Kamis, Agustus 20, 2026
spot_img

Job Fair Kota Bekasi, 7 Ribu Pencaker Berebut 3,5 Ribu Loker di 50 Perusahaan

KOTA BEKASI – Wali Kota Bekasi Tri Adhianto Tjahyono menghadiri pembukaan Job Fair Kota Bekasi 2026 yang diselenggarakan oleh Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kota Bekasi di Mega Bekasi Hypermall pada Selasa (7/7/2026).

Kegiatan yang berlangsung selama dua hari ini menghadirkan 50 perusahaan dengan total 3.500 lowongan kerja bagi masyarakat.

Antusiasme masyarakat terhadap pelaksanaan Job Fair 2026 sangat tinggi. Sebelum kegiatan dimulai, tercatat sekitar 7.000 pencari kerja telah mendaftarkan diri melalui sistem pendaftaran daring (online) yang disediakan Disnaker Kota Bekasi.

Wali Kota mengapresiasi pelaksanaan pameran bursa kerja tahun ini yang dinilai jauh lebih tertata jika dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya. Menurutnya, penerapan sistem digital membuat proses pencarian kerja menjadi lebih tertib dan efisien.

“Pelaksanaan Job Fair tahun ini lebih rapi. Para pencari kerja tidak lagi membawa berkas CV dalam bentuk hardcopy, tetapi cukup mendaftar secara online. Di lokasi, perusahaan tinggal menyediakan barcode untuk mengakses seluruh persyaratan dan dokumen pelamar,” ujar Tri Adhianto dalam keterangannya, Rabu (8/7).

Berita Lainnya  Sidang Perdana Dugaan Penganiayaan oleh Anggota DPRD Bekasi, JPU Bacakan Surat Dakwaan

Sebanyak 3.500 lowongan kerja berasal dari 50 perusahaan yang bergerak di berbagai sektor, mulai dari manufaktur, jasa, hingga layanan.

Wali Kota juga menyampaikan bahwa Job Fair tahun ini turut memberikan perhatian kepada teman-teman istimewa. Sekitar 300 kesempatan kerja disediakan oleh sejumlah perusahaan bagi penyandang disabilitas sebagai bentuk implementasi amanat peraturan mengenai kesempatan kerja yang inklusif.

“Kami bersyukur tahun ini sudah tersedia sekitar 300 peluang kerja bagi teman-teman istimewa. Ke depan tentu akan terus kami fasilitasi, termasuk melalui pelatihan agar semakin banyak perusahaan memenuhi ketentuan penyediaan kesempatan kerja bagi penyandang disabilitas,” ujanya.

Berita Lainnya  Kepala Inspektorat Banda Aceh Ditangkap Bareng Pasangan Sejenis

Tri menambahkan, Pemkot Bekasi bersama DPRD juga telah membahas kemungkinan penambahan pelaksanaan pameran serupa apabila dukungan anggaran memungkinkan. Hal ini bertujuan memberikan kesempatan lebih luas bagi lulusan baru SMA maupun SMK yang umumnya mulai aktif mencari pekerjaan beberapa bulan setelah kelulusan.

“Kalau memungkinkan, kami ingin menambah pelaksanaan Job Fair di akhir tahun, sekitar November atau Desember, agar waktunya sesuai dengan kebutuhan para lulusan baru memasuki dunia kerja,” ungkapnya.

Selain itu, pihaknya juga tengah menyiapkan program pemagangan yang ditargetkan mulai dilaksanakan pada tahun depan. Program itu akan diprioritaskan bagi masyarakat Kota Bekasi dengan melibatkan perusahaan-perusahaan yang beroperasi di wilayah Kota Bekasi.

“Program pemagangan ini menjadi salah satu upaya agar calon tenaga kerja memiliki pengalaman terlebih dahulu sebelum direkrut secara penuh oleh perusahaan. Setelah magang, harapannya mereka bisa langsung diangkat atau diperpanjang sesuai kebutuhan perusahaan,” jelas Tri.

Berita Lainnya  3 Kali Mangkir Panggilan, Kejari Bekasi Tahan Mantan Dirus Perumda Tirta Bhagasasi

Sementara itu, Kepala Disnaker Kota Bekasi Dzikron menyampaikan, kondisi ketenagakerjaan di Kota Bekasi masih menunjukkan tren positif. Meski terdapat perusahaan yang melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK), jumlah perusahaan yang mengajukan pencatatan Perjanjian Kerja Waktu Tertentu (PKWT) masih lebih banyak sehingga peluang kerja tetap terbuka.

Pemkot Bekasi optimistis angka pengangguran terbuka yang saat ini berada di kisaran 7,33% dapat terus ditekan secara bertahap melalui berbagai program penempatan tenaga kerja, pameran bursa kerja, serta program pemagangan yang akan dikembangkan. (H-2)

Sumber : Media Indonesia

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Jika Tidak Ditutup, Habib Bahar Ancam Bakar Pabrik Miras di Bogor

BOGOR - Ratusan massa yang terdiri dari organisasi masyarakat (ormas), ulama, warga, dan santri menggelar aksi demonstrasi di depan PT Intitirta Sarimakmur di Desa...

Kepala Inspektorat Banda Aceh Ditangkap Bareng Pasangan Sejenis

BANDA ACEH - Kepala Inspektorat Kota Banda Aceh, FD (52) ditangkap polisi syariah bersama pasangan sejenis di kantornya. FD sudah ditetapkan sebagai tersangka. Kasatpol PP-Wilayatul...

Tak Tembus Bundaran HI, Mahasiswa UI Ancam Bakal Demo Lagi Akhir Agustus

JAKARTA - Rencana massa mahasiswa menggelar aksi di Bundaran HI, Jakarta, Selasa (18/8/2026), berakhir tanpa mencapai titik tujuan. Setelah tertahan barikade kepolisian di depan...

Praperadilan Febrie Ardiansyah Minta Hakim Batalkan Status Tersangka dan Kembalikan Barang Sitaan

JAKARTA - Eks Jampidsus Febrie Ardiansyah melalui kuasa hukumnya, Muhammad Farizi, meminta Hakim Tunggal Richard Edwin mengabulkan seluruh permohonan praperadilan yang diajukannya. Dalam permohonan yang...

Karnaval Agustusan di Cicalengka Berujung Ricuh dan Adu Jotos

BANDUNG - Karnaval perayaan HUT ke-81 RI di Jalan Raya Cicalengka, Kabupaten Bandung, pada Senin (17/8/2026) berujung ricuh akibat sekelompok orang yang diduga mabuk...

Hukum

Kepala Inspektorat Banda Aceh Ditangkap Bareng Pasangan Sejenis

BANDA ACEH - Kepala Inspektorat Kota Banda Aceh, FD (52) ditangkap polisi syariah bersama pasangan sejenis di kantornya. FD sudah ditetapkan sebagai tersangka. Kasatpol PP-Wilayatul...

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan