Minggu, Juli 12, 2026
spot_img

FORDAS Cilamaya Berbunga Ajak MUI dan Ormas Islam ‘Dakwahkan’ Kampanye Lingkungan Hidup Lewat Khutbah Jumat

KARAWANG – Dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia pada 5 Juni 2026, FORDAS Cilamaya Berbunga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjadikan isu lingkungan hidup bukan sekadar agenda seremonial tahunan, melainkan sebagai gerakan bersama dan kesadaran kolektif dalam kehidupan sehari-hari.

Presidium FORDAS Cilamaya Berbunga, Muslim Hafidz, M.Si mengatakan, berbagai persoalan lingkungan sedang dihadapi saat ini, mulai dari sampah, pencemaran sungai, kerusakan pesisir, hingga berkurangnya ruang hijau, membutuhkan keterlibatan semua pihak.

Lingkungan yang bersih dan lestari tidak dapat diwujudkan hanya oleh pemerintah, tetapi memerlukan partisipasi aktif masyarakat, tokoh agama, organisasi kemasyarakatan, dunia usaha, dan seluruh pemangku kepentingan.

Oleh karenanya, FORDAS Cilamaya Berbunga menyampaikan beberapa ajakan:

Berita Lainnya  Khawatir Ganggu Nilai Pluralisme, Tokoh Masyarakat ini Tak Setuju Jika Nama Jawa Barat Diganti dengan Tatar Sunda

1. Kepada Pemerintah Daerah

Momentum 5 Juni 2026 Hari Lingkungan Hidup Se-dunia hendaknya tidak berhenti pada kegiatan seremonial semata. Ia mengajak Pemerintah Kabupaten Karawang untuk menjadikan tanggal 5 Juni sebagai gerakan nyata membersihkan sampah, menata lingkungan, dan melakukan aksi-aksi pelestarian lingkungan melalui instruksi yang terkoordinasi hingga tingkat kecamatan dan desa.

2. Kepada Organisasi Keagamaan Islam

FORDAS Cilamaya Berbunga mengajak Majelis Ulama Indonesia (MUI), Nahdlatul Ulama (NU), Muhammadiyah, Persis, Dewan Masjid Indonesia (DMI), serta organisasi Islam lainnya untuk menjadikan tema lingkungan hidup sebagai materi khutbah Jumat pada 5 Juni 2026 maupun kesempatan keagamaan lainnya.

Nilai-nilai agama yang mengajarkan kebersihan, larangan merusak alam, Fatwa MUI tentang lingkungan, serta tanggung jawab manusia sebagai khalifah di bumi perlu terus disampaikan kepada umat.

Berita Lainnya  Perairan Tarumjaya - Bekasi Diduga Tercemar Limbah Industri, Nelayan Sampai Menjerit Minta Bantuan Prabowo dan Dedi Mulyadi

3. Kepada Organisasi Lintas Iman

Ia juga mengajak Persekutuan Gereja-Gereja di Indonesia (PGI), Konferensi Waligereja Indonesia (KWI), Majelis Konghucu Indonesia (MAKIN), Majelis Buddhayana Indonesia (MBI), Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI), serta organisasi keagamaan lainnya untuk menjadikan kepedulian terhadap lingkungan sebagai bagian dari pesan-pesan keagamaan dan kegiatan peribadatan. Menjaga bumi merupakan tanggung jawab bersama seluruh umat manusia.

4. Kepada Seluruh Masyarakat

Ia mengajak masyarakat untuk meluangkan 5 menit setiap hari melakukan aksi sederhana membersihkan lingkungan sekitar rumah, tempat kerja, sekolah, tempat ibadah, dan ruang publik lainnya. Perubahan besar selalu dimulai dari langkah kecil yang dilakukan secara konsisten.

Berita Lainnya  Tak Sesuai Nilai Budaya Sunda, MUI Sesalkan Lagu 'Lalaki Langit Lalanang Bejat' Ciptaan Bupati Purwakarta

“Mari kita jadikan Hari Lingkungan Hidup Sedunia sebagai momentum membangun budaya peduli lingkungan. Bumi yang bersih, sungai yang sehat, dan lingkungan yang lestari adalah warisan terbaik yang dapat kita tinggalkan bagi generasi mendatang,” tutur Muslim Hafidz.

“Yuk, luangkan 5 menit untuk kebaikan. Bersihkan sekitar kita dan jadikan menjaga lingkungan sebagai kesadaran kolektif bersama,” tutup Gus Ucim (sapaan akrab).***

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Belum Ada Urgensi Perubahan Nama Jawa Barat Jadi Tatar Sunda

KARAWANG - Wakil Ketua DPR RI, Cucun Ahmad Sjamsurijal menilai belum ada urgensi terkait perubahan nama Provinsi Jawa Barat menjadi Tatar Sunda. Cucun pun meminta...

Bejat! Anak Sendiri kok Dicabuli, Si Gondrong Kini Sudah Diringkus Polisi

KARAWANG - DH (46), seorang ayah asal Kecamatan Karawang Timur, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, ini terpaksa diringkus polisi, setelah kedapatan memperkosa anak kandungnya sendiri. Ironisnya,...

Bikin Bingung! Dedi Mulyadi Sebut Jalan Bergelombang Interchange Karawang Barat Kewenangan Jasa Marga

KARAWANG - Gubernur Jawa Barat, Kang Dedi Mulyadi (KDM) merespon keluhan masyarakat mengenai banyaknya kecelakaan lalu lintas yang disebabkan jalan bergelombang di Jalan Interchange...

Ono Surono dan Dedi Mulyadi Sependapat Tak Perlu Ada Perubahan Nama Jawa Barat Menjadi Tatar Sunda

BANDUNG - Wakil Ketua DPRD Jawa Barat, Ono Surono hingga Gubernur Jawa Barat (Jabar) Dedi Mulyadi alias KDM secara terpisah mengutarakan pendapat senada bahwa...

Pertama, Presiden Prabowo Luncurkan Biodiesel B50 di KM 57A Karawang

KARAWANG - Presiden Prabowo meluncurkan Biodiesel B50 di Rest Area KM 57A, Tol Jakarta - Cikampek, Kecamatan Klari, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, pada Kamis...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan