Rabu, September 23, 2026
Google search engine

Ganggu Kinerja Pemerintahan, Kuasa Hukum Sebut Bakal Ada ‘Bom Waktu’

SUBANG – Bupati Subang, Reynaldy Putra Andita, mengungkapkan bahwa polemik dan laporan dugaan pencemaran nama baik yang menyeret sejumlah pejabat telah mengganggu aktivitasnya dalam mengejar target pembangunan daerah.

Hal ini disampaikan usai menjalani pemeriksaan selama tujuh jam di Satreskrim Polres Subang, Kamis (28/11/2025).

Reynaldy mengatakan bahwa waktu dan energinya sebagai kepala daerah semestinya terserap untuk memastikan percepatan program pembangunan, bukan untuk menghadapi isu-isu yang dinilainya tidak berdasar.

“Selama ini kalau secara pribadi, ini sangat mengganggu. Karena harusnya yang saya lakukan itu, apa, Mengecek, mengontrol jalan-jalan, mengontrol sekolah-sekolah, penyerapan anggaran, dan lain-lain. Akhirnya terganggu oleh hal-hal seperti ini,” ungkapnya, dilansir dari TintaHijau.com.

Ia menyebut upaya-upaya menyudutkannya justru muncul di saat dirinya sedang fokus memperbaiki berbagai persoalan di Kabupaten Subang. Untuk itu, ia meminta dukungan masyarakat agar agenda pembangunan tetap berjalan.

Berita Lainnya  KPK Tangkap 17 Orang Terkait Pengurusan HGB di Kabupaten Bogor

“Makanya dari itu saya memohon doa dan dukungan masyarakat. Hari ini saya sedang berikhtiar, berjuang untuk memberantas masalah-masalah yang ada di Kabupaten Subang,” ujarnya.

Reynaldy juga menyinggung pihak-pihak yang menurutnya membuat suasana semakin gaduh dengan mengatasnamakan masyarakat. Ia meminta publik untuk menilai siapa saja yang selama ini memicu keramaian tersebut.

“Dan kita sama-sama tahu yang membuat ini rame siapa-siapa saja. Ini bisa silakan nanti dicek, yang dari kemarin bikin ini rame siapa saja, karena kan mengatasnamakan masyarakat,” katanya.

Reynaldy bahkan menyebut bahwa sebagian pihak yang kini bersuara justru merasa tidak nyaman karena kebijakan penertiban yang ia jalankan sejak awal menjabat.

Berita Lainnya  Ariel NOAH Ultah, Wulan Guritno Beri Kejutan, Picu Spekulasi Asmara dari Publik

“Bisa dicek, masyarakat yang mana. Mungkin masyarakat yang hibahnya saya potong, mungkin masyarakat yang TGR BPK-nya sedang saya gelontorkan terus, mungkin masyarakat yang selama ini bangunan-bangunan usahanya sedang saya tagih terus karena kena temuan BPK,” ujar Reynaldy.

Persoalan Hukum yang akan Menjadi ‘Bom Waktu’

Sebelumnya diberitakan, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Subang, Heri Sopandi telah melaporkan dugaan pencemaran nama baik ke Polres Subang.

Pasalnya, nama Heri Sopandi disebut-sebut oleh mantan Kepala Dinas Kesehatan Subang, dr. Maxi atas dugaan gratifikasi atau setoran sejumlah uang dalam proses mutasi dan rotasi jabatan.

Sementara Kaukus Rakyat Subang (KRS) telah melaporkan dugaan gratifikasi tersebut ke KPK.

Kuasa Hukum Heri Sopandi, yautu Irwan Yustiarta menyampaikan bahwa rangkaian pemeriksaan sejumlah saksi telah membuka banyak fakta yang sebelumnya belum terungkap ke publik.

Berita Lainnya  Giliran Ratusan Siswa dan Guru di MAN 2 Rembang yang Keracunan MBG

Irwan menyebut proses pemeriksaan saksi-saksi pelapor maupun terlapor semakin memperjelas duduk perkara kasus tersebut. Ia bahkan menyampaikan sinyal keras adanya dinamika besar yang berpotensi muncul dalam waktu dekat.

“Dari serangkaian pemeriksaan, persoalan ini sudah terang benderang. Dan ini bisa jadi bom waktu,” tegas Irwan.

Meski demikian, Irwan memilih tidak membeberkan detail apa yang dimaksud “bom waktu” tersebut.

Ia memastikan bahwa perkembangan kasus akan menghadirkan kejutan bagi pihak-pihak terkait.

“Kita lihat saja nanti. Biarkan proses hukum berjalan,” ujarnya.***

Sumber : TintaHijau.com

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

KPK Tetapkan Bupati Bolmut sebagai Tersangka Kasus Pemerasan Proyek Pemerintahan

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan Bupati Bolaang Mongondow Utara (Bolmut), Sirajudin Lasena sebagai tersangka terkait kasus dugaan pemerasan proyek-proyek di Pemkab Bolmut, pada Selasa...

Siswa SD di Lampung Tengah Meninggal Usai Tersedak Kelengkeng Menu MBG

Seorang siswa sekolah dasar (SD) di Kabupaten Lampung Tengah meninggal dunia setelah tersedak buah kelengkeng. Buah tersebut merupakan bagian dari menu program Makan Bergizi...

Dedi Mulyadi Disandingkan dengan Gibran untuk Pilpres 2029?

Nama Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka dan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi atau KDM mulai ramai dikaitkan dengan Pemilihan Presiden 2029. Wacana tersebut salah satunya...

Satir Tajam Ketika Guru Disuruh Mencium Bau MBG : “Guru Berubah Fungsi Jadi Anjing Pelacak”

Guru bernama Desy Idayanti viral setelah melontarkan satir tajam yang menyebut guru kini seperti anjing pelacak, karena harus mencium dan memeriksa makanan program Makan...

KPK Lakukan OTT Bupati Boltara, 13 Orang Lainnya juga Diamankan

KPK melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap Bupati Bolaang Mongondow Utara (Boltara), Sirajudin Lasena. KPK menangkap Sirajudin di Jakarta. "Untuk Bupati diamankan di Jakarta," terang...

Hukum

KPK Tetapkan Bupati Bolmut sebagai Tersangka Kasus Pemerasan Proyek Pemerintahan

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan Bupati Bolaang Mongondow Utara (Bolmut), Sirajudin Lasena sebagai tersangka terkait kasus dugaan pemerasan proyek-proyek di Pemkab Bolmut, pada Selasa...

CAPTURE

Berita Pilihan

Peristiwa

Kriminal

Politik

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan