Rabu, Juni 10, 2026
spot_img

Makam Dibongkar, Polisi Selidiki Tewasnya Bayi 1,5 Tahun

KARAWANG – Satuan Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak serta Pemberantasan Perdagangan Orang Polres Karawang mempersiapkan langkah exhumasi (pembongkaran makam) untuk mengungkap kasus dugaan penganiayaan bayi hingga meninggal dunia di pesisir utara Kabupaten Karawang, Jabar.

Kasie Humas Polres Karawang, Ipda Cep Wildan menyampaikan, hingga kini pihaknya masih mendalami kasus dugaan penganiayaan bayi berusia 1,5 tahun hingga meninggal dunia di Desa Sukasari, Kecamatan Cibuaya, Karawang.

Ia menyampaikan, pihak kepolisian tengah melakukan penyelidikan setelah menerima informasi mengenai adanya luka-luka tidak wajar pada tubuh korban. Pada hari ini tahapannya naik menjadi penyidikan.

Berita Lainnya  Dugaan Pencabulan Anak di Karawang, Kuasa Hukum Minta Polisi Segera Tetapkan Tersangka dan Tahan Terduga Pelaku

Pihak kepolisian juga telah melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi, guna memperdalam proses penyidikan.

Selain itu, Satres Perlindungan Perempuan dan Anak serta Pemberantasan Perdagangan Orang Polres Karawang juga tengah mempersiapkan langkah pembongkaran makam.

Hal tersebut dilakukan untuk kepentingan penyidikan, sebagai bagian dari upaya mengungkap penyebab pasti kematian korban.

Sementara itu, kasus dugaan penganiayaan bayi itu terungkap ketika sang bayi menjalani perawatan di rumah sakit.

Sekitar sepekan lalu, bibi korban yang mewakili keluarga menerima telepon dari ibu kandung korban untuk segera datang ke Klinik Azahra. Setibanya di lokasi, kondisi korban dilaporkan sudah dalam keadaan kritis (kolaps).

Berita Lainnya  Keluarga Terduga 'Kiyai Cabul' Tuntut Media Massa Hapus Pemberitaan dan Minta Maaf

Pihak klinik segera merujuk korban ke Rumah Sakit Hastien. Namun nahas, korban dinyatakan meninggal dunia dalam perjalanan.

Pihak keluarga, yakni bibi dan paman korban, menemukan sejumlah luka mencurigakan saat memeriksa jenazah korban.

Luka-luka tersebut meliputi luka memar di bagian dahi dan rahang kanan, bekas gigitan pada area rahang, serta menemukan luka memar menyerupai cubitan di bagian dada kiri dan paha kanan.

Kecurigaan keluarga semakin menguat lantaran ibu kandung korban cenderung bungkam dan memberikan jawaban tidak tahu saat ditanya mengenai penyebab luka-luka tersebut.

Berita Lainnya  Pria di Bekasi Tusuk Keponakan yang Masih Balita hingga Tewas, Cuma Gegara Kesal Diganggu Saat Main Gim

Pihak keluarga korban telah menyatakan secara resmi akan menempuh jalur hukum agar pelaku penganiayaan mendapatkan hukuman yang setimpal sesuai undang-undang perlindungan anak yang berlaku.***

Sumber : AntaraNews

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Kasus Dugaan Gratifikasi Anne Ratna Mustika, LM Kembali Diperikza Kejari Purwakarta

PURWAKARTA – Mantan anggota DPRD Purwakarta berinisial LM kembali menjalani pemeriksaan di Kejaksaan Negeri (Kejari) Purwakarta, Senin (9/6/2026). Pemeriksaan terhadap LM berlangsung cukup lama. Ia...

Dugaan Penyimpangan Revitalisasi Pasar Kranji Baru Dilaporkan ke Kejari Kota Bekasi

KOTA BEKASI – Berlarut-larutnya revitalisasi Pasar Kranji Baru membuat para pedagang resah. Para pedagang yang tergabung dalam Rukun Warga Pasar Kranji Baru menilai terdapat...

Pemkot Bekasi Larang ASN ‘Ngonten’ Pakai Seragam dan Atribut Dinas

KOTA BEKASI - Pemerintah Kota Bekasi mengeluarkan surat edaran (SE) untuk aparatur sipil negara (ASN). Isinya terkait larangan ASN Pemkot Bekasi membuat konten mengenakan...

Polres Karawang Amankan 5 Pemuda dalam ‘Video Viral Pesta Gay’ di Theatre Night Mart

KARAWANG - Pasca viral video diduga pesta gay sekelompok pemuda di Theatre Night Mart - tempat hiburan malam di Jalan Tuparev Karawang - Jawa...

Desak ‘THM Sarang Maksiat’ Ditutup Total, Santri Pondok Pesantren Bakal Kepung Kantor Bupati Karawang

KARAWANG - Jamiyyah Nahdatul Ulama (JNU) mendesak agar Bupati Karawang, H. Aep Syaepuloh segera menutup total Tempat Hiburan Malam (THM) yang diduga menjadi sarang...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan