Sabtu, April 25, 2026
spot_img

Pusat Distributor Obat Ilegal di Bekasi Digrebek, 2 Orang Diamankan Polisi

BEKASI – Pengungkapan kasus peredaran obat keras golongan G di wilayah Cileungsi diwarnai ketegangan, saat sebuah lokasi yang diduga menjadi pusat distribusi di kawasan Jatisampurna, Kota Bekasi, digerebek.

Dalam proses tersebut, upaya penghalangan sempat terjadi oleh seorang pria berinisial M yang mengaku sebagai wartawan dan diduga memberikan perlindungan terhadap aktivitas ilegal, hingga memicu perdebatan di lokasi kejadian.

Tindakan tegas tetap dilakukan oleh pihak kepolisian hingga area berhasil diamankan.

Berita Lainnya  Datangi Rumah Duka, Kapolres Janji Usut Tuntas Kasus Penganiayaan Maut

Pengungkapan ini bermula dari penangkapan seorang pengedar berinisial F (26) di wilayah Gunung Putri, Kabupaten Bogor, setelah adanya laporan dari masyarakat.

Hasil pengembangan kemudian mengarah pada penangkapan dua orang lainnya, yakni H (23) dan MG (25), yang diamankan saat berada di lokasi distribusi ketika transaksi berlangsung.

Dalam operasi tersebut, sebanyak 1.931 butir obat keras ilegal berhasil disita, termasuk jenis Eximer, Tramadol, dan Alprazolam.

Seluruh tersangka beserta barang bukti telah diamankan di Mapolsek Cileungsi untuk kepentingan penyelidikan lanjutan.

Berita Lainnya  Dugaan Pelecehan Seksual di Unsika, Ghazali Center Soroti Peran Satgas PPKS

Penelusuran terhadap jaringan yang lebih luas juga masih dilakukan guna memutus mata rantai peredaran obat terlarang di wilayah perbatasan Bogor dan Bekasi.***

Sumber : Pikiran Rakyat
Ket foto : ilustrasi net

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

‘Shut Up KDM’, Kritik Keras Suporter untuk Dedi Mulyadi

BANDUNG - Suasana laga antara Persib Bandung melawan Arema FC di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Jumat (24/4) malam, tidak hanya diwarnai persaingan...

Pertama di Indonesia, Kabupaten Bekasi Bentuk Satgas Perlindungan Guru

BEKASI - Kabupaten Bekasi mencatatkan sejarah baru di dunia pendidikan tanah air. Daerah ini menjadi yang pertama di Indonesia yang menginisiasi pembentukan Satgas Perlindungan...

Dugaan Korupsi Rp 278 Miliar PD Migas, Kejari Kota Bekasi Naikan Status ke Tahap Penyidikan

KOTA BEKASI - Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Bekasi resmi menaikkan status penanganan perkara dugaan korupsi pada badan usaha milik daerah (BUMD) sektor energi, PT...

Polemik Dana Hibah Rp 100 Juta untuk RW, DPRD Minta Pencairan Ditunda

KOTA BEKASI - Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi kembali membuka pengajuan program dana hibah sebesar Rp100 juta per Rukun Warga (RW) pada 2026. Program yang menyasar...

Bupati Aep Warning Kepsek: Jangan Ada Penyimpangan Dana BOS

KARAWANG - Bupati Karawang, H. Aep Syaepuloh menyampaikan 'warning' atau peringatan keras kepada semua kepala sekolah (kepsek), terkait pengelolaan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS). Peringatan...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan