Sabtu, Juni 6, 2026
spot_img

Arif Dianto Batal Ikut Seleksi Direksi Petrogas

KARAWANG – Ketua Umum Nasional Human Resource Institute (NHRI), Arif Dianto SH, mengurungkan niatnya untuk mendaftarkan diri dalam seleksi calon direksi PT. Petrogas Persada Karawang. Keputusan tersebut diambil setelah ia mencermati komposisi jabatan direksi yang dibuka dalam proses seleksi perusahaan milik Pemerintah Kabupaten Karawang tersebut.

Arif mengungkapkan bahwa pada awalnya ia memiliki ketertarikan untuk mengikuti proses seleksi, karena ingin memberikan kontribusi dalam penguatan tata kelola dan pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) di lingkungan perusahaan daerah. Namun setelah mempelajari lebih jauh tentang dinamika serta struktur jabatan direksi yang tersedia, ia menilai tidak terdapat posisi yang secara spesifik membidangi SDM dan Umum yang merupakan bidang kompetensi utamanya.

“Awalnya saya memang berminat untuk mendaftar dalam seleksi tersebut. Namun setelah melihat dinamika serta komposisi direksi yang dibutuhkan, ternyata tidak ada posisi yang secara khusus membidangi SDM dan Umum yang selama ini menjadi bidang kompetensi saya,” ujar Arif kepada Opiniplus.com, Rabu (11/3/2026) siang.

Selain menjabat sebagai Ketua Umum NHRI, Arif saat ini juga tercatat sebagai Wakil Ketua Bidang Pembangunan SDM dan Vokasi di Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Kabupaten Karawang, serta dikenal sebagai pelaku usaha di bidang properti khususnya dalam pengadaan perumahan subsidi, komersil, dan kawasan cluster di wilayah Kabupaten Karawang.

Selama ini ia dikenal aktif mendorong peningkatan kualitas SDM, khususnya di sektor industri dan dunia usaha di Kabupaten Karawang.

Dalam kesempatan tersebut, pria kelahiran Karawang ini juga menyampaikan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Ketua PERADI Karawang, Asep Agustian SH. MH yang sebelumnya mendukung pencalonannya di Petrogas, serta sejumlah pengamat di bidang migas yang telah memberikan dukungan atas rencana pencalonannya dalam seleksi direksi Petrogas Persada Karawang.

“Tanpa mengurangi rasa hormat, saya mengucapkan terima kasih dan apresiasi yang sebesar-besarnya kepada Kang Askun, Ketua DPC PERADI Karawang serta para pengamat migas yang telah memberikan dukungan dan dorongan kepada saya sebelumnya. Dukungan tersebut tentu menjadi kehormatan tersendiri bagi saya,” kata Arif.

Meski memutuskan tidak mengikuti proses seleksi, Arif berharap proses penjaringan direksi Petrogas Persada Karawang dapat berjalan secara objektif, transparan, dan menghasilkan figur terbaik yang mampu membawa perusahaan daerah tersebut semakin maju, serta memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah di Kabupaten Karawang.***

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Pohon Tumbang di Karawang Timpa Truk Kontainer Peti Kemas, Sopir dan Penumpang Perempuan Tewas

KARAWANG - Sebuah pohon tumbang menimpa sebuah truk kontainer peti kemas di jalan Lingkar Tanjungpura Kabupaten Karawang, Jawa Barat, Jumat (5/6/2026) sore. Akibat peristiwa ini,...

Sidang Kasus Ade Kunang, Kadis BMSDA Bekasi Akui Ploting 42 Paket Proyek atas Permintaan Abah Kunang

BANDUNG - Kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (BMSDA) Kabupaten Bekasi, Henri Lincoln mengungkap adanya pengondisian proyek di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bekasi. Dalam...

Oknum ASN yang Terjerat Kasus Narkoba di Bekasi Diberhentikan Sementara, Status Kepegawaian Tunggu Keputusan Hukum Inkrah

BEKASI - Pemerintah Kabupaten Bekasi, Jawa Barat memberhentikan sementara oknum Aparatur Sipil Negara (ASN) berinisial N alias I, usai terjerat kasus penyalahgunaan peredaran narkoba...

Dedi Mulyadi Tertipu, Warga yang akan Dibantunya Ternyata Pelaku Curanmor

SUMEDANG - Gubernur Jawa Barat, Kang Dedi Mulyadi (KDM) sepertinya telah tertipu oleh salah seorang pelaku pencurian kendaraan bermotor (Curanmor). Siapa sangka jika warga Kabupaten...

Dilaporkan ke KPK, Mahasiswa Desak DPRD Kota Bekasi Bentuk Pansus Dugaan Korupsi Pengadaan Ambulans

KOTA BEKASI - Sempat dilaporkan ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), para aktivis mahasiswa yang tergabung dalam Asosiasi Mahasiswa Indonesia (AMI) mendesak DPRD Kota Bekasi...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan