Senin, November 9, 2026
Google search engine

Waspada! Karawang Urutan Ketiga Kasus HIV, Setelah Sukabumi dan Bogor

KARAWANG – Alarm bahaya penyebaran HIV semakin nyata. Kabupaten Karawang, Jawa Barat (Jabar) kini menempati peringkat ketiga sebaran kasus tertinggi di Jabar per tahun 2026.

Merujuk data Badan Pusat Statitstik (BPS) Jabar, pada triwulan pertama 2026 Kabupaten Bogor menempati urutan tertinggi dengan temuan 389 kasus, disusul Kabupaten Sukabumi 123 kasus dan Kabupaten Karawang sebanyak 188 kasus baru.

Adapun data dari Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Karawang, tercatat bahwa sejak tahun 2000 hingga Maret 2026, total kasus HIV di Karawang telah mencapai 4.733.

Staff Program KPA Karawang, Yana menyebut, meski secara tahunan terjadi penurunan dari 886 kasus di 2024 menjadi 757 kasus di 2025, angka di awal tahun ini menunjukkan penyebaran masih aktif dan perlu penanganan intensif.

Berita Lainnya  Bukan Hanya Dinonaktifkan, HMI Desak 8 Anggota Polresta Karawang Dicopot, Tuntut Kapolresta Mundur Jika Tak Tegas

Yang mengkhawatirkan mayoritas kasus baru berasal dari usia produktif 20–49 tahun dengan 119 kasus.

Berdasarkan kelompok risiko, angka tertinggi berasal dari Lelaki Seks dengan Lelaki (LSL) sebanyak 76 kasus. Penularan didominasi oleh perilaku seks berisiko, baik dalam hubungan sesama jenis maupun heteroseksual.

Namun sorotan utama kini mengarah pada kelompok remaja. KPA Karawang mencatat peningkatan kasus pada usia 15–19 tahun.

Sepanjang 2025 terdapat 38 kasus, dan hingga Maret 2026 sudah muncul 10 kasus baru dari kalangan pelajar dan mahasiswa. Fenomena ini mengindikasikan bahwa penyebaran HIV telah masuk ke lingkar generasi muda dengan pola yang semakin cepat.

Berita Lainnya  Mendagri Siapkan Insentif Fiskal Rp1 Triliun bagi Pemerintah Daerah yang Dukung Program MBG

Dia menjlai rendahnya kesadaran masyarakat menjadi hambatan terbesar dalam pengendalian HIV.

“Banyak yang belum sadar atau enggan melakukan tes. Mereka biasanya datang saat kondisi sudah sakit, bukan saat masih bisa dicegah sejak dini,” ujarnya pada Senin, (27/4).

Sebagai respons, KPA bersama pemerintah daerah terus menggencarkan edukasi, khususnya kepada remaja dan usia produktif. Upaya ini difokuskan pada peningkatan pemahaman tentang risiko HIV serta pencegahan perilaku seks berisiko.

Selain itu, pelacakan kontak juga dilakukan untuk menekan rantai penularan dari kasus yang sudah terkonfirmasi.

Dari sisi layanan, akses tes HIV kini semakin terbuka. Sebanyak 50 Puskesmas dan hampir seluruh rumah sakit di Karawang menyediakan layanan tes gratis, dengan biaya administrasi pendaftaran.

Berita Lainnya  Polisi Amankan Pelaku Pembacokan Remaja Bobotoh Bogor

Untuk pengobatan, terapi antiretroviral (ART) tersedia di RSUD Karawang, RSUD Jatisari, dan RS Citra Sari Husada, serta didukung 45 Puskesmas PDP.

Pemerintah memastikan obat HIV diberikan secara gratis, sementara penyakit penyerta dapat ditanggung melalui BPJS.

Melalui langkah terpadu ini, Karawang menargetkan capaian Ending AIDS 2030 yang mencakup nol infeksi baru, nol kematian akibat AIDS, dan penghapusan stigma terhadap Orang dengan HIV (ODHIV).***

Sumber : tvberita.co.id

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Bahlil Bantah Terlibat Kasus Penyadapan Ilegal HP Presiden

MALUKU - Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi sekaligus Ketua Umum Partai Golkar, Bahlil Lahadalia, dengan tegas membantah tudingan yang menyebutkan dirinya terlibat...

Aksi Women’s March Jakarta Sampaikan 9 Tuntutan, Sempat Dorong-dorongan dengan Polisi

JAKARTA - Aksi unjuk rasa Women's March Jakarta (WMJ) 2026 yang digelar hari ini, Sabtu, 7 November 2026, sempat diwarnai ketegangan berupa aksi saling...

Terbakar Api Cemburu, Pria ini Injak-injak Kekasihnya hingga Meninggal Dunia

KARAWANG - Polresta Karawang telah menangkap seorang pemuda berinisial RHT atau RH (20) setelah diduga melakukan penganiayaan brutal terhadap kekasihnya, AAP (22), hingga meninggal...

Tahanan Perempuan Hamil di Dalam Sel, Kapolsek Dompu Dicopot, Anggotanya Diperiksa Propam Polda NTB

DOMPU - Kapolsek Dompu, Ipda Sarbani, mendadak dicopot dari jabatannya. Pencopotan terjadi ketika viral isu mengenai seorang tahanan perempuan yang dikabarkan hamil di dalam...

Jokowi Marah di Persidangan, Karena Dokter Tifa Sempat Datangi Makam Orang Tuanya

JAKARTA - Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) mengaku sangat tersinggung dan marah ketika hadir sebagai saksi pelapor dalam sidang kasus dugaan ijazah palsu...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

Peristiwa

Kriminal

Politik

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan