Jumat, Agustus 7, 2026
spot_img

4 Pejabat Subang Dikonfrontasi Penyidik

SUBANG – Empat pejabat tinggi Pemerintah Kabupaten Subang menjalani pemeriksaan konfrontasi di Markas Polisi Resor (Polres) Subang. Pemeriksaan itu untuk menindaklanjuti penyelidikan kasus penyebaran fitnah dan pencemaran nama baik yang melibatkan beberapa kepala dinas hingga bupati.

”Pemeriksaan konfrontasi itu untuk mencocokkan beberapa BAP (berita acara pemeriksaan) yang tidak cocok dari kedua belah pihak (pelapor dan terlapor). Keterangannya masih jauh dari yang dibutuhkan, tidak tepat, keterangannya beda-beda,” kata Kepala Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Subang Ajun Komisaris Ba­gus Panuntun, Minggu 30 November 2025.

Dia menyebutkan, empat orang yang menjalani pemeĀ­riksaan kali ini adalah KeĀ­paĀ­la Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Heri Sopandi selaku pelapor. Dia dipertemuĀ­kan langsung dengan salah seorang terlapor, mantan Kepala Dinas Kesehatan Maxi.

Dua orang lainnya yang diundang polisi ialah NuĀ­nung Suryani selaku Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil. Terakhir, ada Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Subang Ahmad Nasuhi.

Berita Lainnya  Bea Cukai Sita 20 Ribu Botol Miras Ilegal Senilai Rp 12,5 Miliar

Mereka berempat mendapatkan sepuluh pertanyaan yang sama dari petugas. Pertanyaan tersebut diakui seputar kasus yang dipicu pemberitaan mengenai dugaan setoran uang ratusan juta rupiah dari kepala dinas kepada Bupati Subang Reynaldy Putra Andita Budi Raemi.

”Ada yang belum kita tanyakan. Ada pertanyaan ber­beda yang kita tanyakan. Per­­bedaan itu harus disaksikan oleh kedua belah pihak antara pelapor dan terlapor,” ujar Bagus.

Namun, dia mengaku beĀ­lum bisa mengungkapkan hasil pemeriksaannya untuk saat ini. Dia menegaskan, pemeriksaan konfrontasi tersebut bukan mediasi bagi kedua belah pihak. Selanjutnya, Satreskrim Polres SuĀ­bang akan memeriksa delapan saksi lagi sebelum akhirĀ­nya memeriksa Dewan Pers selaku saksi ahli.

Lima jamĀ 

Pemeriksaan konfrontasi itu memakan waktu lima jam hingga Jumat 28 November 2025 malam lalu. Keempat orang yang diperiksa, termasuk pelapor dan salah seorang terlapor keluar ruang pemeriksaan secara berĀ­saĀ­ma-sama.

Berita Lainnya  Jadi Tersangka Pengeroyokan, Anggota DPRD Bekasi Nyumarno Diserahkan ke Kejaksaan Tanpa Diborgol

”Apa yang telah di­perta­nya­kan sebelumnya, barusan dikonfrontir dengan Pak Maxi. Mengenai hasil, belum ada hasilnya, silakan ditanyakan nanti ke Polres. Pertanyaan (yang diajukan pe­tugas) kepada kami berempat sama,” kata Heri Sopandi.

Jawaban serupa diungkapkan pelapor dan terlapor saĀ­at diwawancarai para wartawan di depan pintu utama Kantor Satreskrim Polres Subang. Namun, keempat pejabat pemerintah daerah itu kompak menolak memberikan bocoran mengenai pemeriksaan yang dijalani.

”Yang jelas, kami diperlakukan dengan baik juga, tadi suasananya sangat akrab. Kami juga diberikan kesempatan untuk beristirahat jadi hak-hak kami juga dipe­nuhi,” kata Maxi, salah seorang terlapor.

Adapun, seorang terlapor lainnya yang merupakan peĀ­nulis berita tentang dugaan setoran kadis ke bupati, beĀ­lum diperiksa hingga saat ini.

Berita Lainnya  Cinta Segitiga Anak Punk Berujung Maut, Selebgram Mondy Tatto Ditetapkan Tersangka

Sementara itu, menurut akademisi sekaligus pengamat pemerintahan, Dadan Nurjaman, kasus tersebut menĀ­jadi bola panas yang perlu dipadamkan secepatnya. Dugaan setoran dari keĀ­pala dinas kepada bupati diĀ­nilai dapat menimbulkan gejolak di masyarakat Subang sehingga pihak-pihak terkait perlu segera membuktikan kebenarannya.

”Kalau terbukti ada setor­an mungkin itu nanti masuk­nya ke ranah hukum, berarti dari yang selama ini digembor-gemborkan (rotasi-mutasi pejabat) tanpa bayar-tanpa bayar tapi di situ ada bayar juga. Kalau pun nanti tidak terbukti, pemerintah ini bersih, artinya transparan,” katanya.***

Sumber Artikel berjudul ” Empat Pejabat Subang Jalani Konfrontasi di Polres Terkait Kasus Pencemaran Nama Baik dan Isu Setoran Pejabat “, selengkapnya dengan link:Ā https://koran.pikiran-rakyat.com/jawa-barat/pr-3039830770/empat-pejabat-subang-jalani-konfrontasi-di-polres-terkait-kasus-pencemaran-nama-baik-dan-isu-setoran-pejabat?page=2&_gl=1*xknwl3*_ga*SUtNcUVRRjdrNmdNZGNiRlgyU193RkcwSTJwZkEyLW9YR05VMW1DS2VPemJpWkRQdnhRVnlUdXJKMWl0TUpsbQ..

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Ratusan Senjata Api, Narkoba hingga VCD Porno Ditemukan di Ruangan Sekolah Swasta di Jaksel

JAKARTA - Sebanyak 995 senjata api (senpi) ditemukan di sebuah ruangan sekolah swasta wilayah Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Jumat (10/7/2026). Staf Ahli Ketua Pembina Yayasan...

Alami Muntah-muntah, Puluhan Siswa SDN 01 Ciherang – Bogor Diduga Keracunan MBG

BOGOR - Lebih dari 20 siswa dan seorang guru di SDN 01 Ciherang, Kecamatan Dramaga, Kabupaten Bogor, mengalami muntah-muntah usai menyantap menu Makan Bergizi...

Polda Jabar Tangkap Pelaku Manipulasi Gambar Presiden Prabowo, Terancam 12 Tahun Penjara

BANDUNG - Direktorat Reserse Siber Polda Jabar mengungkap tindak pidana identity theft atau manipulasi data terhadap gambar Presiden Prabowo Subianto menggunakan teknologi Artificial Intelligence...

Sambil Bawa Pelaku, Polisi Sisir Kali Licin Cari Potongan Kaki Korban Mutilasi

DEPOK - Tim Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya turun ke Kali Licin, Cipayung, Depok, untuk mencari potongan kaki korban mutilasi pria berinisial K...

Diduga Terlibat Kasus Perselingkuhan, 2 Guru SMKN 1 Mempawah Diteriaki Siswanya Saat Diamankan Polisi

MEMPAWAH - Tak kurang dari 700 siswa-siswi SMK Negeri 1 Mempawah Hilir, Kabupaten Mempawah, Provinsi Kalimantan Barat, menggelar aksi unjuk rasa di halaman sekolahnya,...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan