Senin, Mei 18, 2026
spot_img

Menko Zulhas: Sekolah Bisa Protes MBG ke SPPG, Jangan Akting di Medsos

SEMARANG – Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan (Zulhas), menyosialisasikan program makan bergizi gratis (MBG) di SMPN 1 Semarang, Kecamatan Selatan, Kota Semarang.

Zulhas mengatakan pihak sekolah berhak meminta ganti menu MBG dan memprotes jika terdapat sajian yang tidak sesuai.

Hal tersebut disampaikan Zulhas di hadapan para siswa dan tenaga pengajar SMPN 1 Semarang, Kamis (23/4/2026).

Saat dimintai tanggapan atas pernyataannya tersebut, Zulhas mengatakan, pihak sekolah bisa meminta untuk mengganti menu MBG.

“Bisa, jadi kalau kepala sekolah menu seperti ini sama terus bisa request, misalnya ini apa (menu yang diinginkan), itu bisa,” kata Zulhas.

Berita Lainnya  Denda Kelebihan Izin Rp 224,7 Juta Dibayar, KDM Pastikan WNI Terlantar di Libya Bisa Pulang

Dia menyebut, menu MBG telah menyesuaikan dengan tren masa kini.

“Sekarang itu macam-macam menunya. Seperti di zaman saya belum ada teriyaki chicken. Banyak makanan anak-anak zaman sekarang,” ujar dia.

Zulhas menjelaskan, jika terdapat menu yang tidak sesuai, misalnya tidak mengandung protein, maka pihak sekolah bisa memprotes ke Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) terkait. Jika protes diabaikan hingga tiga kali, maka SPPG tersebut bakal dibekukan.

“Kalau nanti makanan itu tidak sesuai, misal proteinnya tidak ada, bisa protes. Sekali, dua kali, tiga kali, kalau diabaikan, kita cek, bisa di-suspend,” tegasnya.

Berita Lainnya  Rebutan Pacar, Pelajar SMP di Bekasi Tewas Ditusuk Usai Saling Tantang di Medsos
Menko Zulhas saat berkunjung ke SMPN 1 Semarang.

Zulhas mengatakan, menu MBG seperti nasi basi, bisa juga diprotes. Namun, dia meminta agar masalah tersebut tidak diumbar di media sosial (medsos).

“(Nasi basi bisa dikomplain?) Bisa, bisa dikomplain. Cuma saya mengimbau, kalau ada masalah jangan akting di medsos, dong. Sampaikan SPPG,” terangnya.

Pada kesempatan itu, Zulhas juga memanggil beberapa siswa yang bisa menjawab pertanyaannya. Adapun pertanyaan yang diberikan Zulhas seputar gizi.

Terdapat empat siswa yang maju menjawab pertanyaan Zulhas. Kemudian, keempat siswa tersebut mendapatkan hadiah berupa tablet Android dari Zulhas.***

Berita Lainnya  Ade Kunang dan Ayahnya Diadili pada 4 Mei 2026

Sumber : Detik.com

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Kasus Suap Ade Kunang, Terdakwa Sarjan Divonis 3,3 Tahun Penjara

BANDUNG - Terdakwa penyuap Bupati Bekasi nonaktif, Ade Kusawara Kunang dan ayahnya HM Kunang, Sarjan terlihat tidak menaiki mobil tahanan setelah menjalani sidang vonis...

MAKI Sentil Pembelaan Nadiem Via Opini Medsos

JAKARTA - Ketua Masyarakat Anti-Korupsi Indonesia (MAKI) Boyamin Saiman mengaku penasaran dengan strategi pembelaan hukum yang akan disampaikan mantan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan...

Cabuli Santriwati, Oknum Pimpinan Ponpes di Garut Diamankan Polisi

GARUT - Seorang oknum pimpinan pondok pesantren di Kabupaten Garut - Jawa Barat, berinisial AN, dipolisikan setelah diduga mencabuli salah seorang santriwati. Saat ini, lelaki...

Jawa Barat Bakal Ganti Nama Jadi Tatar Sunda, ini Penjelasan Pemprov

BANDUNG - Pemerintah Provinsi Jawa Barat menegaskan bahwa Hari Tatar Sunda yang perayaannya diisi dengan rangkaian kirab budaya mengarak mahkota Binokasih ke berbagai daerah,...

Denda Kelebihan Izin Rp 224,7 Juta Dibayar, KDM Pastikan WNI Terlantar di Libya Bisa Pulang

KARAWANG - Gubernur Jawa Barat, Kang Dedi Mulyadi (KDM) memastikan empat warga negara Indonesia (WNI) yang terlantar di Libya akhirnya bisa dipulangkan ke Tanah...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan