KARAWANG – Video viral siswa SDN Kemiri 2 yang menapaki ‘jalan butut’ hingga berkilo-kilo meter saat berangkat ke sekolah, ditanggapi Ketua Ketua DPC Ormas MKGR (Musyawarah Kekeluargaan Gotong Royong) Karawang, Abdul Azis, SE (Abi Azis).
Saat memberikan bantuan sepeda kepada siswa viral Sultan Maulana (12) dan siswa anak yatim piatu Ispanul Kasbi (11), Abi Azis menyampaikan jika jalan rusak tersebut tidak semuanya belum dicor beton. Melainkan ada sekitar 2 kilo meter yang belum tersentuh pembangunan.
Diperkirakan, Dinas PUPR Karawang cukup menganggarkan sekitar Rp 7 miliar untuk cor beton jalan rusak tersebut.
“Di ujung sana sudah dicor dan di ujung sini juga sudah, cuma tengah-tengahnya saja belum dicor. Perkiraan sekitar 2 kilo-an,” tutur Abi Azis, saat berada di lokasi jalan rusak yang menjadi jalan penghubung antara Desa Kemiri dengan Desa Jayamakmur, Kecamatan Jayakerta tersebut, Kamis (4/6/2026).
Namun demikian, Abi Azis meyakini jika Bupati Karawang, H. Aep Syaepuloh pasti responsif terhadap keluhan jalan rusak dari masyarakat ini. Terlebih, Bupati Aep selalu menekankan kepada para kepala dinasnya untuk memprioritaskan sektor-sektor program pembangunan yang bersentuhan langsung dengan masyarakat dan layanan publik.
Oleh karenanya, Anggota DPRD Karawang dari Partai Golkar ini mengaku akan berkoordinasi dengan Dinas PUPR Karawang, untuk segera memperbaiki jalan rusak ini. Pasalnya, jalan pengubung antar desa ini merupakan akses jalan utama Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) di Kecamatan Jayakerta, serta jalan yang menjadi daya dukung produksi pertanian.
“Tapi bener juga ini jalan harus segera dicor ya!. Karena situasi jalannya sepi dan trotoang (jalanan sepi dari aktivitas penduduk). Jadi bahaya juga kalau anak-anak sekolah lewat di jalan ini (rawan begal dan kejahatan anak lainnya). Mudah-mudahan kalau sudah dicor, situasi jalannya jadi lebih ramai,” kata Abi Azis.

Sudah Ada Anggaran Perbaikan Jalan di Tahun ini
Di kesempatan terpisah, Kepala Bidang Jalan dan Jembatan Dinas PUPR Karawang, Dani menyebut jika jalan rusak Kemiri-Jayamakmur memang menjadi prioritas pembangunan di tahun anggaran 2026. Bahkan, Dani menyebut sudah ada anggaran yang diplot untuk dibangun.
Tetapi saat ditanya sekitar bulan apa proses pembangunan jalan akan dilakukan, Dani hanya menjelaskan jika semuanya tinggal menunggu proses tender atau lelang pekerjaan jalan.
“Pasti prioritas itu (jalan rusak Kemiri-Jayamakmur), karena ada program di tahun ini. Mudah-mudahan secepatnya, proses tender dulu,” singkat Dani, saat dikonfirmasi Redaksi Opiniplus.com, melalui pesan WhatsApp (WA).***










