Sabtu, November 7, 2026
Google search engine

Massa Aksi Tuntut Tutup Permanen dan Tangkap Pemilik Theatre Night Mart

KARAWANG – Ribuan massa aksi yang terdiri dari ulama, kiyai, tokoh agama, santri, gabungan ormas islam, ormas dan LSM, hingga masyarakat umum lainnya mengepung kantor Bupati Karawang, Rabu (10/6/2026).

Kedatangan mereka menuntut Theatre Night Mart – tempat hiburan malam (THM) di Jalan Tuparev untuk ditutup permanen, pasca ‘viral video pesta gay’ di THM tersebut beberapa waktu lalu.

Massa aksi menegaskan, agar Bupati Karawang, H. Aep Syaepoh tidak perlu takut dengan ‘bekingan’ di belakang Theatre Night Mart, jika THM tersebut akan ditutup permanen.

Berita Lainnya  Terlihat Keren Saat Gelar Deklarasi Sumpah Pemuda Bareng Raffi Ahmad, Eh...! Ternyata Mahasiswa Bayaran

Orator aksi, KH. Ahmad Ruhyat Hasbi menegaskan, jika Karawang merupakan kota santri dan kota pangkal perjuangan yang pertama kali berdirinya pondok pesantren di tanah jawa. Sehingga masyarakat tidak rela jika Karawang dijadikan tempat dan sarang aktivitas kemaksiatan.

“Bapak bupati yang terhormat, jangan takut jika ada orang yang membekingi tempat hiburan malam yang menyediakan kemaksiatan. Kami warga Karawang ada bersama Bupati Karawang, jika ingin menutup tempat kemaksiatan,” teriak orator aksi, KH. Ahmad Ruhyat Hasbi.

Ketua Jamiyyah Nahdatul Ulama (JNU) Karawang ini juga menegaskan, pihanya mengapresiasi kinerja Polres Karawang yang sudah menangkap dan menetapkan pelaku dalam video viral pesta gay tersebut. Namun demikian kata Kiyai Uyan (sapaan akrab), pihaknya tetap menuntur agar manajer dan pemilik Theatre Night Mart juga ditangkap.

Berita Lainnya  Tak Ada Lagi Dualisme KADIN Karawang, Rafiudin Firdaus Kepemimpinan yang Sah

“Kami hargai pak kapolres yang sudah menangkap 5 orang pelaku. Tetapi kami juga menuntut agar pak kapolred menangkap manajer tempat hiburan tersebut. Menangkap pemiliknya tempat hiburan tersebut,” tegasnya yang langsunh riuh dengan teriakan ‘Allahu’akbar’ dari massa aksi.

Terpantau saat mediasi, massa aksi sendiri hanya diterima oleh Ketua DPRD Karawang, H. Endang Sodikin, Ketua Baperinda Ridwan Salam dan Kasatpol PP Basuki. Tidak terlihat batang hidung Bupati Karawang, H. Aep Syaepuloh saat audiensi.

Berita Lainnya  Capaian Pendapatan Bapenda Diapresiasi, Bupati Diminta Tahan TPP 'Pejabat OPD Pemalas'

Melalui mediasi dan audiensi ini, massa aksi tetap menegaskan tidak akan merubah tuntutannya, agar Bupati Karawang menutup permanen Theatre Night Mart, serta meminta Kapolres Karawang menangkap pemilik tempat hiburan malam tersebut.***

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Tahanan Perempuan Hamil di Dalam Sel, Kapolsek Dompu Dicopot, Anggotanya Diperiksa Propam Polda NTB

DOMPU - Kapolsek Dompu, Ipda Sarbani, mendadak dicopot dari jabatannya. Pencopotan terjadi ketika viral isu mengenai seorang tahanan perempuan yang dikabarkan hamil di dalam...

Jokowi Marah di Persidangan, Karena Dokter Tifa Sempat Datangi Makam Orang Tuanya

JAKARTA - Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) mengaku sangat tersinggung dan marah ketika hadir sebagai saksi pelapor dalam sidang kasus dugaan ijazah palsu...

Tiga Jari Putus Setelah Alami Kecelakaan Kerja, Karyawati di Bekasi Dipaksa Tetap Bekerja, Disodori Surat Perjanjian Tak Menuntut

BEKASI - Nasib pilu kasus kecelakaan kerja dialami oleh Rindi Natasya (22 tahun), karyawati PT Daehyun Bobbin Indonesia yang berlokasi di kawasan Industri Jababeka...

Rp58,7 Miliar Dana CSR Bantu Pembangunan, Kang Jimmy : “Saya Akui Bupati Aep Visioner”

KARAWANG - Berdasarkan data laporan tahun 2025, sekitar Rp58,7 miliar dana bantuan perusahaan/industri melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Perusahaan (TJSLP) atau Corporate Social...

Menghilang Setelah Penetapan Tersangka Listyo Sigit, Seskab Teddy Akhirnya Muncul Dampingi Prabowo

JAKARTA - Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya sempat menjadi perbincangan dan dicari publik karena tidak terlihat dalam beberapa agenda kepresidenan di tengah isu...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

Peristiwa

Kriminal

Politik

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan