Senin, Juni 8, 2026
spot_img

‘Masyarakat Karawang Anti LGBT’ akan Gelar Aksi Massa, KNPI Angkat Bicara

KARAWANG – Rencananya, ribuan ‘Masyarakat Karawang Anti LGBT’ akan mendatangi kantor Bupati Karawang pada Rabu (10/6/2026), untuk melakukan aksi massa dalam menyampaikan aspirasi, terkait persoalan amoral keberadaan LGBT yang baru-baru ini tengah disorot publik.

Di kesempatan lain, Dewan Pimpinan Daerah Komite Nasional Pemuda Indonesia (DPD KNPI) Karawang menyatakan dukungan terhadap upaya Pemkab Karawang dalam menjaga ketertiban umum, moralitas, serta kondusivitas kehidupan sosial masyarakat di Karawang.

DPD KNPI Karawang menilai bahwa pemerintah perlu melakukan pengawasan yang lebih ketat terhadap keberadaan tempat hiburan malam (THM) yang diduga menjadi lokasi berkumpulnya berbagai aktivitas yang dianggap bertentangan dengan norma sosial, budaya, dan nilai-nilai yang hidup di tengah masyarakat.

Wakil Ketua DPD KNPI Karawang, Cecep Jasim menyampaikan, bahwa pihaknya mendukung langkah tegas pemerintah untuk melakukan penertiban hingga penutupan secara menyeluruh terhadap tempat-tempat yang terbukti melanggar ketentuan peraturan perundang-undangan maupun ketertiban umum.

Berita Lainnya  Forum KUB Soroti 'Jalan Butut' yang Dilalui Siswa Inspiratif, Angga : 'Karawang Utara Hanya Diingat saat Musim Kampanye'

“DPD KNPI Karawang mendukung penuh langkah pemerintah daerah dan aparat terkait untuk melakukan tindakan tegas terhadap tempat hiburan malam yang terbukti menjadi lokasi aktivitas yang menimbulkan keresahan di tengah masyarakat. Kami berharap penegakan aturan dilakukan secara objektif, profesional, dan berdasarkan ketentuan hukum yang berlaku. Jangan sampai upaya Bupati Karawang menyongsong visi Karawang Maju ternodai oleh keberadaan tempat hiburan yang justru menjadi corak kemunduran ahlak masyarakat Karawang,” ujar Cecep Jasim, Senin (8/6/2026).

Menurutnya, berbagai elemen masyarakat saat ini menunjukkan perhatian yang semakin besar terhadap fenomena sosial yang berkembang di Karawang. Oleh karena itu, KNPI mendorong pemerintah daerah untuk meningkatkan pengawasan serta melakukan langkah-langkah preventif melalui edukasi, pembinaan generasi muda, dan penguatan ketahanan keluarga.

Berita Lainnya  Tegas! Pemuda Muhammadiyah Desak Theatre Night Mart Ditutup Permanen

KNPI juga terus mendorong agar pemda melalui dinas terkait untuk melakukan tindakan tegas terhadap perilaku-perilaku menyimpang seperti ini, mulai dari lingkungan sekolah sampai lingkungan kerja. “Jangan sampai nanti ada oknum ASN yang berprilaku menyimpang seperti itu,” katanya.

DPD KNPI Karawang juga menyatakan dukungannya terhadap aksi penyampaian aspirasi yang akan dilaksanakan oleh ‘Masyarakat Karawang Anti LGBT’ pada Rabu, 10 Juni 2026, di lingkungan Pemerintah Daerah Kabupaten Karawang.

Aksi tersebut direncanakan akan diikuti oleh sekitar 5.000 peserta dari berbagai unsur masyarakat yang ingin menyampaikan aspirasi dan pandangannya kepada pemerintah daerah, terkait isu sosial yang berkembang di Kabupaten Karawang.

Berita Lainnya  ASN Karawang Manfaatkan WFH untuk Liburan ke Luar Kota, Askun : "Sekda Mana Taringmu"

DPD KNPI Karawang berharap seluruh rangkaian kegiatan penyampaian aspirasi dapat berlangsung dengan tertib, damai, serta tetap menghormati ketentuan hukum yang berlaku.

“Kami mengajak seluruh peserta aksi untuk menjaga ketertiban, keamanan, dan kondusivitas daerah. Penyampaian aspirasi merupakan hak warga negara yang harus dilaksanakan secara bertanggung jawab dan sesuai dengan aturan yang berlaku,” tambah Cecep Jasim

DPD KNPI Karawang menegaskan komitmennya untuk terus menjadi mitra strategis pemerintah dalam menjaga persatuan, ketertiban sosial, serta mendorong pembangunan karakter generasi muda yang berlandaskan nilai-nilai kebangsaan, keagamaan, dan budaya bangsa.***

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Desak ‘THM Sarang Maksiat’ Ditutup Total, Santri Pondok Pesantren Bakal Kepung Kantor Bupati Karawang

KARAWANG - Jamiyyah Nahdatul Ulama (JNU) mendesak agar Bupati Karawang, H. Aep Syaepuloh segera menutup total Tempat Hiburan Malam (THM) yang diduga menjadi sarang...

Proyek SPPG Mandek, Investor di Sukabumi Merugi Rp 218 Miliar

SUKABUMI - Munjayin, investor asal Cikiray, Kecamatan Cisaat, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat mengaku rugi Rp 218 miliar dalam proyek pengambilalihan 97 dapur khusus Satuan...

Soal Kontroversi ‘Map Bertuliskan Bupati Karawang’ di Rumah Eks Kepala BGN, Ternyata Hanya Dokumen Pengajuan Kekurangan SPPG

KARAWANG - Terkait kontroversi keberadaan 'map bertuliskan Bupati Karawang' di rumah eks Kepala BGN, Dadan Hindayana, saat dilakukan penggeledahan oleh Kejagung, Bupati Karawang, H....

Nama Dani Ramdan dan Iin Farihin Jadi Sorotan di Sidang Kasus Suap Ijon Proyek Ade Kunang

BANDUNG - Bukan hanya mantan Pj Bupati Bekasi, Dani Ramdan yang terseret pusaran kasus suap ijon proyek di Pemkab Bekasi,  nama a nggota DPRD...

Karawang Gaduh Video Diduga Pasangan Muda-mudi LBGT yang Asik Berjoged

KARAWANG - Publik Karawang, khususnya masyarakat di wilayah perkotaan tengah gaduh memperbincangkan video diduga pasangan muda-mudi LGBT yang tengah asik berjoged di salah satu...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan