Sabtu, November 7, 2026
Google search engine

FORDAS Cilamaya Berbunga Ajak MUI dan Ormas Islam ‘Dakwahkan’ Kampanye Lingkungan Hidup Lewat Khutbah Jumat

KARAWANG – Dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia pada 5 Juni 2026, FORDAS Cilamaya Berbunga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjadikan isu lingkungan hidup bukan sekadar agenda seremonial tahunan, melainkan sebagai gerakan bersama dan kesadaran kolektif dalam kehidupan sehari-hari.

Presidium FORDAS Cilamaya Berbunga, Muslim Hafidz, M.Si mengatakan, berbagai persoalan lingkungan sedang dihadapi saat ini, mulai dari sampah, pencemaran sungai, kerusakan pesisir, hingga berkurangnya ruang hijau, membutuhkan keterlibatan semua pihak.

Lingkungan yang bersih dan lestari tidak dapat diwujudkan hanya oleh pemerintah, tetapi memerlukan partisipasi aktif masyarakat, tokoh agama, organisasi kemasyarakatan, dunia usaha, dan seluruh pemangku kepentingan.

Oleh karenanya, FORDAS Cilamaya Berbunga menyampaikan beberapa ajakan:

Berita Lainnya  GCI Soroti Dugaan Pengaturan Proyek Pokir di Dinas Pertanian Karawang

1. Kepada Pemerintah Daerah

Momentum 5 Juni 2026 Hari Lingkungan Hidup Se-dunia hendaknya tidak berhenti pada kegiatan seremonial semata. Ia mengajak Pemerintah Kabupaten Karawang untuk menjadikan tanggal 5 Juni sebagai gerakan nyata membersihkan sampah, menata lingkungan, dan melakukan aksi-aksi pelestarian lingkungan melalui instruksi yang terkoordinasi hingga tingkat kecamatan dan desa.

2. Kepada Organisasi Keagamaan Islam

FORDAS Cilamaya Berbunga mengajak Majelis Ulama Indonesia (MUI), Nahdlatul Ulama (NU), Muhammadiyah, Persis, Dewan Masjid Indonesia (DMI), serta organisasi Islam lainnya untuk menjadikan tema lingkungan hidup sebagai materi khutbah Jumat pada 5 Juni 2026 maupun kesempatan keagamaan lainnya.

Nilai-nilai agama yang mengajarkan kebersihan, larangan merusak alam, Fatwa MUI tentang lingkungan, serta tanggung jawab manusia sebagai khalifah di bumi perlu terus disampaikan kepada umat.

Berita Lainnya  Tak Ada Lagi Dualisme KADIN Karawang, Rafiudin Firdaus Kepemimpinan yang Sah

3. Kepada Organisasi Lintas Iman

Ia juga mengajak Persekutuan Gereja-Gereja di Indonesia (PGI), Konferensi Waligereja Indonesia (KWI), Majelis Konghucu Indonesia (MAKIN), Majelis Buddhayana Indonesia (MBI), Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI), serta organisasi keagamaan lainnya untuk menjadikan kepedulian terhadap lingkungan sebagai bagian dari pesan-pesan keagamaan dan kegiatan peribadatan. Menjaga bumi merupakan tanggung jawab bersama seluruh umat manusia.

4. Kepada Seluruh Masyarakat

Ia mengajak masyarakat untuk meluangkan 5 menit setiap hari melakukan aksi sederhana membersihkan lingkungan sekitar rumah, tempat kerja, sekolah, tempat ibadah, dan ruang publik lainnya. Perubahan besar selalu dimulai dari langkah kecil yang dilakukan secara konsisten.

Berita Lainnya  PERADI Kritik Keras Barrier Gate di Mapolresta Karawang : "Bikin Ribet Masyarakat yang Berkunjung"

“Mari kita jadikan Hari Lingkungan Hidup Sedunia sebagai momentum membangun budaya peduli lingkungan. Bumi yang bersih, sungai yang sehat, dan lingkungan yang lestari adalah warisan terbaik yang dapat kita tinggalkan bagi generasi mendatang,” tutur Muslim Hafidz.

“Yuk, luangkan 5 menit untuk kebaikan. Bersihkan sekitar kita dan jadikan menjaga lingkungan sebagai kesadaran kolektif bersama,” tutup Gus Ucim (sapaan akrab).***

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Tahanan Perempuan Hamil di Dalam Sel, Kapolsek Dompu Dicopot, Anggotanya Diperiksa Propam Polda NTB

DOMPU - Kapolsek Dompu, Ipda Sarbani, mendadak dicopot dari jabatannya. Pencopotan terjadi ketika viral isu mengenai seorang tahanan perempuan yang dikabarkan hamil di dalam...

Jokowi Marah di Persidangan, Karena Dokter Tifa Sempat Datangi Makam Orang Tuanya

JAKARTA - Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) mengaku sangat tersinggung dan marah ketika hadir sebagai saksi pelapor dalam sidang kasus dugaan ijazah palsu...

Tiga Jari Putus Setelah Alami Kecelakaan Kerja, Karyawati di Bekasi Dipaksa Tetap Bekerja, Disodori Surat Perjanjian Tak Menuntut

BEKASI - Nasib pilu kasus kecelakaan kerja dialami oleh Rindi Natasya (22 tahun), karyawati PT Daehyun Bobbin Indonesia yang berlokasi di kawasan Industri Jababeka...

Rp58,7 Miliar Dana CSR Bantu Pembangunan, Kang Jimmy : “Saya Akui Bupati Aep Visioner”

KARAWANG - Berdasarkan data laporan tahun 2025, sekitar Rp58,7 miliar dana bantuan perusahaan/industri melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Perusahaan (TJSLP) atau Corporate Social...

Menghilang Setelah Penetapan Tersangka Listyo Sigit, Seskab Teddy Akhirnya Muncul Dampingi Prabowo

JAKARTA - Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya sempat menjadi perbincangan dan dicari publik karena tidak terlihat dalam beberapa agenda kepresidenan di tengah isu...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

Peristiwa

Kriminal

Politik

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan