Kamis, Agustus 6, 2026
spot_img

Gegara ‘ASN Ngawaluy’, Bupati Aep Murka sampai Mencak-mencak

KARAWANG – Ada suasana cukup menegangkan saat Bupati Karawang, H. Aep Syaepuloh memberikan arahan kepada para ASN di Lapangan Plaza Pemkab Karawang pada Jumat (28/11/2025) pagi.

Yaitu dimana Bupati Aep terlihat murka atau marah besar kepada beberapa ASN, bahkan sampai mencak-mencak kepada ASN tersebut.

Alasannya, karena ASN tersebut terlihat ‘ngawaluy’ atau malas ketika Bupati Aep memberikan arahan. Beberapa ASN ini terlihat berteduh dibawah pohon rindang. Sementara ASN lainnya terlihat sedang fokus mendengarkan arahan dari Bupati Aep.

“Iya bener, Pak Bupati ngamuk tadi pagi, semua jadi pada tegang. Ya wajar sih sikap pimpinan seperti itu. Pimpinan lagi ngasih arahan, eh ini malah leha-leha berteduh,” tutur salah seorang ASN yang minta identitasnya dirahasiakan.

Dikonfirmasi mengenai kabar ini, Bupati Aep mengamininya atas insiden tadi pagi. Ia mengaku emosional ketika melihat kelakuan ASN seperti itu (malas-malasan, red).

Berita Lainnya  Bak di Film Laga, Polisi Kejar-kejaran dengan Pelaku Ganjal ATM

Dalam rangka memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, Bupati Aep menegaskan bahwa selama ini ia selalu mengajak bekerja lewat super team, bukan superman.

Sehingga ia selalu meminta agar para ASN bisa terus memperbaiki etos kerja dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

“Iya tentunya kita ini kerja super team, bukan supermen. Saya selalu mengajak untuk berubah dengan etos kerja yang melayani masyarakat, jagan acuh dan tidak pernah peduli,” tutur Bupati Aep, saat dikonfirmasi Redaksi Opiniplus melalui sambungan telpon.

Ditegaskan Bupati Aep, sikap marahnya tadi pagi adalah sebagai warning kepada para ASN yang masih malas-malasan. Bahkan dengan sistem meritrokasi ASN, Bupati Aep mengancam bisa menurunkan jabatan ASN yang malas.

Berita Lainnya  Kasat Narkoba Tangsel dan Anak Buahnya Terlibat Penyalahgunaan Narkotika

Terlebih ia juga akan terus menagih komitmen kinerja ASN atas kebijakannya yang tidak memotong Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) demi efisiensi anggaran.

“Iya-lah, dengan sistem merit sekarang saya bisa menurunkan kepala dinas menjadi sekdis, eselon 2 jadi eselon 3,” katanya.

“Selama ini saya selalu mengajak ayo bekerja bersama-saama. Enak aja mereka dapat gaji, terus TPP gak dipotong, tapi gak bisa menunjukan komitmen kerjanya,” timpal Bupati Aep.

Bupati Aep Pecat 2 Guru yang Gak Masuk Kantor

Atas kinerja ASN yang malas-malasan ini, Bupati Aep juga mengaku akan memecat dua guru yang gak pernah masuk kantor (mengajar). Ia menegaskan telah mengintruksikan Sekda untuk memecat dua guru tersebut.

“Besok saja ada dua guru yang saya pecat, karena tidak pernah masuk kerja. Enak saja mereka dapat gaji, tapi gak pernah masuk kerja. Makanya sudah saya perintahkan ke sekda buat pecat saja mereka,” tegasnya.

Berita Lainnya  Kejagung Tetapkan Nurman Herin sebagai Tersangka Kedua Kasus TPPU

Disinggung dari sekolah manakah dua guru tersebut, sayangnya Bupati Aep belum mau mengungkapkannya hari ini kepada Opiniplus.com.

“Oh ya itu nanti, kita lihat saja besok siapa-siapanya,” tutup Bupati Aep.

Diketahui, setiap hari jumat memang sudah menjadi agenda rutin Pemkab Karawang untuk memberikan arahan dan evaluasi kerja kepada para ASN.

Biasanya sehabis berolahraga, para ASN akan mendengarkan langsung arahan dan evaluasi kerja dari Bupati, Sekda atau bahkan kepala dinas tertentu.

Terlebih, arahan dan evaluasi kerja hari ini bertepatan dengan hari peringatan Anti Korupsi Sedunia.
***

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Diduga Terlibat Kasus Perselingkuhan, 2 Guru SMKN 1 Mempawah Diteriaki Siswanya Saat Diamankan Polisi

MEMPAWAH - Tak kurang dari 700 siswa-siswi SMK Negeri 1 Mempawah Hilir, Kabupaten Mempawah, Provinsi Kalimantan Barat, menggelar aksi unjuk rasa di halaman sekolahnya,...

Mantan Istri Polisi di Medan Diduga Bunuh Diri Tembakan Senpi ke Kepala, Motif Masih Didalami

MEDAN - W (30) ditemukan tewas dalam kamar mandi rumah mantan suaminya, Brigadir I, di Kota Medan pada Minggu (2/8/2026). Kapolrestabes Medan Kombes Calvijn Simanjuntak...

Sidang Perdana Dugaan Penganiayaan oleh Anggota DPRD Bekasi, JPU Bacakan Surat Dakwaan

BEKASI - Sidang perdana perkara dugaan penganiayaan oleh anggota DPRD Kabupaten Bekasi, Nyumarno digelar di Pengadilan Negeri (PN) Cikarang, Kecamatan Cikarang Pusat, Kabupaten Bekasi,...

Pemkot Bekasi Desak Pemkab Bogor Tindak 5 Perusahaan Diduga Cemari Aliran Sungai

KOTA BEKASI - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bekasi mendesak Pemerintah Kabupaten Bogor menindak lima perusahaan diduga mencemari air sungai atau Kali Bekasi berubah...

Warga dan Siswa di Papua Diduga Keracunan Setelah Konsumsi MBG

JAYAPURA - Sejumlah siswa di Distrik Depapre, Kabupaten Jayapura, Papua, diduga mengalami keracunan setelah mengonsumsi Makan Bergizi Gratis (MBG). Bupati Jayapura Yunus Wonda langsung meninjau...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan