Minggu, Oktober 25, 2026
Google search engine

Maksiat di Bulan Suci Ramadhan, Aparat Gabungan Amankan 26 Pasangan ‘Kumpul Kebo’

KARAWANG – Operasi penyakit masyarakat (pekat) yang digelar aparat gabungan di bulan suci ramadhan menyisir tempat kos-kosan hingga sejumlah tempat penginapan di Kabupaten Karawang, Rabu (11/3/2026) dini hari.

Alhasil, sebanyak 26 pasangan ‘kumpul kebo’ atau pasangan di luar nikah diamankan aparat gabungan yang terdiri dari Satpol PP, TNI, Polri dan Kejaksaan.

Mereka tidak bisa berkutik saat kepergok sedang berduaan di dalam kamar. Terlebih tidak bisa menunjukan dokumen pernikan atau bukti dokumen lain ssbagai pasangan suami-istri yang sah.

Tim gabungan menyisir delapan titik rumah kos yang tersebar di jantung kota. Lokasi pertama yang didatangi petugas adalah kompleks kos Colombus di kawasan Galuh Mas.

Berita Lainnya  Ricuh Demo di Bandung, Massa Berpakaian Serba Hitam Serang Armada Polisi, 11 Personel Terluka

Di tempat itu, petugas mendapati belasan pasangan berada di dalam kamar. Namun operasi tidak berjalan sepenuhnya mulus. Beberapa penghuni kos memilih mengunci kamar, bahkan kabur saat mengetahui kedatangan aparat.

Penyisiran kemudian berlanjut ke sejumlah titik lain, mulai dari kos-kosan di Adiarsa, kawasan sekitar kampus, hingga kompleks kos yang dikenal dengan sebutan “seribu pintu” di Johar.

Kepala Bidang Trantibum Satpol PP Karawang, Acep Supriadi mengatakan, operasi ini digelar setelah pihaknya menerima banyak laporan masyarakat.

“Banyak pengaduan warga terkait aktivitas asusila di sejumlah kos-kosan, terutama saat bulan Ramadan. Karena itu kami turun bersama TNI, Polri, dan Kejaksaan,” kata Acep.

Berita Lainnya  Prabowo Tegur Seskab Teddy yang Minta Pidatonya Diakhiri : "Gue nih Presiden, Ted"

Dalam patroli tersebut, tim dibagi menjadi dua. Tim pertama menyisir wilayah perkotaan, sementara tim kedua bergerak ke wilayah Rengasdengklok.

“Untuk wilayah kota saja kami mendapati 26 pasangan di delapan lokasi,” ujarnya.

Sementara itu, Kabid PPUD Satpol PP Karawang DA Prasetya Wirabrata menegaskan pihaknya akan memberi efek jera kepada para pasangan yang terjaring razia.

Mereka tidak akan langsung dipulangkan. Para pasangan tersebut hanya bisa keluar dari kantor Satpol PP jika dijemput orang tua atau keluarganya.

Berita Lainnya  Cuma Sakit Perut Dibilang Kerasukan Jin, Dukun Palsu di Lebak Cabuli Pasien Gadis 16 Tahun hingga Hamil

“Kami minta bukti hubungan keluarga yang jelas, salah satunya melalui Kartu Keluarga,” tegasnya.

Tak hanya itu, dalam salah satu kamar kos di kawasan Colombus, petugas juga menemukan enam tisu magis dan empat kondom yang diduga digunakan oleh penghuni kamar tersebut.

Operasi ini disebut akan terus dilakukan selama Ramadan, guna menekan praktik perbuatan asusila di rumah kos yang meresahkan masyarakat.***

Ket foto : ilustrasi Ai Opiniplus.com

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Prabowo : “Saya Tidak Mau Jadi Presiden, Rakyat Saya Miskin Terus, Malu Saya”

JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto menyatakan lebih baik tidak menjabat sebagai presiden, jika rakyat Indonesia terus hidup dalam kemiskinan. Pernyataan tersebut disampaikan saat membuka Rapat...

Ruko Gudang Makanan Ringan Terbakar, 1 Orang Tewas, Warga Malah Jarah Logistik

BENGKULU - Polresta Bengkulu langsung bergerak cepat mengamankan 12 warga yang diduga kuat melakukan penjarahan barang pascakebakaran maut. Aksi penjarahan logistik makanan ringan ini terjadi...

Kyai Kampung Demo Desak KPK Segera Tangkap Nusron Wahid

JAKARTA - Massa yang menamakan diri sebagai Kader dan Elemen KPK Nahdlatul Ulama (KPK NU) menggelar aksi unjuk rasa serta Istigasah Kubro di depan...

Anak Durhaka Aniaya Ibu Kandung Berakhir Diciduk Polisi, Menangis Saat Ditangkap di Kandang Ayam

PADANG - Tim Klewang Satreskrim Polresta Padang telah menangkap seorang pemuda berinisial L (24 tahun) atau LN di kawasan Arai Pinang, Kecamatan Lubuk Begalung,...

Anggota TNI ini Meminta Maaf Sambil Menangis Setelah Pukul Kepsek Kiyai Kultural NU

LAMONGAN - Sebuah video memperlihatkan seorang Anggota TNI aktif/Babinsa Koramil Glagah, Serma Mamat Syaifudin (MS), sedang bersimpuh dan menangis sambil memeluk M. Munir Thowil...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

Peristiwa

Kriminal

Politik

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan