Selasa, November 3, 2026
Google search engine

Respons Warning KPK, Ghazali Center Dorong PUPR Perkuat Tata Kelola Pokir

KARAWANG – Warning Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait potensi penyimpangan dalam pelaksanaan anggaran Pokok Pikiran (Pokir) di DPRD Kabupaten Karawang, mulai direspons berbagai kalangan.

Salah satunya datang dari Ghazali Center Research & Consulting (GC) yang menginisiasi audiensi dengan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Karawang, guna membahas langkah konkret penguatan tata kelola pelaksanaan Pokir.

Audiensi tersebut menjadi ruang dialog mengenai berbagai langkah perbaikan yang tengah dilakukan Dinas PUPR, termasuk penerapan mekanisme e-Purchasing melalui mini kompetisi sebagai instrumen untuk memperkuat transparansi, efisiensi, dan akuntabilitas dalam pengadaan barang dan jasa.

Berita Lainnya  Demo Sumpah Pemuda dan 2 Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran, Mahasiswa Saling Dorong dengan Aparat

Bagi Ghazali Center, warning KPK harus dibaca sebagai momentum untuk memperkuat sistem, bukan sekadar menjadi polemik di ruang publik.

Karena itu, GC mendorong agar penguatan tata kelola tidak berhenti pada mekanisme pengadaan, tetapi juga diperkuat melalui penyusunan SOP yang lebih komprehensif, pengawasan internal yang konsisten, peningkatan kapasitas aparatur, keterbukaan informasi publik, serta evaluasi berkala terhadap pelaksanaan Pokir.

Direktur Ghazali Center, Lili Gozali mengatakan, perhatian KPK terhadap tata kelola Pokir merupakan sinyal bahwa seluruh pemangku kepentingan perlu memastikan setiap rupiah anggaran pembangunan dikelola secara profesional dan dapat dipertanggungjawabkan.

Berita Lainnya  Tak Yakin Kebakaran karena Konsleting Listrik, PERADI Duga Ada Sabotase Kantor ATR/BPN Karawang

“Isu ini tidak cukup dijawab dengan pernyataan, tetapi dengan penguatan sistem. Kami melihat PUPR telah memulai langkah itu melalui mekanisme mini kompetisi. Selanjutnya, komitmen tersebut perlu dijaga agar menjadi standar tata kelola yang mampu meningkatkan kepercayaan publik,” ujarnya, Senin (20/7/2026).

Menurutnya, Ghazali Center akan terus melakukan kajian terhadap pelaksanaan kebijakan strategis daerah, termasuk tata kelola Pokir, sebagai bentuk partisipasi masyarakat dalam mendorong pemerintahan yang transparan dan akuntabel.

“Ketika ruang dialog dibuka, tentu kami memilih menyampaikan rekomendasi secara langsung kepada pemerintah daerah. Namun apabila dalam perjalanannya ditemukan persoalan yang memerlukan perhatian lebih lanjut, Ghazali Center juga akan menggunakan saluran-saluran kelembagaan yang tersedia untuk menyampaikan hasil kajian kepada instansi yang berwenang,” katanya.

Berita Lainnya  PERADI Kritik Keras Barrier Gate di Mapolresta Karawang : "Bikin Ribet Masyarakat yang Berkunjung"

Melalui audiensi tersebut, Ghazali Center menegaskan posisinya sebagai mitra strategis pemerintah daerah yang tidak hanya mengawal kebijakan, tetapi juga aktif memberikan rekomendasi dalam setiap momentum perbaikan tata kelola pemerintahan.***

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Hashim Sebut Seharusnya Tukang Cukur hingga Warteg Dikenai Pajak untuk Biayai MBG dan Kopdes

JAKARTA - Ketua Dewan Penasihat Kadin Indonesia sekaligus Utusan Khusus Presiden, Hashim Djojohadikusumo (adik Presiden Prabowo Subianto), memberikan pernyataan terkait potensi ekonomi informal dalam...

Heboh Jasad Bayi Berubah Jadi Bantal Guling Saat akan Dimakamkan

BONTANG - Kasus menghebohkan terjadi di Kelurahan Loktuan, Bontang Utara, Kota Bontang, Kalimantan Timur. Yaitu dimana jasad seorang bayi berubah menjadi bantal guling saat...

Polda Metro Jaya Sampaikan Permohonan Maaf, Sebut akan Selidiki ‘Mahasiswa Gadungan’

JAKARTA - Polda Metro Jaya menyampaikan permohonan maaf soal polemik 'Deklarasi Sumpah Pemuda Mahasiswa Indonesia 2026' yang digelar di Bundaran HI, Jakarta Pusat. Polda Metro...

PNS di Bandung Meninggal Dunia, Setelah Pergoki Pencurian Ayam Bangkok

BANDUNG - Seorang warga berinisial DYZ (64 tahun) yang merupakan seorang Pegawai Negeri Sipil (PNS) meninggal dunia, setelah memergoki pencurian ayam bangkok di kediamannya...

Warga Lagi Asik Ngopi Tiba-tiba Ditampar, Kapolres Kapuas Hulu Sampaikan Permohonan Maaf

KAPUAS HULU - Setelah videonya viral di media sosial, Kapolres Kapuas Hulu, AKBP Wisnu Perdana Putra, menyampaikan permohonan maaf setelah menampar seorang warga bernama...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

Peristiwa

Kriminal

Politik

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan