Senin, September 21, 2026
spot_img

Ratusan Alumni Pesantren Kepung Gedung Transmedia

RATUSAN alumni pesantren memenuhi halaman gedung Transmedia, Jakarta, pada Rabu pagi, 15 Oktober 2025.

Aksi bertajuk “Silaturahim dan Meruwat Trans7” ini merupakan bentuk kemarahan para alumni pesantren atas pemberitaan yang menyinggung kiai dan santri di program Xpose Uncensored Trans7 pada Senin, 13 Oktober 2025.

Pantauan Tempo, aksi yang diinisiasi oleh pengurus Nahdatul Ulama (NU) ini dimulai sekitar pukul 10.00 WIB.

Ratusan massa itu terlihat mengenakan pakaian khas santri, yakni peci hitam, baju koko putih, dan sarung batik. Sebagian massa juga tampak membawa spanduk bertuliskan ‘Boikot Trans7’.

Seorang narator di atas mobil komando memimpin orasi menyanyikan seruan untuk memboikot Trans7. “Boikot, boikot, boikot Trans7,” ujar narator yang kemudian diulangi massa aksi.

Berita Lainnya  Andre Taulany dan Amanda Rigby Sah Jadi Pasangan Suami-Istri

Narator itu mengatakan Trans7 telah melecehkan dan menghina pesantren. Menurut dia, tayangan itu telah membingkai budaya di pesantren menjadi sesuatu yang buruk.

Peserta unjuk rasa ini lantas menuntut pemilik Trans7, Chairil Tanjung, untuk keluar menemui massa. “Chairul Tanjung keluar,” teriak massa aksi berulang kali.

Berdasarkan surat undangan yang diterima Tempo, unjuk rasa ini akan dihadiri oleh Katib NU Lukman Hakim Hamid, Ketua Pengurus Wilayah NU DKI Jakarta Samsul Maarif, dan pengurus NU lainnya.

Adapun program Xpose Uncensored Trans7 yang dipersoalkan adalah tayangan tentang Pondok Pesantren Lirboyo di Jawa Timur. Tayangan itu menampilkan kumpulan potongan video dan gambar yang mempertunjukan hubungan santri dan kiai.

Berita Lainnya  Stafsus Menang Turun Tangan Selesaikan Masalah Pembubaran Tempat Ibadah Jemaat GKPI di Tangerang

Program itu juga merangkum beberapa isu, salah satunya berjudul “Kiai yang kaya raya, tapi umat yang kasih amplop”. Ketika menyoroti isu itu, program ini menayangkan sejumlah gambar dan video seorang santri yang ingin menyalami kiai.

Kiai itu digambarkan sedang duduk dan para santri berjalan sambil duduk kemudian menyalami kiai. Santri itu kemudian memberikan sebuah amplop kepada kiai.

Pengisi suara kemudian membuat narasi kalau netizen merasa curiga pemberian amplop itu yang membuat kiai makin kaya. Pengisi suara kemudian membandingkannya dengan mobil mewah yang disebut milik kiai.

“Mobil mewah. Sarungnya saja harga mahal rata-rata Rp 400 ribu sampai Rp 12 juta,” kata narasi itu. Namun, pemberitaan itu tidak mengutip narasumber atau mencoba mengklarifikasi tuduhannya itu.

Berita Lainnya  8 Pendaki Ilegal Gunung Semeru Ditemukan Selamat, 1 Sempat Hilang, Dipastikan Sanksi Blacklist

Melalui keterangan resmi yang diunggah di Youtube Trans7 Official pada Selasa, 14 Oktober 2025, Direktur Produksi Trans7 Andi Chairil telah menyatakan permintaan maaf telah menayangkan siaran tersebut.

Andi mengaku lalai karena tidak melakukan sensor secara mendalam materi dari pihak luar. Meski begitu, Andi mengatakan tetap akan bertanggung jawab.

“Kami telah menyampaikan secara langsung permintaan maaf kepada anak Kiai Anwar Mansyur, Adib Fuad. Untuk disampaikan langsung kepada Kiai Anwar Mansyur,” kata dia.***

Sumber : Tempo

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Awalnya Garang Sambil Bawa Parang, Ujung-ujungnya Minta Maaf

Kasus pembubaran ibadah jemaat Gereja Kristen Protestan Indonesia (GKPI) di Kecamatan Rajeg, Kabupaten Tangerang berakhir damai setelah pelaku pemuda bersenjata tajam menyampaikan permohonan maaf...

Ibu Guru ini Didatangi Pejabat Kampar, Setelah Viralkan Bangunan Sekolah Berdinding Triplek

Pada Rabu, 16 September 2026, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kampar langsung turun ke lokasi untuk meninjau kondisi Kelas Jarak Jauh UPT SDN 007 Desa Sungai...

Kapal Ikan China Tabrak Kapal Kargo di Perairan Singapura, 8 Orang Dilaporkan Hilang

Kapal ikan berbendera China, Luqing Yuanyu 108, bertabrakan dengan kapal kargo berbendera Panama bernama First Margaux di perairan dekat Singapura pada Minggu, 20 September...

Heboh ‘Mata Air Keramat’ di Gunung Sindur, Warga Ambil Air hingga Berdoa

Warga di Kampung Kareo, Desa Cibadung, Kecamatan Gunung Sindur, Kabupaten Bogor, dihebohkan oleh Mata Air Keramat Kareo yang airnya mendadak berubah warna menjadi merah...

Stafsus Menang Turun Tangan Selesaikan Masalah Pembubaran Tempat Ibadah Jemaat GKPI di Tangerang

Ibadah jemaat Gereja Kristen Protestan Indonesia (GKPI) di Kampung Periuk, Desa Mekarsari, Kecamatan Rajeg, Kabupaten Tangerang, dibubarkan sekelompok warga pada Minggu (20/9/2026). Peristiwa tersebut...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan