SEMARANG – Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan (Zulhas), menyosialisasikan program makan bergizi gratis (MBG) di SMPN 1 Semarang, Kecamatan Selatan, Kota Semarang.
Zulhas mengatakan pihak sekolah berhak meminta ganti menu MBG dan memprotes jika terdapat sajian yang tidak sesuai.
Hal tersebut disampaikan Zulhas di hadapan para siswa dan tenaga pengajar SMPN 1 Semarang, Kamis (23/4/2026).
Saat dimintai tanggapan atas pernyataannya tersebut, Zulhas mengatakan, pihak sekolah bisa meminta untuk mengganti menu MBG.
“Bisa, jadi kalau kepala sekolah menu seperti ini sama terus bisa request, misalnya ini apa (menu yang diinginkan), itu bisa,” kata Zulhas.
Dia menyebut, menu MBG telah menyesuaikan dengan tren masa kini.
“Sekarang itu macam-macam menunya. Seperti di zaman saya belum ada teriyaki chicken. Banyak makanan anak-anak zaman sekarang,” ujar dia.
Zulhas menjelaskan, jika terdapat menu yang tidak sesuai, misalnya tidak mengandung protein, maka pihak sekolah bisa memprotes ke Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) terkait. Jika protes diabaikan hingga tiga kali, maka SPPG tersebut bakal dibekukan.
“Kalau nanti makanan itu tidak sesuai, misal proteinnya tidak ada, bisa protes. Sekali, dua kali, tiga kali, kalau diabaikan, kita cek, bisa di-suspend,” tegasnya.

Zulhas mengatakan, menu MBG seperti nasi basi, bisa juga diprotes. Namun, dia meminta agar masalah tersebut tidak diumbar di media sosial (medsos).
“(Nasi basi bisa dikomplain?) Bisa, bisa dikomplain. Cuma saya mengimbau, kalau ada masalah jangan akting di medsos, dong. Sampaikan SPPG,” terangnya.
Pada kesempatan itu, Zulhas juga memanggil beberapa siswa yang bisa menjawab pertanyaannya. Adapun pertanyaan yang diberikan Zulhas seputar gizi.
Terdapat empat siswa yang maju menjawab pertanyaan Zulhas. Kemudian, keempat siswa tersebut mendapatkan hadiah berupa tablet Android dari Zulhas.***
Sumber : Detik.com










