Kamis, November 5, 2026
Google search engine

Berlangsung Demokratis dan Kondusif, 154 Desa di Bekasi Gelar Pemilihan BPD Serentak

BEKASI – Sebanyak 154 dari total 179 desa di wilayah Kabupaten Bekasi, Provinsi Jawa Barat, secara serentak menggelar pemilihan anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Tahun 2026-2034 untuk menggantikan yang masa tugasnya berakhir pada 18 Juli 2026.

Plt Bupati Bekasi, dr. Asep Surya Atmaja, bersama Kapolres Metro Bekasi, Kombes Pol Sumarni dan Kadis DPMD, Iman Santoso melakukan monitoring langsung pelaksanaan pemilihan Calon Badan Permusyawaratan Desa (BPD) yang berlangsung di Desa Cipayung, Kecamatan Cikarang Timur, Sabtu (23/05/2026).

Monitoring tersebut dilakukan untuk memastikan jalannya proses demokrasi tingkat desa berlangsung aman, tertib, dan kondusif.

Selain hadir di lokasi, Plt Bupati Bekasi juga memantau proses pemilihan di 23 kecamatan se-Kabupaten Bekasi melalui sambungan Zoom Meeting.

Berita Lainnya  Sudaryono Usul MBG Jadi Mata Pelajaran Wajib di Sekolah Seperti Penjaskes

Dalam kesempatan itu, Asep Surya Atmaja menyampaikan pesan penting kepada masyarakat maupun para calon BPD agar menjaga suasana persaudaraan selama proses pemilihan berlangsung.

“Saya berpesan untuk semua warga, jaga silaturahmi. Ini bukan merupakan pertandingan, tapi perjalanan demokrasi yang memang harus diikuti,” ujarnya.

Ia menegaskan, para calon BPD yang nantinya terpilih memiliki peran strategis sebagai penyambung aspirasi masyarakat.

Menurutnya, BPD memiliki fungsi penting dalam pengawasan pemerintahan desa, penganggaran, hingga pembentukan peraturan desa yang harus selaras dengan kepala desa.

“Calon-calon ini nantinya bakal menjadi penyambung lidah rakyat. Fungsinya sebagai pengawas desa, bagian dari penganggaran, serta membuat peraturan desa yang harus sinkron dengan kepala desa,” katanya.

Berita Lainnya  Mendagri Siapkan Insentif Fiskal Rp1 Triliun bagi Pemerintah Daerah yang Dukung Program MBG

Plt Bupati Bekasi juga mengimbau masyarakat untuk menjaga kondusivitas dan tidak menjadikan kontestasi pemilihan BPD sebagai ajang perpecahan.

“Yang penting jaga silaturahmi. Karena ini bukan pertandingan, tapi perjalanan demokrasi yang memang harus diikuti,” tambahnya.

Kepada calon yang nantinya terpilih, dr. Asep memberikan berpesan agar tetap memegang komitmen dan janji yang telah disampaikan kepada masyarakat selama masa pencalonan.

“Kalau yang terpilih, ini kan pilihan rakyat. Jadi yang punya janji ya harus menepati. Tidak boleh setelah dipilih, lupa dengan janji-janjinya,” tegasnya.

Berita Lainnya  Prabowo Cari Dedi Mulyadi yang Tidak Hadir dalam Rakornas TPAKD

Menurutnya, lingkup pemerintahan desa yang relatif kecil membuat hubungan antara wakil rakyat desa dan masyarakat menjadi lebih dekat, sehingga aspirasi warga harus benar-benar diperhatikan.

“Apalagi lingkupnya kecil. Kalau desa itu masyarakatnya tidak terlalu banyak, jadi insyaallah harus bisa diakomodir,” pungkasnya.

Pelaksanaan pemilihan Calon BPD di sejumlah desa di Kabupaten Bekasi sendiri berlangsung dengan pengawasan pemerintah daerah sebagai bagian dari upaya memperkuat demokrasi dan tata kelola pemerintahan desa yang partisipatif.***

Sumber : bekasikab.go.id

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

8 Anggota Polresta Karawang Diperiksa Propam Polda Jabar, Gegara Bebaskan Pengedar OKT

KARAWANG - Sebanyak delapan anggota Polresta Karawang saat ini diperiksa Bidang Propam Polda Jawa Barat (Jabar), setelah mereka membebaskan seorang pengedar obat keras tertentu...

Video Lawas Jokowi Soal Data Intelejen Kembali Viral Pasca Penetapan Tersangka Listyo Sigit

JAKARTA - Video lawas pernyataan Joko Widodo (Jokowi) pada September 2023 kembali viral di media sosial, setelah Bareskrim Polri menetapkan mantan Kapolri Jenderal (Purn)...

Kepsek SDN 15 Woja Dibacok Pemuda Saat Mengajar Dalam Kelas, Murid dan Guru Berhamburan Ketakutan

DOMPU - Kepala Sekolah (Kepsek) Dasar Negeri (SDN) 15 Woja, Kabupaten Dompu, Nusa Tenggara Barat (NTB), Mahfud diserang oleh seorang pemuda menggunakan senjata tajam...

‘Gercep’ Tangkap Pelaku Pencabulan, Bupati Aep Apresiasi Polresta Karawang

KARAWANG - Bupati Karawang, H. Aep Syaepuloh menyampaikan apresiasi kepada jajaran Polresta Karawang yang bergerak cepat (gercep) menangkap pemilik warung kelontong berinisial FR atau...

Mahfud MD : Ini Kejahatan Serius dan Berpotensi Dijerat Pasal Makar

JAKARTA - Mahfud MD menilai penetapan mantan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo sebagai tersangka kasus dugaan penyadapan ilegal (tapping) terhadap Presiden Prabowo Subianto dan...

Hukum

Mahfud MD : Ini Kejahatan Serius dan Berpotensi Dijerat Pasal Makar

JAKARTA - Mahfud MD menilai penetapan mantan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo sebagai tersangka kasus dugaan penyadapan ilegal (tapping) terhadap Presiden Prabowo Subianto dan...

CAPTURE

Berita Pilihan

Peristiwa

Kriminal

Politik

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan