Rabu, Juli 8, 2026
spot_img

Tinggal Seorang Diri, Buruh Harian Lepas Ditemukan Meninggal Dunia

PURWAKARTA – Seorang pria ditemukan meninggal dunia di sebuah rumah di Kampung Ciarakoneng, RT 12 RW 04, Desa Legoksari, Kecamatan Darangdan, Kabupaten Purwakarta, Selasa (7/7/2026).

Korban diketahui berinisial H (42), seorang buruh harian lepas yang tinggal seorang diri di lokasi tersebut. Peristiwa pertama kali diketahui sekitar pukul 16.00 WIB, setelah warga menemukan korban dalam kondisi telah meninggal dunia, kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada aparat desa yang selanjutnya diteruskan kepada Polsek Darangdan.

Berita Lainnya  Viral Video Anggota TNI Diduga Intimidasi Petani di Tasikmalaya

Menerima laporan tersebut, petugas piket Polsek Darangdan bersama Unit Reskrim dan Unit Identifikasi Polres Purwakarta segera mendatangi lokasi untuk melakukan olah TKP, mengumpulkan keterangan para saksi, serta melakukan proses identifikasi.

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal di lokasi, petugas tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban maupun indikasi tindak pidana.

Selanjutnya, jenazah dievakuasi ke RSUD Bayu Asih Purwakarta untuk dilakukan pemeriksaan visum luar guna melengkapi proses penyelidikan.

Berita Lainnya  Truk Terobos Lampu Merah di Bekasi Tabrak 6 Pengedara, 1 Orang Tewas

Kapolres Purwakarta, AKBP I Dewa Putu Gede Anom Danujaya melalui nKasi Humas Polres Purwakarta, IPTU Tini Yutini, membenarkan adanya peristiwa tersebut.

Ia mengatakan bahwa kepolisian telah melakukan penanganan sesuai prosedur dan mengimbau masyarakat agar tidak berspekulasi mengenai penyebab kematian sebelum seluruh proses pemeriksaan selesai.

“Petugas telah melakukan olah TKP, meminta keterangan para saksi, serta mengevakuasi jenazah ke RSUD Bayu Asih untuk pemeriksaan lebih lanjut. Dari hasil pemeriksaan awal, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan yang mengarah pada tindak pidana. Kami mengimbau masyarakat agar tidak menyebarkan informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya dan menghormati privasi keluarga yang sedang berduka,” ujar IPTU Tini Yutini.***

Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Khawatir Ganggu Nilai Pluralisme, Tokoh Masyarakat ini Tak Setuju Jika Nama Jawa Barat Diganti dengan Tatar Sunda

KARAWANG - H. Toto Suripto, tokoh masyarakat Kabupaten Karawang, Jawa Barat mengaku tidak setuju jika nama Provinsi Jawa Barat dirubah menjadi Tatar Sunda. Dikatakan Toto,...

Soal Usulan Pergantian Nama Jawa Barat, Seluruh Fraksi DPRD Jabar Beri ‘Lampu Hijau’

BANDUNG - Wacana pergantian nama Provinsi Jawa Barat (Jabar) menjadi Tatar Sunda memasuki babak baru setelah seluruh fraksi di DPRD resmi memberikan lampu hijau...

Dugaan Pungli Pasar Bantargebang, Kejari Kota Bekasi Segera Periksa Kepala Disdagperin

KOTA BEKASI – Penyidikan kasus dugaan pungutan liar (pungli) pengadaan dan pengelolaan fasilitas Pasar Bantargebang terus terus berjalan. Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Bekasi kini...

Dulu Puji-puji dan Berlindung di Ketiak Dedi Mulyadi, Sekarang Lurah Jujun Serang Balik

KARAWANG - Siapa yang tidak tahu kedekatan antara Gubernur Jawa Barat, Kang Dedi Mulyadi (KDM) dengan Lurah Jujun atau Kades Wadas, Kecamatan Telukjambe Timur,...

Dedi Mulyadi Beri Sanksi Om Zein, Renovasi 10 Rumah Janda Pakai Uang Pribadi dan Sekolahkan Anaknya

BANDUNG - Sambil menunggu sanksi yang akan diberikan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Gubernur Jawa Barat, Kang Dedi Mulyadi (KDM) juga memanggil Bupati Purwakarta, Saepul...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan