Selasa, Juli 21, 2026
spot_img

Respons Warning KPK, Ghazali Center Dorong PUPR Perkuat Tata Kelola Pokir

KARAWANG – Warning Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait potensi penyimpangan dalam pelaksanaan anggaran Pokok Pikiran (Pokir) di DPRD Kabupaten Karawang, mulai direspons berbagai kalangan.

Salah satunya datang dari Ghazali Center Research & Consulting (GC) yang menginisiasi audiensi dengan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Karawang, guna membahas langkah konkret penguatan tata kelola pelaksanaan Pokir.

Audiensi tersebut menjadi ruang dialog mengenai berbagai langkah perbaikan yang tengah dilakukan Dinas PUPR, termasuk penerapan mekanisme e-Purchasing melalui mini kompetisi sebagai instrumen untuk memperkuat transparansi, efisiensi, dan akuntabilitas dalam pengadaan barang dan jasa.

Berita Lainnya  Job Fair Kota Bekasi, 7 Ribu Pencaker Berebut 3,5 Ribu Loker di 50 Perusahaan

Bagi Ghazali Center, warning KPK harus dibaca sebagai momentum untuk memperkuat sistem, bukan sekadar menjadi polemik di ruang publik.

Karena itu, GC mendorong agar penguatan tata kelola tidak berhenti pada mekanisme pengadaan, tetapi juga diperkuat melalui penyusunan SOP yang lebih komprehensif, pengawasan internal yang konsisten, peningkatan kapasitas aparatur, keterbukaan informasi publik, serta evaluasi berkala terhadap pelaksanaan Pokir.

Direktur Ghazali Center, Lili Gozali mengatakan, perhatian KPK terhadap tata kelola Pokir merupakan sinyal bahwa seluruh pemangku kepentingan perlu memastikan setiap rupiah anggaran pembangunan dikelola secara profesional dan dapat dipertanggungjawabkan.

Berita Lainnya  Tak Sesuai Nilai Budaya Sunda, MUI Sesalkan Lagu 'Lalaki Langit Lalanang Bejat' Ciptaan Bupati Purwakarta

“Isu ini tidak cukup dijawab dengan pernyataan, tetapi dengan penguatan sistem. Kami melihat PUPR telah memulai langkah itu melalui mekanisme mini kompetisi. Selanjutnya, komitmen tersebut perlu dijaga agar menjadi standar tata kelola yang mampu meningkatkan kepercayaan publik,” ujarnya, Senin (20/7/2026).

Menurutnya, Ghazali Center akan terus melakukan kajian terhadap pelaksanaan kebijakan strategis daerah, termasuk tata kelola Pokir, sebagai bentuk partisipasi masyarakat dalam mendorong pemerintahan yang transparan dan akuntabel.

“Ketika ruang dialog dibuka, tentu kami memilih menyampaikan rekomendasi secara langsung kepada pemerintah daerah. Namun apabila dalam perjalanannya ditemukan persoalan yang memerlukan perhatian lebih lanjut, Ghazali Center juga akan menggunakan saluran-saluran kelembagaan yang tersedia untuk menyampaikan hasil kajian kepada instansi yang berwenang,” katanya.

Berita Lainnya  Ulama dan Ormas Islam di Bekasi Demo Tolak Legalisasi THM Lewat Perda Pariwisata

Melalui audiensi tersebut, Ghazali Center menegaskan posisinya sebagai mitra strategis pemerintah daerah yang tidak hanya mengawal kebijakan, tetapi juga aktif memberikan rekomendasi dalam setiap momentum perbaikan tata kelola pemerintahan.***

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Ade Kunang Akui Terima Rp8,5 Miliar dari Sarjan, ‘Katanya’ Duit Pinjaman Pribadi, Bukan Gratifikasi

BANDUNG - Sidang suap ijon proyek Bekasi mengungkap dua fakta penting yang menjadi inti pembelaan terdakwa Ade Kuswara Kunang. Selain mengakui menerima uang Rp8,5...

Diduga Soal Perbuatan Asusila, Kadishub Karawang Dilaporkan ke BKN

KARAWANG - Diduga soal kasus asusila yang menjerat Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Karawang, Muhana, Sekjen LSM Kompak Reformasi, Pancajihadi Al Panji membuat laporan ke...

Demo di Kejagung Nyaris Ricuh, Polisi Hampir Adu Fisik dengan Mahasiswa

JAKARTA - Aksi demonstrasi mahasiswa di Gedung Bundar Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus), Kejaksaan Agung RI, Jakarta Selatan, nyaris ricuh. Polisi hampir...

19 Orang Diamankan, KPK OTT Bupati Lombok Barat

JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menangkap 19 orang dalam operasi tangkap tangan (OTT) di wilayah Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat (NTB), pada Senin...

Pernyataan ‘Menyesatkan’, Kantor Hukum Hotman Paris Didemo

JAKARTA - Massa yang mengatasnamakan Aktivis Connection melakukan aksi demonstrasi di depan kantor firma hukum Hotman Paris & Partner, Kelapa Gading, Jakarta Utara, Senin...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan