisi Tindak Tegas Pelaku

JAKARTA – Ketua Umum PSSI sekaligus Menpora, Erick Thohir, mengecam keras insiden penyerangan yang menewaskan seorang suporter Persib Bandung (Bobotoh) berinisial ARK (16 tahun) di Jalan Raya Jakarta-Bogor.

Erick menegaskan bahwa keselamatan penonton sepak bola adalah prioritas utama dan meminta aparat kepolisian untuk mengusut tuntas serta menindak tegas pelaku.

Erick menyatakan secara terbuka bahwa “yang namanya suporter itu harus pulang ke rumah dengan selamat”. Keamanan tidak boleh ditawar dan menjadi tanggung jawab bersama dari penyelenggara, klub, hingga suporter.

Berita Lainnya  Seorang Balita Menangis Sendirian Ditinggal di Tenda Gunung Prau, Ayah Sampaikan Permohonan Maaf dan Minta Postingan Video Anaknya di Takedown

Erick mengaku langsung menghubungi Kapolres Bogor untuk mendesak penanganan kasus secara hukum positif yang berlaku.

Ia menggarisbawahi pemetaan sanksi. Jika kekerasan terjadi di luar stadion, kasus tersebut mutlak menjadi ranah hukum pidana kepolisian. Sementara jika insiden terjadi di dalam area stadion, PSSI akan menjatuhkan hukuman sepak bola.

Untuk memberikan efek jera di dalam kompetisi domestik, Erick mendorong Komisi Disiplin agar tidak segan-segan menjatuhkan sanksi berat berupa pengurangan poin maksimal bagi klub yang suporternya terbukti berulah atau memicu kerusuhan serius.

Berita Lainnya  RDP Soroti Kebakaran Kantor ATR/BPN Karawang, Murni Konsleting atau Sabotase Data Tanah Rakyat

Diketahui, tragedi tewasnya Boboroh asal Bogor ini terjadi pada Minggu (25/10/2026) malam, ketika korban diserang menggunakan senjata tajam oleh orang tak dikenal (OTK) saat perjalanan pulang usai menonton laga pekan ketujuh Liga Indonesia antara Garudayaksa FC melawan Persib Bandung di Stadion Pakansari, Cibinong.***

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Korupsi hingga TPPU, Mantan Bupati Gowa Resmi Ditahan

GOWA - Mantan Bupati Gowa, Sitti Husniah Talenrang, resmi ditahan oleh penyidik Subdit III Tipidkor Polda Sulawesi Selatan pada Senin, 26 Oktober 2026. Setelah menjalani...

Polisi Amankan Pelaku Pembacokan Remaja Bobotoh Bogor

BOGOR - Polres Bogor bergerak cepat mengamankan pelaku yang terlibat dalam tewasnya seorang remaja Bobotoh berinisial ARK yang ditemukan bersimbah darah di Jalan Raya...

Istri dan Anak Asal Bogor Dibunuh Suami Siri, Dicekik – Dibakar hingga Dimasukan ke Penggilingan Daging

MADIUN - Dwi Bagus Martono, pelaku pembunuhan terhadap Dini Hardiyanti (30) dan anak laki-lakinya yang berinisial AGEF (4), asal Kabupaten Bogor, ditangkap polisi. Kedua...

Polisi Selidiki Tewasnya Remaja Bobotoh Bogor, Minta Warga Beri Informasi Sekecil Apapun untuk Percepat Proses Hukum

BOGOR - Menanggapi insiden tewasnya seorang remaja Bobotoh berinisial ARK (16) yang diduga menjadi korban pembacokan dan penghadangan di Jalan Raya Jakarta-Bogor usai menonton...

Gagal Dapat Pinjaman Rp3,4 Triliun, Dedi Mulyadi Siapkan Opsi Tunda Bayar Proyek Pembangunan

BANDUNG - Gubernur Jawa Barat (Jabar) Dedi Mulyadi menyiapkan opsi tunda bayar untuk sejumlah proyek yang dikerjakan pada 2026. Langkah ini dipertimbangkan setelah Pemerintah Provinsi...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

Peristiwa

Kriminal

Politik

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan