Minggu, September 20, 2026
spot_img

Raker Ghazali Center Indonesia Hasilkan 5 Rekomendasi Eksternal untuk Penguatan Tata Kelola Pemerintahan

PURWAKARTA – Dalam rangka momentum konsolidasi organisasi sekaligus penyusunan arah kebijakan strategis melalui berbagai rekomendasi internal dan eksternal, Lembaga Riset dan Konsultan Kebijakan Publik, Ghazali Center Indonesia menggelar Rapat Kerja (Raker), bertempat di Villa Negla Alam, Cihanjawar, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, pada 22 – 23 Juli 2026.

Dalam pembahasan isu-isu strategis daerah, peserta Raker yang didadiri oleh para narasumber dari unsur akademisi, eksekutif, dewan pengawas, pengamat, hingga anggota legistatif menghasilkan sejumlah rekomendasi eksternal sebagai bentuk kontribusi Ghazali Center Indonesia dalam mendorong tata kelola pemerintahan yang transparan, akuntabel, partisipatif, serta berorientasi pada kepentingan masyarakat.

Berita Lainnya  Anak Buahnya Kena OTT KPK, Petani Karawang Sempat Demo Minta Prabowo Copot Nusron Wahid

Beberapa rekomendasi eksternal yang dihasilkan antara lain:

1. Memperkuat fungsi pengawasan terhadap pelaksanaan program pembangunan daerah, agar berjalan efektif, efisien dan bebas dari praktik korupsi.

2. Mendorong keterbukaan informasi publik serta peningkatan partisipasi masyarakat dalam proses perencanaan, pelaksanaan dan pengawasan kebijakan publik.

3. Memperkuat kolaborasi antara pemerintah daerah, akademisi, dunia usaha, organisasi masyarakat sipil dan media dalam penyusunan kebijakan berbasis data dan riset.

4. Mendorong peningkatan kualitas pelayanan publik melalui pemanfaatan inovasi, digitalisasi dan penguatan kapasitas aparatur pemerintah.

Berita Lainnya  Masyarakat Tandatangani Petisi Dukungan 'Kawasan Tanpa Rokok'

5. Mengawal berbagai kebijakan strategis daerah, agar selaras dengan prinsip tata kelola pemerintahan yang baik (good governance).

Lili Gojali, S.Pd., Direktur Ghazali Center Indonesia menyampaikan bahwa hasil Raker ini akan menjadi pedoman organisasi dalam menjalankan fungsi kajian, advokasi kebijakan, serta pengabdian kepada masyarakat.

“Ghazali Center Indonesia berkomitmen menjadi lembaga kajian independen yang menghadirkan rekomendasi berbasis riset, data, dan kepentingan publik. Kami akan terus menjadi mitra kritis dan konstruktif bagi pemerintah daerah dalam mewujudkan pembangunan yang transparan, berkeadilan, dan berkelanjutan,” tuturnya.

Berita Lainnya  Gus Kikin Resmi Terpilih sebagai Ketum PBNU 2026-2031

Melalui Raker ini, Ghazali Center Indonesia menegaskan komitmennya untuk memperkuat peran sebagai mitra pemerintah daerah yang mampu memberikan kontribusi nyata terhadap penyelesaian berbagai persoalan strategis, serta mendorong lahirnya kebijakan publik yang berkualitas demi kemajuan Kabupaten Karawang dan Indonesia.***

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Diduga Peras 21 Kepala Sekolah, Dua Staf Dinas Pendidikan Banyuasin Kena OTT di Hotel

Polda Sumatera Selatan melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap dua staf Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Dinas Pendidikan Kabupaten Banyuasin berinisial RB dan...

Pejabat Dishub Sukabumi Lecehkan 3 Siswi Magang dengan Modus Karaoke Bersama

SUKABUMI - Sekretaris Dinas Perhubungan (Sekdis) Kabupaten Sukabumi berinisial TIP (54) ditetapkan jadi tersangka atas kasus tindak asusila terhadap tiga siswi magang. Aksi pencabulan...

Pria ini Dilaporkan ke Polisi Setelah Mengaku Bertemu dengan Allah dan Rasulullah

Seorang pria di Jember bernama Abdullah Arrosy dilaporkan ke Polres Jember pada Kamis, 17 September 2026, karena membuat konten TikTok yang mengaku pernah bertemu...

Video Call dan Julukan Lidah Saat Rapat, Sikap Anggota DPR RI Fraksi Gerindra ini Jadi Sorotan

Anggota DPR RI Fraksi Partai Gerindra, Moreno Soeprapto, viral di media sosial setelah tertangkap kamera melakukan video call dan menjulurkan lidah saat mengikuti rapat...

Prabowo : “Saya Bisa Diundang di Acara Tidak Terlalu Besar, Kalau Perlu Tidak Ada Wartawan”

Presiden RI Prabowo Subianto menyatakan kesiapannya untuk menghadiri berbagai agenda kegiatan di seluruh wilayah Indonesia, termasuk ketika diundang Pondok Modern Darussalam Gontor. Pernyataan tersebut disampaikan...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan