Rabu, Agustus 5, 2026
spot_img

Tabrakan Kereta Api di Stasiun Bekasi Timur, Evakuasi Berlangsung Dramatis, Banyak Penumpang Perempuan Terjepit

KOTA BEKASI – Kereta Api (KA) Jarak Jauh bertabrakan dengan kereta KAI Commuter Line (KRL) di Stasiun Bekasi Timur, Kota Bekasi, Senin (27/4/2026) malam.

Belum diketahui ada berapa jumlah korban dalam insiden ini. Tetapi berdasarkan video yang beredar di media sosial, proses evakuasi terlihat berlangsung dramatis.

Pasalnya, banyak penumpang perempuan yang terjepit

“Gerbong belakang nggak tau selamat atau nggak, kita di depan aja mental sampai sejauh itu gimana yang belakang,” tutur salah seorang penumpang.

Di tengah simpang siur informasi, sebuah video dari warga lokal justru memberikan penjelasan paling rinci terkait kronologi kecelakaan kereta api di Stasiun Bekasi Timur ini.

Berita Lainnya  Kebakaran Hebat Hanguskan 70 Rumah Adat di Sukabumi

Dalam video yang beredar, warga tersebut menyebut insiden melibatkan tiga kereta dan satu mobil listrik. Ia menjelaskan, rangkaian KRL Commuter Line tujuan Cikarang saat itu sedang berhenti di stasiun untuk menaikkan penumpang.

Ketika hendak kembali berjalan, KRL tidak bisa melanjutkan perjalanan karena jalur di depannya terhalang insiden lain, yakni sebuah mobil listrik yang lebih dulu tertabrak oleh kereta di lintasan yang sama. Akibat kejadian itu, perjalanan KRL tertahan dan harus menunggu proses penanganan.

Namun, saat KRL masih dalam kondisi berhenti tersebut, KA Argo Bromo Anggrek relasi Gambir–Surabaya Pasar Turi tiba-tiba datang dari belakang dan menabrak rangkaian KRL. Benturan keras pun tak terhindarkan.

Berita Lainnya  Ricuh Pengamanan Aset Pemkot Bukittinggi, Dosen hingga Security UFDK Alami Luka-luka

Dampak tabrakan sangat parah hingga bagian depan KA Argo Bromo Anggrek dilaporkan merangsek masuk ke dalam gerbong wanita KRL. Gerbong tersebut menjadi titik paling terdampak dengan banyak korban luka, bahkan dilaporkan terdapat korban meninggal dunia.

Meski video warga ini dinilai menjelaskan kronologi secara rinci, hingga saat ini pihak berwenang belum mengonfirmasi secara resmi urutan pasti kejadian. PT KAI Daop 1 Jakarta masih fokus pada evakuasi korban dan pemulihan jalur, sementara investigasi terus berlangsung.

Berita Lainnya  Keluhkan Sakit Perut hingga Diare, Puluhan Santri Pesantren di Garut Keracunan MBG

Perjalanan kereta api di lintas Bekasi–Cikarang pun masih mengalami gangguan signifikan akibat insiden tersebut.

Sementara, Vice President (VP) Corporate Secretary di PT Kereta Commuter Indonesia (KAI Commuter), Karina Amanda, membenarkan adanya kecelakaan antara kereta api jarak jauh dengan KRL Commuter Line di Stasiun Bekasi Timur, Kota Bekasi, Jawa Barat.

“Betul, saat ini kami masih fokus penanganan di lokasi terlebih dahulu,” kata Karina saat dikonfirmasi, Senin (27/4/2026).***

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Mulut Dilakban, Nenek ini Dirampok Tetangga Saat Mau Laksanakan Salat Dzuhur

JAKARTA - Seorang nenek bernama Hartati (61) datang ke Polsek Cakung melaporkan bahwa dirinya diikat lakban dan dirampok saat hendak melaksanakan salat. Pelaku adalah...

Menag Ajak Masyarakat Bersyukur Atas Kepemimpinan Prabowo karena Berada di Jalur yang Tepat

JAKARTA - Menteri Agama Nasaruddin mengajak seluruh peserta Zikir dan Doa Kebangsaan bersyukur dengan kondisi Indonesia di tengah dinamika geopolitik. Menurut Nasaruddin, kepemimpinan di bawah...

Diduga Korban Konflik Adat, Jasad Pria di Mimika Ditemukan dalam Kondisi Tubuh Penuh Anak Panah

MIMIKA - Seorang warga bernama Jerren Uamang ditemukan tewas dengan puluhan anak panah menancap di tubuhnya di Kampung Amole, Distrik Kwamki Narama, Kabupaten Mimika,...

707 Siswa dan Guru di SMKN 6 Semarang Keracunan MBG, Kepala BGN Minta Maaf

SEMARANG - Sebanyak 707 siswa dan guru SMKN 6 Semarang, Kecamatan Semarang Timur, Kota Semarang, diduga keracunan menu Makan Bergizi Gratis (MBG). Yaitu dimana 693...

KDM akan Beri Hadiah bagi Warga yang Bisa Memposting Keberadaan Warung Tramadol

BANDUNG - Setelah membuka sayembara memburu dan menangkap para pelaku begal untuk diserahkan ke pihak kepolisian dalam kondisi hidup, kini Gubernur Jawa Barat, Kang...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan