Jumat, Juni 12, 2026
spot_img

Tabrakan Kereta Api di Stasiun Bekasi Timur, Evakuasi Berlangsung Dramatis, Banyak Penumpang Perempuan Terjepit

KOTA BEKASI – Kereta Api (KA) Jarak Jauh bertabrakan dengan kereta KAI Commuter Line (KRL) di Stasiun Bekasi Timur, Kota Bekasi, Senin (27/4/2026) malam.

Belum diketahui ada berapa jumlah korban dalam insiden ini. Tetapi berdasarkan video yang beredar di media sosial, proses evakuasi terlihat berlangsung dramatis.

Pasalnya, banyak penumpang perempuan yang terjepit

“Gerbong belakang nggak tau selamat atau nggak, kita di depan aja mental sampai sejauh itu gimana yang belakang,” tutur salah seorang penumpang.

Di tengah simpang siur informasi, sebuah video dari warga lokal justru memberikan penjelasan paling rinci terkait kronologi kecelakaan kereta api di Stasiun Bekasi Timur ini.

Berita Lainnya  Pohon Tumbang di Karawang Timpa Truk Kontainer Peti Kemas, Sopir dan Penumpang Perempuan Tewas

Dalam video yang beredar, warga tersebut menyebut insiden melibatkan tiga kereta dan satu mobil listrik. Ia menjelaskan, rangkaian KRL Commuter Line tujuan Cikarang saat itu sedang berhenti di stasiun untuk menaikkan penumpang.

Ketika hendak kembali berjalan, KRL tidak bisa melanjutkan perjalanan karena jalur di depannya terhalang insiden lain, yakni sebuah mobil listrik yang lebih dulu tertabrak oleh kereta di lintasan yang sama. Akibat kejadian itu, perjalanan KRL tertahan dan harus menunggu proses penanganan.

Namun, saat KRL masih dalam kondisi berhenti tersebut, KA Argo Bromo Anggrek relasi Gambir–Surabaya Pasar Turi tiba-tiba datang dari belakang dan menabrak rangkaian KRL. Benturan keras pun tak terhindarkan.

Berita Lainnya  Karawang Gaduh Video Diduga Pasangan Muda-mudi LBGT yang Asik Berjoged

Dampak tabrakan sangat parah hingga bagian depan KA Argo Bromo Anggrek dilaporkan merangsek masuk ke dalam gerbong wanita KRL. Gerbong tersebut menjadi titik paling terdampak dengan banyak korban luka, bahkan dilaporkan terdapat korban meninggal dunia.

Meski video warga ini dinilai menjelaskan kronologi secara rinci, hingga saat ini pihak berwenang belum mengonfirmasi secara resmi urutan pasti kejadian. PT KAI Daop 1 Jakarta masih fokus pada evakuasi korban dan pemulihan jalur, sementara investigasi terus berlangsung.

Berita Lainnya  Viral Video Klarifikasi Ibu Santriwati di Pekalongan : 'Anak Saya Hamil karena Mimpi dan Karunia Allah'

Perjalanan kereta api di lintas Bekasi–Cikarang pun masih mengalami gangguan signifikan akibat insiden tersebut.

Sementara, Vice President (VP) Corporate Secretary di PT Kereta Commuter Indonesia (KAI Commuter), Karina Amanda, membenarkan adanya kecelakaan antara kereta api jarak jauh dengan KRL Commuter Line di Stasiun Bekasi Timur, Kota Bekasi, Jawa Barat.

“Betul, saat ini kami masih fokus penanganan di lokasi terlebih dahulu,” kata Karina saat dikonfirmasi, Senin (27/4/2026).***

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Tetapkan Tersangka Baru, Kejagung Bongkar ‘Kongkalikong’ Pengaturan Titik SPPG

JAKARTA - Kejaksaan Agung (Kejagung) menetapkan Asep Yusuf Somantri (AYS) sebagai tersangka baru kasus dugaan korupsi tata kelola Makan Bergizi Gratis (MBG). Kejagung mengungkapkan...

Fraksi Demokrat Dorong Regulasi Pengawasan LGBT, Pemerhati Sosial : “Mereka Harus Dibina, Bukan Dibinasakan”

KARAWANG - Pasca 'viral video pesta gay' di Theatre Night Mart - tempat hiburan malam di Jalan Tuparev, hingga berujung aksi demonstrasi tokoh agama,...

Kasus Dugaan Gratifikasi Anne Ratna Mustika, LM Kembali Diperikza Kejari Purwakarta

PURWAKARTA – Mantan anggota DPRD Purwakarta berinisial LM kembali menjalani pemeriksaan di Kejaksaan Negeri (Kejari) Purwakarta, Senin (9/6/2026). Pemeriksaan terhadap LM berlangsung cukup lama. Ia...

Dugaan Penyimpangan Revitalisasi Pasar Kranji Baru Dilaporkan ke Kejari Kota Bekasi

KOTA BEKASI – Berlarut-larutnya revitalisasi Pasar Kranji Baru membuat para pedagang resah. Para pedagang yang tergabung dalam Rukun Warga Pasar Kranji Baru menilai terdapat...

Pemkot Bekasi Larang ASN ‘Ngonten’ Pakai Seragam dan Atribut Dinas

KOTA BEKASI - Pemerintah Kota Bekasi mengeluarkan surat edaran (SE) untuk aparatur sipil negara (ASN). Isinya terkait larangan ASN Pemkot Bekasi membuat konten mengenakan...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan