Minggu, Juli 26, 2026
spot_img

Diskominfo Siap-siap Dikepung LMP, Gegara Kontroversi Proyek Videotron Rp 1,8 Miliar

KARAWANG – Kontroversi pengadaan proyek videotron Rp 1,8 miliar Diskominfo Karawang terus menuai sorotan publik. Dalam hal ini, Ormas Laskar Merah Putih (LMP) mengaku sudah mencoba melakukan konfirmasi, meminta penjelasan kepada Diskominfo, tetapi sudah 3 hari tak kunjung ditanggapi.

Oleh karenanya, dalam waktu dekat Ormas LMP berencana akan melakukan aksi demonstrasi ke kantor Diskominfo Karawang.

Wakil Ketua Laskar Merah Putih (LMP) Mada Jawa Barat, Andi Kurniawan mengatakan, proyek pengadaan videotron Rp 1,8 miliar Diskominfo bertentangan dengan kebijakan Presiden Prabowo mengenai efisiensi anggaran yang tertuang dalam Inpres Nomor 1 Tahun 2025.

LMP juga menilai kontroversi proyek videotron ini bertentangan dengan kebijakan efisiensi anggaran Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi.

Berita Lainnya  Ghazali Center Soroti 'Conflict of Interest' Pengisian Anggota BPD di Karawang

Menurut Andri, proyek pengadaan videotron ini tidak akan menjadi gaduh, jika saja Pemda Karawang yang dalam hal ini Diskominfo tidak menggunakan anggaran APBD. Melainkan memanfaatkan anggaran Corporate Social Responsibility (CSR) perusahaan.

“Pasti akan menjadi gaduh, karena ini bertentangan dengan kebijakan efisiensi anggaran Pak Prabowo dan Kang Dedi Mulyadi,” tutur Andri Kurniawan, Rabu (16/7/2025).

Menurut Andri, seharusnya Diskominfo lebih bisa memanfaatkan keberadaan media sosial untuk sosialisasi program dan kegiatan pemerintahan. Bukan ujug-ujug menganggarkan pengadaan videotron yang nilainya tidak masuk akal.

“Kami akan berkirim surat resmi ke Diskominfo untuk meminta penjelasan. Apakah Rp 1,8 miliar ini total untuk videotron atau untuk anggaran lainnya. Jelas ini pemborosan anggaran, apalagi nanti harus ada biaya perawatan rutin,” katanya.

Berita Lainnya  Apresiasi Penertiban Flyover Cikampek, L2PD Desak Pemkab Karawang Segera Lebarkan Ruas Jalan Penyangga

“Upaya konfirmasi via telpon sudah kita lakukan. Apabila nanti melalui surat resmi untuk meminta audiensi belum ada tanggapan juga, maka siap-siap Diskominfo akan kami kepung (demo, red),” timpal Andri.

Apakah Ada Indikasi Korupsi dalam Pengadaan Videotron?

Menjawab pertanyaan ini, Andri mengaku belum bisa berbicara terlalu jauh, sebelum nanti mendapatkan penjelasan langsung dari Diskominfo. Namun demikian, setiap pengadaan proyek pemerintah pasti ada keuntungan yang didapatkan.

“Ada cashback atau tidak dari pengusaha ke pejabat Diskominfo, itu yang sedang kita telusuri. Tapi yang pasti ada keuntungan yang didapat dalam setiap proyek pemerintahan,” katanya.

Berita Lainnya  Babak Baru Penataan Cikampek, 154 Bangli dan PKL Dibongkar

Terakhir Andri menegaskan, karena alasan nilai proyeknya tidak rasional, LMP meminta Aparat Penegak Hukum (APH) untuk mulai melakukan penyelidikan atas gaduhnya proyek pengadaan videotron Rp 1,8 miliar Diskominfo ini.

“Ya, kalau kita tidak mendapatkan penjelasan yang rasional dari Kominfo, LMP akan mengirimkan surat Laporan Informasi (LI) ke pihak penegak hukum,” tandasnya.***

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Kebakaran Hebat Hanguskan 70 Rumah Adat di Sukabumi

SUKABUMI - Kebakaran meratakan permukiman di Kampung Adat Kasepuhan Ciptamulya, Desa Sirnaresmi, Kabupaten Sukabumi. Total 70 rumah di lokasi ludes terbakar. Laporan kebakaran itu terjadi...

Febri Diansyah Jadi Pengacara Febrie Adriansyah

JAKARTA - Eks Juru Bicara KPK, Febri Diansyah bertindak sebagai Kuasa Hukum mantan Jampidsus Febrie Adriansyah pada kasus dugaan korupsi dan tindak pidana pencucian...

Blunder Pernyataan Sudaryono: “Makan Bergizi Adalah Tender Politiknya Presiden Prabowo”

JAKARTA - Baru saja dilantik menjadi Kepala Badan Gizi Nasional (BGN),  Sudaryono sudah mengeluarkan pernyataan yang dinilai 'blunder', karena menyebut program Makan Bergizi Gratis...

Yusril Minta Dedi Mulyadi Hentikan Sayembara Buru Begal: “Beresiko Warga Main Hakim Sendiri”

JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Hukum, Hak Asasi Manusia, Imigrasi, dan Pemasyarakatan (Menko Kumham Imipas), Yusril Ihza Mahendra, mengaku tidak setuju dengan keputusan Gubernur...

Resmi Ditahan, Febrie: “Saya Merasa ini Kriminalisasi”

JAKARTA - Mantan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah resmi ditahan usai menjalani pemeriksaan maraton oleh Tim 9 Kejaksaan Agung,...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan