Minggu, April 26, 2026
spot_img

Arif Dianto Batal Ikut Seleksi Direksi Petrogas

KARAWANG – Ketua Umum Nasional Human Resource Institute (NHRI), Arif Dianto SH, mengurungkan niatnya untuk mendaftarkan diri dalam seleksi calon direksi PT. Petrogas Persada Karawang. Keputusan tersebut diambil setelah ia mencermati komposisi jabatan direksi yang dibuka dalam proses seleksi perusahaan milik Pemerintah Kabupaten Karawang tersebut.

Arif mengungkapkan bahwa pada awalnya ia memiliki ketertarikan untuk mengikuti proses seleksi, karena ingin memberikan kontribusi dalam penguatan tata kelola dan pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) di lingkungan perusahaan daerah. Namun setelah mempelajari lebih jauh tentang dinamika serta struktur jabatan direksi yang tersedia, ia menilai tidak terdapat posisi yang secara spesifik membidangi SDM dan Umum yang merupakan bidang kompetensi utamanya.

“Awalnya saya memang berminat untuk mendaftar dalam seleksi tersebut. Namun setelah melihat dinamika serta komposisi direksi yang dibutuhkan, ternyata tidak ada posisi yang secara khusus membidangi SDM dan Umum yang selama ini menjadi bidang kompetensi saya,” ujar Arif kepada Opiniplus.com, Rabu (11/3/2026) siang.

Selain menjabat sebagai Ketua Umum NHRI, Arif saat ini juga tercatat sebagai Wakil Ketua Bidang Pembangunan SDM dan Vokasi di Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Kabupaten Karawang, serta dikenal sebagai pelaku usaha di bidang properti khususnya dalam pengadaan perumahan subsidi, komersil, dan kawasan cluster di wilayah Kabupaten Karawang.

Selama ini ia dikenal aktif mendorong peningkatan kualitas SDM, khususnya di sektor industri dan dunia usaha di Kabupaten Karawang.

Dalam kesempatan tersebut, pria kelahiran Karawang ini juga menyampaikan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Ketua PERADI Karawang, Asep Agustian SH. MH yang sebelumnya mendukung pencalonannya di Petrogas, serta sejumlah pengamat di bidang migas yang telah memberikan dukungan atas rencana pencalonannya dalam seleksi direksi Petrogas Persada Karawang.

“Tanpa mengurangi rasa hormat, saya mengucapkan terima kasih dan apresiasi yang sebesar-besarnya kepada Kang Askun, Ketua DPC PERADI Karawang serta para pengamat migas yang telah memberikan dukungan dan dorongan kepada saya sebelumnya. Dukungan tersebut tentu menjadi kehormatan tersendiri bagi saya,” kata Arif.

Meski memutuskan tidak mengikuti proses seleksi, Arif berharap proses penjaringan direksi Petrogas Persada Karawang dapat berjalan secara objektif, transparan, dan menghasilkan figur terbaik yang mampu membawa perusahaan daerah tersebut semakin maju, serta memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah di Kabupaten Karawang.***

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

BGN Kembali Disorot, Kali ini Soal Rp 5,7 Miliar Anggaran Zoom Meeting

JAKARTA - Badan Gizi Nasional menggelontorkan anggaran sebesar Rp 5,7 miliar untuk berlangganan lisensi Zoom Meeting selama April-Desember 2026. Kepala BGN Dadan Hindayana mengatakan anggaran...

‘Shut Up KDM’, Kritik Keras Suporter untuk Dedi Mulyadi

BANDUNG - Suasana laga antara Persib Bandung melawan Arema FC di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Jumat (24/4) malam, tidak hanya diwarnai persaingan...

Pertama di Indonesia, Kabupaten Bekasi Bentuk Satgas Perlindungan Guru

BEKASI - Kabupaten Bekasi mencatatkan sejarah baru di dunia pendidikan tanah air. Daerah ini menjadi yang pertama di Indonesia yang menginisiasi pembentukan Satgas Perlindungan...

Dugaan Korupsi Rp 278 Miliar PD Migas, Kejari Kota Bekasi Naikan Status ke Tahap Penyidikan

KOTA BEKASI - Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Bekasi resmi menaikkan status penanganan perkara dugaan korupsi pada badan usaha milik daerah (BUMD) sektor energi, PT...

Polemik Dana Hibah Rp 100 Juta untuk RW, DPRD Minta Pencairan Ditunda

KOTA BEKASI - Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi kembali membuka pengajuan program dana hibah sebesar Rp100 juta per Rukun Warga (RW) pada 2026. Program yang menyasar...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan