Kamis, Oktober 29, 2026
Google search engine

Disangka Begal, Korban Kecelakaan di Tasikmalaya Diamuk Massa

TASIKMALAYA – Aksi massa pecah di Kecamatan Bojonggambir, Kabupaten Tasikmalaya, setelah seorang pengemudi pick up yang mengalami kecelakaan tunggal justru menjadi sasaran amuk warga.

Insiden ini dipicu oleh tingginya kewaspadaan warga terhadap aksi begal serta perilaku korban yang dianggap tidak wajar usai kendaraannya terperosok.

Berdasarkan rekaman video yang beredar luas, korban sempat berusaha menghentikan pengendara lain untuk meminjam kendaraan. Namun, ia justru melempari warga yang hendak menolong dengan batu.

“Tah ieu mobilna, rek ditulungan kalah maledog. Tah ieu batuna (ini mobilnya, mau ditolong malah melempar. Ini batunya), ” ujar seorang pria dalam rekaman tersebut sebagaimana video yang dilihat detikJabar pada Senin (27/7/2026).

Dalam potongan video lain, seorang pengemudi minibus mengaku sempat dihentikan oleh korban. Bukannya meminta bantuan secara normal, korban justru memaksa ingin mengambil alih kemudi mobil tersebut.

Berita Lainnya  Anggota TNI ini Meminta Maaf Sambil Menangis Setelah Pukul Kepsek Kiyai Kultural NU

“Nyegat di dinya tadi ieu mobil cilaka, untung seueur jalmi di dieu, (mencegat di sana, ini mobil dia yang celakanya. Untung banyak orang di sini),” ungkap pria pengendara minibus saat memberikan keterangan kepada warga.

Saksi mata di lokasi, Ujang, menyebut perilaku korban memang di luar batas kewajaran. Ia menduga korban dalam kondisi mabuk sehingga memicu kemarahan warga di sekitar lokasi kejadian.

“Jadi memang dia ini kayaknya mabuk. Udah mah mobilnya celaka, malah ngamuk. Sempat buat warga juga ketakutan karena kayak kesurupan,” kata Ujang.

Menanggapi video viral tersebut, Kapolsek Bojonggambir Iptu Agus Sukmana memberikan klarifikasi resmi. Ia menegaskan bahwa peristiwa tersebut murni kecelakaan lalu lintas dan tidak ada unsur tindak pidana pencurian dengan kekerasan.

“Bukan begal gak ada peristiwa pembegalan, sudah dipastikan karena anggota langsung turun tangan,” tegas Iptu Agus.

Berita Lainnya  Liput Demo Karhutla, 2 Wartawan Jadi Korban Pengeroyokan Massa Berbaju Hitam

Identitas pengemudi diketahui bernama Cucu Yusuf, seorang wiraswasta asal Kampung Sindangkasih, Desa Singasari, Kecamatan Taraju. Sebelum kecelakaan, mobil pick up yang dikendarainya melaju kencang dari arah Bojonggambir menuju Culamega hingga akhirnya masuk ke perkebunan teh sedalam lima meter.

“Sebuah mobil pick up masuk ke kebun teh dan pengemudinya diduga mengalami kesurupan atau kayak mabuk,” jelas Agus.

Hasil pemeriksaan sementara menunjukkan bahwa Cucu diduga mengonsumsi obat batuk dalam dosis berlebih sebelum berkendara, yang menyebabkan hilangnya kendali atas diri dan kendaraannya.

“Diduga karena meminum obat batuk dalam jumlah banyak, mobil yang dikendarai saudara Cucu terperosok ke kebun teh milik warga sekitar 5 meter dari bahu jalan,” tambahnya.

Kericuhan sempat terjadi saat warga datang menolong namun disambut tindakan agresif dari korban. Situasi baru dapat dikendalikan setelah tiga personel kepolisian, Aipda Ahmad, Aipda Angga Somantri, dan Bripka Rega Ramdani, tiba di lokasi untuk meredam emosi massa.

Berita Lainnya  Laga Persita vs Persija Diwarnai Kericuhan Antarsuporter

“Setelah pihak desa dan petugas kepolisian datang, kesalahpahaman bisa diselesaikan. Tidak ada unsur pembegalan seperti yang sempat dikhawatirkan warga,” pungkas Agus.

Pihak kepolisian memastikan kejadian ini adalah kecelakaan tunggal yang dipicu kondisi fisik pengemudi. Masyarakat pun diminta untuk tetap tenang dan tidak mudah terhasut informasi yang belum terverifikasi.

“Kami mengimbau masyarakat agar tidak mudah terprovokasi dan memastikan informasi terlebih dahulu sebelum menyebarkan kabar,” tutup Agus.***

Sumber : Detik.com

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Demo Sumpah Pemuda dan 2 Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran, Mahasiswa Saling Dorong dengan Aparat

JAKARTA - Aksi saling dorong antara mahasiswa dan aparat gabungan TNI-Polri terjadi di depan Gedung UOB, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta Pusat, pada Rabu, 28...

Buka Rok Siswa dan Pegang Kemaluan, Guru Agama Nyaris Diamuk Wali Murid hingga Diamankan Polisi

DELI SERDANG - MJH (36), seorang guru honorer mata pelajaran Agama di SD Negeri 107407 Rimo Mungkur, Desa Bekukul, Kecamatan Namorambe, Kabupaten Deli Serdang,...

Sudaryono Usul MBG Jadi Mata Pelajaran Wajib di Sekolah Seperti Penjaskes

JAKARTA - Program Makan Bergizi Gratis (MBG) tak hanya diarahkan untuk memenuhi kebutuhan gizi siswa. Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Sudaryono, mengusulkan agar program...

481 Siswa SMP di Dramaga – Bogor Alami Keracunan MBG

BOGOR - Sebanyak 481 siswa SMP di Kecamatan Dramaga, Kabupaten Bogor, diduga mengalami keracunan menu Makan Bergizi Gratis (MBG). Atas peristiwa ini, Pemerintah Kabupaten (Pemkab)...

Polisi Sebut Pelaku Pembacokan Bobotoh di Bogor Bukan Suporter Sepak Bola

BOGOR - Polisi mengatakan MR sebagai pelaku utama pembacokan ARK (16), seorang bobotoh yang ditemukan tewas di di Jalan Raya Jakarta-Bogor. MR ditangkap pada Senin...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

Peristiwa

Kriminal

Politik

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan