Jumat, Juli 24, 2026
spot_img

Spektakuler! Survei LSI Sebut Tingkat Kepuasan Publik Atas Kinerja KDM Tembus 95,4%

BANDUNG – Kepemimpinan Dedi Mulyadi (KDM) sebagai Gubernur Jawa Barat mengukir pencapaian spektakuler. Hasil survei terbaru Lembaga Survei Indonesia (LSI) mencatat tingkat kepuasan publik terhadap kinerja KDM menembus angka fantastis, yakni 95,4 persen.

Menariknya, rekor kepuasan yang hampir sempurna ini diraih di tengah fakta bahwa tingkat pengenalan masyarakat terhadap program-program unggulan Pemprov Jabar seperti di bidang pendidikan masih tergolong rendah, yakni di bawah 50 persen.

Direktur Eksekutif LSI, Djayadi Hanan, memaparkan bahwa mayoritas warga Jawa Barat memberikan penilaian sangat positif terhadap sang Gubernur.

“Rinciannya, sebanyak 39,3 persen responden mengaku sangat puas dan 56,1 persen menyatakan cukup puas,” ungkap Djayadi saat memaparkan hasil survei, dilansir dari Antara.***

Berita Lainnya  KPK Dalami Aliran Dana Rp100 juta ke Gus Miftah dalam Kasus Korupsi Proyek JGSS

Berdasarkan hasil rilis survei evaluasi kinerja Pemprov Jabar, dominasi persepsi positif warga ditopang oleh apresiasi tinggi pada pembangunan infrastruktur dan tata kelola pemerintahan yang dinilai responsif.

Djayadi menyimpulkan bahwa tingkat ketidakpuasan publik secara keseluruhan berada pada angka yang sangat marjinal, yakni hanya 3,8 persen.

Menurut dia, tingginya angka kepuasan masyarakat terhadap kepemimpinan KDM itu dipicu oleh tiga faktor utama, yakni penilaian positif pada penyelenggaraan pemerintahan (60,2 persen menilai baik), persepsi kondisi ekonomi yang cenderung stabil/moderat (44,3 persen), serta kinerja layanan publik dasar di lapangan.

Berita Lainnya  Soal Usulan Pergantian Nama Jawa Barat, Seluruh Fraksi DPRD Jabar Beri 'Lampu Hijau'

“Aspek dengan apresiasi tertinggi adalah pembangunan infrastruktur dan layanan dasar, sedangkan sektor ekonomi masih menjadi tantangan utama pemerintah, meskipun lebih dari separuh responden tetap menyatakan puas terhadap kinerjanya,” ujar Djayadi.

Dia menjelaskan ada hal menarik dalam survei itu yaitu LSI memotret adanya celah komunikasi publik terkait deretan program strategis pendidikan seperti Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB), Sekolah Swasta Kerja Sama (SSK), hingga Sekolah Manusia Unggul (Maung) yang mayoritas didukung penuh oleh warga yang tahu, tetapi belum banyak dikenali secara merata.

Berita Lainnya  Viral! Bayi ini Diberi Nama Muhammad MBG Subianto

“Namun, tingkat pengenalan atau awareness masyarakat terhadap berbagai program itu masih tergolong rendah, yakni belum mencapai 50 persen,” ucapnya.

Survei LSI ini dilaksanakan pada periode 2-9 Juli 2026 di 27 kabupaten/kota se-Jawa Barat menggunakan metode multistage random sampling yang melibatkan 800 responden terdistribusi secara proporsional.***

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Hotman Paris Mundur, Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Mangkir dari Panggilan Kejagung

JAKARTA - Mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah (FA) tidak memenuhi panggilan pemeriksaan Kejaksaan Agung (Kejagung) sebagai saksi dalam penyidikan...

Spanduk Satir ini Dituduhkan ke Siapa, Adakah Kaitannya dengan Oknum Anggota Dewan Partai Islam?

KARAWANG - Sebuah spanduk satir bertuliskan "Usut Tuntas Dugaan Kasus Pedofil yang Diduga Membawa Nama Institusi DPRD" dengan foto tokoh masyarakat Karawang, H. Abas...

Cinta Segitiga Anak Punk Berujung Maut, Selebgram Mondy Tatto Ditetapkan Tersangka

BEKASI - Polisi telah menetapkan selebgram sekaligus lady punk Mondy Tatto alias DRA (juga disapa M) sebagai tersangka pengeroyokan sesama anak punk berinisial FA...

Satu Keluarga di Lampung Utara Jadi Begal dengan Modus Kencan Michat

LAMPUNG - Empat pelaku yang masih satu keluarga warga Kabupaten Lampung Utara ditangkap polisi. Mereka ditangkap atas kasus pembegalan yang kerap terjadi di wilayah...

Alasan Kesehatan, Hotman Paris Mundur sebagai Pengacara Febrie Ardiansyah

JAKARTA - Hotman Paris memutuskan mundur dari posisi pengacara eks Jaksa Agung Muda Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah. Febrie merupakan tersangka dalam perkara dugaan korupsi...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan