Rabu, September 23, 2026
Google search engine

Makam Dibongkar, Polisi Selidiki Tewasnya Bayi 1,5 Tahun

KARAWANG – Satuan Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak serta Pemberantasan Perdagangan Orang Polres Karawang mempersiapkan langkah exhumasi (pembongkaran makam) untuk mengungkap kasus dugaan penganiayaan bayi hingga meninggal dunia di pesisir utara Kabupaten Karawang, Jabar.

Kasie Humas Polres Karawang, Ipda Cep Wildan menyampaikan, hingga kini pihaknya masih mendalami kasus dugaan penganiayaan bayi berusia 1,5 tahun hingga meninggal dunia di Desa Sukasari, Kecamatan Cibuaya, Karawang.

Ia menyampaikan, pihak kepolisian tengah melakukan penyelidikan setelah menerima informasi mengenai adanya luka-luka tidak wajar pada tubuh korban. Pada hari ini tahapannya naik menjadi penyidikan.

Berita Lainnya  Tak Mampu Bayar Transaksi Open BO, Pedagang Mi Ayam di Bekasi Cekik Wanita Hamil hingga Tewas

Pihak kepolisian juga telah melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi, guna memperdalam proses penyidikan.

Selain itu, Satres Perlindungan Perempuan dan Anak serta Pemberantasan Perdagangan Orang Polres Karawang juga tengah mempersiapkan langkah pembongkaran makam.

Hal tersebut dilakukan untuk kepentingan penyidikan, sebagai bagian dari upaya mengungkap penyebab pasti kematian korban.

Sementara itu, kasus dugaan penganiayaan bayi itu terungkap ketika sang bayi menjalani perawatan di rumah sakit.

Sekitar sepekan lalu, bibi korban yang mewakili keluarga menerima telepon dari ibu kandung korban untuk segera datang ke Klinik Azahra. Setibanya di lokasi, kondisi korban dilaporkan sudah dalam keadaan kritis (kolaps).

Berita Lainnya  Apes! Salah Sasaran Malah Palak Mantan Ajudan Dedi Mulyadi, Preman ini Berakhir Diciduk Polisi

Pihak klinik segera merujuk korban ke Rumah Sakit Hastien. Namun nahas, korban dinyatakan meninggal dunia dalam perjalanan.

Pihak keluarga, yakni bibi dan paman korban, menemukan sejumlah luka mencurigakan saat memeriksa jenazah korban.

Luka-luka tersebut meliputi luka memar di bagian dahi dan rahang kanan, bekas gigitan pada area rahang, serta menemukan luka memar menyerupai cubitan di bagian dada kiri dan paha kanan.

Kecurigaan keluarga semakin menguat lantaran ibu kandung korban cenderung bungkam dan memberikan jawaban tidak tahu saat ditanya mengenai penyebab luka-luka tersebut.

Berita Lainnya  Dugaan Penipuan Modus Pinjaman Uang, 2 Warga Karawang Laporkan Perempuan Berinisial NA ke Polisi

Pihak keluarga korban telah menyatakan secara resmi akan menempuh jalur hukum agar pelaku penganiayaan mendapatkan hukuman yang setimpal sesuai undang-undang perlindungan anak yang berlaku.***

Sumber : AntaraNews

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Tanggapi Pernyataan Prabowo, Mahfud MD : “Banyak juga Presiden yang Goblok”

Mahfud MD menilai pernyataan Presiden Prabowo Subianto yang menyebut pakar atau profesor "saking pintarnya jadi goblok" tidak etis disampaikan oleh seorang kepala negara. Mahfud MD...

Ustaz Das’ad Latif Kritik Keras Buku Islam Ala Prabowo : “Penjilat Luar Biasa itu”

Ustaz Das'ad Latif secara blak-blakan memberikan kritik keras terhadap buku berjudul "Islam Ala Prabowo" yang sempat memicu kontroversi di masyarakat. Dalam salah satu tausiyahnya yang...

KPK Diminta Bongkar Dugaan Gratifikasi Pencaplokan Lahan Hutan Jadi Kawasan Industri di Karawang

KARAWANG - Menjelang aksi demonstrasi yang akan digelar Serikat Tani Karawang (SETAKAR) ke kantor ATR/BPN Karawang, pada Kamis (24/9/2026), Praktisi Hukum dan Pengamat Kebijakan,...

KPK Tetapkan Bupati Bolmut sebagai Tersangka Kasus Pemerasan Proyek Pemerintahan

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan Bupati Bolaang Mongondow Utara (Bolmut), Sirajudin Lasena sebagai tersangka terkait kasus dugaan pemerasan proyek-proyek di Pemkab Bolmut, pada Selasa...

Siswa SD di Lampung Tengah Meninggal Usai Tersedak Kelengkeng Menu MBG

Seorang siswa sekolah dasar (SD) di Kabupaten Lampung Tengah meninggal dunia setelah tersedak buah kelengkeng. Buah tersebut merupakan bagian dari menu program Makan Bergizi...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

Peristiwa

Kriminal

Politik

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan