Rabu, September 23, 2026
Google search engine

Gegara ‘ASN Ngawaluy’, Bupati Aep Murka sampai Mencak-mencak

KARAWANG – Ada suasana cukup menegangkan saat Bupati Karawang, H. Aep Syaepuloh memberikan arahan kepada para ASN di Lapangan Plaza Pemkab Karawang pada Jumat (28/11/2025) pagi.

Yaitu dimana Bupati Aep terlihat murka atau marah besar kepada beberapa ASN, bahkan sampai mencak-mencak kepada ASN tersebut.

Alasannya, karena ASN tersebut terlihat ‘ngawaluy’ atau malas ketika Bupati Aep memberikan arahan. Beberapa ASN ini terlihat berteduh dibawah pohon rindang. Sementara ASN lainnya terlihat sedang fokus mendengarkan arahan dari Bupati Aep.

“Iya bener, Pak Bupati ngamuk tadi pagi, semua jadi pada tegang. Ya wajar sih sikap pimpinan seperti itu. Pimpinan lagi ngasih arahan, eh ini malah leha-leha berteduh,” tutur salah seorang ASN yang minta identitasnya dirahasiakan.

Dikonfirmasi mengenai kabar ini, Bupati Aep mengamininya atas insiden tadi pagi. Ia mengaku emosional ketika melihat kelakuan ASN seperti itu (malas-malasan, red).

Berita Lainnya  SEPETAK Tuntut Nusron Wahid Dicopot, Desak Sahkan RUU Reforma Agraria

Dalam rangka memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, Bupati Aep menegaskan bahwa selama ini ia selalu mengajak bekerja lewat super team, bukan superman.

Sehingga ia selalu meminta agar para ASN bisa terus memperbaiki etos kerja dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

“Iya tentunya kita ini kerja super team, bukan supermen. Saya selalu mengajak untuk berubah dengan etos kerja yang melayani masyarakat, jagan acuh dan tidak pernah peduli,” tutur Bupati Aep, saat dikonfirmasi Redaksi Opiniplus melalui sambungan telpon.

Ditegaskan Bupati Aep, sikap marahnya tadi pagi adalah sebagai warning kepada para ASN yang masih malas-malasan. Bahkan dengan sistem meritrokasi ASN, Bupati Aep mengancam bisa menurunkan jabatan ASN yang malas.

Berita Lainnya  Febrie Adriansyah: "Presiden Dapat Masukan yang Salah soal Perkara Saya"

Terlebih ia juga akan terus menagih komitmen kinerja ASN atas kebijakannya yang tidak memotong Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) demi efisiensi anggaran.

“Iya-lah, dengan sistem merit sekarang saya bisa menurunkan kepala dinas menjadi sekdis, eselon 2 jadi eselon 3,” katanya.

“Selama ini saya selalu mengajak ayo bekerja bersama-saama. Enak aja mereka dapat gaji, terus TPP gak dipotong, tapi gak bisa menunjukan komitmen kerjanya,” timpal Bupati Aep.

Bupati Aep Pecat 2 Guru yang Gak Masuk Kantor

Atas kinerja ASN yang malas-malasan ini, Bupati Aep juga mengaku akan memecat dua guru yang gak pernah masuk kantor (mengajar). Ia menegaskan telah mengintruksikan Sekda untuk memecat dua guru tersebut.

“Besok saja ada dua guru yang saya pecat, karena tidak pernah masuk kerja. Enak saja mereka dapat gaji, tapi gak pernah masuk kerja. Makanya sudah saya perintahkan ke sekda buat pecat saja mereka,” tegasnya.

Berita Lainnya  Kuasa Hukum Tersangka VY Bantah Kliennya Miliki 'Mensrea' Rugikan Negara dalam Korupsi KPR

Disinggung dari sekolah manakah dua guru tersebut, sayangnya Bupati Aep belum mau mengungkapkannya hari ini kepada Opiniplus.com.

“Oh ya itu nanti, kita lihat saja besok siapa-siapanya,” tutup Bupati Aep.

Diketahui, setiap hari jumat memang sudah menjadi agenda rutin Pemkab Karawang untuk memberikan arahan dan evaluasi kerja kepada para ASN.

Biasanya sehabis berolahraga, para ASN akan mendengarkan langsung arahan dan evaluasi kerja dari Bupati, Sekda atau bahkan kepala dinas tertentu.

Terlebih, arahan dan evaluasi kerja hari ini bertepatan dengan hari peringatan Anti Korupsi Sedunia.
***

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

KPK Tetapkan Bupati Bolmut sebagai Tersangka Kasus Pemerasan Proyek Pemerintahan

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan Bupati Bolaang Mongondow Utara (Bolmut), Sirajudin Lasena sebagai tersangka terkait kasus dugaan pemerasan proyek-proyek di Pemkab Bolmut, pada Selasa...

Siswa SD di Lampung Tengah Meninggal Usai Tersedak Kelengkeng Menu MBG

Seorang siswa sekolah dasar (SD) di Kabupaten Lampung Tengah meninggal dunia setelah tersedak buah kelengkeng. Buah tersebut merupakan bagian dari menu program Makan Bergizi...

Dedi Mulyadi Disandingkan dengan Gibran untuk Pilpres 2029?

Nama Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka dan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi atau KDM mulai ramai dikaitkan dengan Pemilihan Presiden 2029. Wacana tersebut salah satunya...

Satir Tajam Ketika Guru Disuruh Mencium Bau MBG : “Guru Berubah Fungsi Jadi Anjing Pelacak”

Guru bernama Desy Idayanti viral setelah melontarkan satir tajam yang menyebut guru kini seperti anjing pelacak, karena harus mencium dan memeriksa makanan program Makan...

KPK Lakukan OTT Bupati Boltara, 13 Orang Lainnya juga Diamankan

KPK melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap Bupati Bolaang Mongondow Utara (Boltara), Sirajudin Lasena. KPK menangkap Sirajudin di Jakarta. "Untuk Bupati diamankan di Jakarta," terang...

Hukum

KPK Tetapkan Bupati Bolmut sebagai Tersangka Kasus Pemerasan Proyek Pemerintahan

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan Bupati Bolaang Mongondow Utara (Bolmut), Sirajudin Lasena sebagai tersangka terkait kasus dugaan pemerasan proyek-proyek di Pemkab Bolmut, pada Selasa...

CAPTURE

Berita Pilihan

Peristiwa

Kriminal

Politik

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan