Minggu, Oktober 18, 2026
Google search engine

Seorang Balita Menangis Sendirian Ditinggal di Tenda Gunung Prau, Ayah Sampaikan Permohonan Maaf dan Minta Postingan Video Anaknya di Takedown

SEBUAH video memperlihatkan seorang balita menangis sendirian di sebuah tenda Gunung Prau di kawasan Dataran Tinggi Dieng, Jawa Tengah, karena diduga sengaja ditinggalkan orangtuanya yang sedang summit atau naik ke puncak gunung.

Peristiwa ini menjadi sorotan setelah videonya diunggah oleh akun TikTok @alifs827. Dalam rekaman tersebut, balita yang mengenakan jaket biru dan celana hitam itu tampak menangis tanpa didampingi orang dewasa.

“Ditinggal orang tuanya summit,” kata pengunggah video.

Dalam video itu, sejumlah pendaki yang berada di sekitar lokasi berinisiatif menemani dan menjaga anak itu sembari menunggu orang tuanya kembali.

Seorang pendaki perempuan juga terlihat berusaha membujuk balita tersebut agar mau digendong. Namun, anak itu menolak sambil menangis, meminta pulang, dan terus menyebut nama orang tuanya.

Berita Lainnya  Nusron Wahid Mangkir dari Panggilan Pemeriksaan KPK

Setelah hampir 1,5 jam, ayah dari anak tersebut kemudian kembali ke tenda. Dalam video yang beredar, sang ayah mengira bahwa jarak antara area camp ke puncak sudah dekat.

“Saya sudah prepare, dikiranya dekat,” kata ayah sang balita, saat menanggapi pernyataan pendaki lain untuk tidak meninggalkan anaknya sendirian di tenda.

Sementara, dalam video yang diunggah akun @ranger_prau, ayah balita laki-laki tersebut mengakui kelalaiannya dalam menjaga sang buah hati.

“Saya selaku orang tua, ingin memohon maaf atas kelalaian saya dalam menjaga anak saya. Ini akan menjadi pelajaran buat saya untuk menjaga anak saya dengan lebih baik lagi,” kata dia dikutip Sabtu (17/10/2026).

Ia mengatakan kejadian ini menjadi teguran baginya selaku orang tua untuk bisa lebih baik lagi dalam menjaga buah hati. Ia pun menyampaikan terima kasih kepada sejumlah pendaki yang telah menjaga anaknya ketika menangis sendirian di dalam tenda.

Berita Lainnya  Dana Penanganan Bencana Saja Dikorupsi, KPK Amankan 14 Orang, Termasuk Sekretaris BNPB

“Saya ucapkan terima kasih, kepada kakaknya yang telah menjaga anak saya. Kejadian ini menjadi teguran bagi saya selaku orang tua. Mohon maaf sebesar-besarnya,” kata pria tersebut.

Dalam keterangan di caption, dijelaskan bahwa balita itu dalam keadaan tidur sebelum mereka melakukan summit atau menuju puncak gunung. Orang tua mengaku telah menitipkan anaknya kepada seorang teman yang tendanya bersebelahan.

Namun, ketika balita itu terbangun, teman yang dititipi untuk menjaganya ternyata tidur. Anak tersebut kemudian ditemukan dan ditolong oleh pendaki lain yang berada di sekitar lokasi.

“Anak sebelum di tinggal summit dalam keadaan tidur dan dititipkan ke temannya yang tendanya bersebelahan. Tapi ternyata saat si anak terbangun sampai nangis temannya ketiduran, hingga akhirnya sang anak di tolong oleh pendaki yang ada di video yang lagi viral tersebut,” demikian keterangan dari @ranger_prau.

Berita Lainnya  KDM dan Bupati Aep Soroti Dugaan Calo Tenaga Kerja di Industri yang Lakukan Pungli Rp 3 - 15 Juta

Selain menyampaikan permintaan maaf, pihak orang tua juga memohon agar video yang memperlihatkan anak mereka menangis sendirian di dalam tenda segera diturunkan atau dihapus dari media sosial.

“Atas nama orang tua memohon maaf dan meminta untuk video anaknya segera di takedown atau hapus, terima kasih,” kata akun @ranger_prau.***

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Laga Persita vs Persija Diwarnai Kericuhan Antarsuporter

BANTEN - Pertandingan Liga Super antara Persita Tangerang vs Persija Jakarta di Stadion Banten International Stadium (BIS), Serang, Banten, pada Sabtu, 17 Oktober 2026,...

Duel Maut Rebutan Janda, Pria di Kendal Tewas Ditangan Tetangganya Sendiri

KENDAL - Seorang pria bernama Tubari (49) tewas setelah terlibat duel tangan kosong dengan tetangganya, Rokhadi (50), di Dusun Gecos, Desa Gentinggunung, Kecamatan Sukorejo,...

Korupsi Kementerian ATR/BPN, GRIB Jaya Sebut Duit Rp800 Juta untuk ‘Skenario Jebakan’ kepada Hercules

JAKARTA - Tim kuasa hukum Hercules Rosario de Marshal mengklaim bahwa uang tunai sebesar Rp800 juta dimasukkan ke dalam mobil kliennya secara diam-diam tanpa...

Dikonfrontir di RDP Komisi I, KIIC ‘Malu-malu Kucing’ untuk Akui Pelanggaran Tumpang Tindih Ratusan Hektar Lahan Industri dengan Kawasan Hutan

KARAWANG - Rapat Dengar Pendapat (RDP) digelar Komisi I DPRD Karawang, untuk menyikapi polemik tumpang tindih ratusan hektar kawasan hutan Telukjambe dengan lahan industri/pabrik...

Produksi Capai 160 Ton per Hari, Menteri ESDM Bahlil Resmikan Kilang LPG Cilamaya

KARAWANG - Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi/Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Dr. Bahlil Lahadalia, S.E., M.Si., meresmikan Kilang LPG Cilamaya...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

Peristiwa

Kriminal

Politik

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan