Jumat, November 6, 2026
Google search engine

ODGJ ini Berontak saat Diamankan Satpol PP, Ternyata Konten Kreator yang sedang Nge-Prank di Ruang Publik

PURWAKARTA – Sebuah video yang sudah beredar di media sosial memperlihatkan petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Purwakarta mengamankan seorang yang diduga orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) di kawasan Situ Buleud, Purwakarta, Jawa Barat.

Video tersebut menarik perhatian publik setelah rambut pria yang diduga ODGJ itu tiba-tiba terlepas saat petugas hendak menggotongnya ke mobil patroli.

Belakangan diketahui, rambut tersebut merupakan rambut palsu yang digunakan sebagai properti. Pria itu ternyata bukan ODGJ, melainkan seorang konten kreator yang sedang membuat konten prank dengan menyamar sebagai ODGJ di ruang publik.

Berita Lainnya  PSSI Kecam Keras Penyerangan yang Tewaskan Bobotoh di Bogor, Minta Polisi Tindak Tegas Pelaku

Dalam video yang beredar, sejumlah petugas Satpol PP sempat berusaha mengamankan pria tersebut setelah menerima laporan dari masyarakat. Namun suasana berubah menjadi gelak tawa ketika rambut palsu yang dikenakannya copot saat proses evakuasi.

Diketahui, konten kreator tersebut memang kerap membuat video prank dengan berpura-pura menjadi ODGJ di berbagai tempat umum untuk kebutuhan konten media sosial.

Kepala Bidang Ketertiban Umum dan Ketenteraman Masyarakat Satpol PP Kabupaten Purwakarta, Teguh Juarsa, membenarkan peristiwa tersebut.

Berita Lainnya  Bentrok Antarwaraga, Situasi di Cikampek Mencekam, Polisi Berjaga-jaga

“Jadi kejadiannya ada warga datang ke Satpol yang lagi jaga di sekitaran PLN, bilang ada ODGJ. Pas ditangkap mau diangkut ke mobil patroli, ternyata settingan dari konten kreator yang lagi bikin konten ODGJ di sekitar Situ Buleud,” kata Teguh saat di konfirmasi, Rabu (8/7/2026).

Menurut Teguh, petugas bergerak setelah menerima laporan dari warga yang mengira pria tersebut benar-benar mengalami gangguan jiwa dan berpotensi mengganggu ketertiban umum.

Berita Lainnya  Tiga Jari Putus Setelah Alami Kecelakaan Kerja, Karyawati di Bekasi Dipaksa Tetap Bekerja, Disodori Surat Perjanjian Tak Menuntut

Saat proses pengamanan berlangsung, petugas baru menyadari bahwa pria tersebut hanyalah seorang konten kreator yang sedang membuat video prank.

Menurutnya, usai identitasnya diketahui, konten kreator tersebut langsung pergi tanpa memberikan penjelasan kepada petugas.

“Bercandanya malah begitu dan tidak ada klarifikasi dari konten kreatornya,” ujar Teguh.***

Sumber : Kompas.com

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Jokowi Marah di Persidangan, Karena Dokter Tifa Sempat Datangi Makam Orang Tuanya

JAKARTA - Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) mengaku sangat tersinggung dan marah ketika hadir sebagai saksi pelapor dalam sidang kasus dugaan ijazah palsu...

Tiga Jari Putus Setelah Alami Kecelakaan Kerja, Karyawati di Bekasi Dipaksa Tetap Bekerja, Disodori Surat Perjanjian Tak Menuntut

BEKASI - Nasib pilu kasus kecelakaan kerja dialami oleh Rindi Natasya (22 tahun), karyawati PT Daehyun Bobbin Indonesia yang berlokasi di kawasan Industri Jababeka...

Rp58,7 Miliar Dana CSR Bantu Pembangunan, Kang Jimmy : “Saya Akui Bupati Aep Visioner”

KARAWANG - Berdasarkan data laporan tahun 2025, sekitar Rp58,7 miliar dana bantuan perusahaan/industri melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Perusahaan (TJSLP) atau Corporate Social...

Menghilang Setelah Penetapan Tersangka Listyo Sigit, Seskab Teddy Akhirnya Muncul Dampingi Prabowo

JAKARTA - Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya sempat menjadi perbincangan dan dicari publik karena tidak terlihat dalam beberapa agenda kepresidenan di tengah isu...

Roy Suryo Tertawa Saat Jokowi Tunjukkan Ijazah di Persidangan

JAKARTA - Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) menunjukkan ijazah S1 miliknya dari Universitas Gadjah Mada (UGM) saat menjadi saksi kasus fitnah ijazah palsu...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

Peristiwa

Kriminal

Politik

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan