Kamis, April 2, 2026
spot_img

Gegara ‘ASN Ngawaluy’, Bupati Aep Murka sampai Mencak-mencak

KARAWANG – Ada suasana cukup menegangkan saat Bupati Karawang, H. Aep Syaepuloh memberikan arahan kepada para ASN di Lapangan Plaza Pemkab Karawang pada Jumat (28/11/2025) pagi.

Yaitu dimana Bupati Aep terlihat murka atau marah besar kepada beberapa ASN, bahkan sampai mencak-mencak kepada ASN tersebut.

Alasannya, karena ASN tersebut terlihat ‘ngawaluy’ atau malas ketika Bupati Aep memberikan arahan. Beberapa ASN ini terlihat berteduh dibawah pohon rindang. Sementara ASN lainnya terlihat sedang fokus mendengarkan arahan dari Bupati Aep.

“Iya bener, Pak Bupati ngamuk tadi pagi, semua jadi pada tegang. Ya wajar sih sikap pimpinan seperti itu. Pimpinan lagi ngasih arahan, eh ini malah leha-leha berteduh,” tutur salah seorang ASN yang minta identitasnya dirahasiakan.

Dikonfirmasi mengenai kabar ini, Bupati Aep mengamininya atas insiden tadi pagi. Ia mengaku emosional ketika melihat kelakuan ASN seperti itu (malas-malasan, red).

Berita Lainnya  700 Angkot Puncak Bogor Dapat Kompensasi Rp 1 Juta

Dalam rangka memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, Bupati Aep menegaskan bahwa selama ini ia selalu mengajak bekerja lewat super team, bukan superman.

Sehingga ia selalu meminta agar para ASN bisa terus memperbaiki etos kerja dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

“Iya tentunya kita ini kerja super team, bukan supermen. Saya selalu mengajak untuk berubah dengan etos kerja yang melayani masyarakat, jagan acuh dan tidak pernah peduli,” tutur Bupati Aep, saat dikonfirmasi Redaksi Opiniplus melalui sambungan telpon.

Ditegaskan Bupati Aep, sikap marahnya tadi pagi adalah sebagai warning kepada para ASN yang masih malas-malasan. Bahkan dengan sistem meritrokasi ASN, Bupati Aep mengancam bisa menurunkan jabatan ASN yang malas.

Berita Lainnya  Polres Karawang Amankan Pelaku Pencabulan Anak di Bawah Umur

Terlebih ia juga akan terus menagih komitmen kinerja ASN atas kebijakannya yang tidak memotong Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) demi efisiensi anggaran.

“Iya-lah, dengan sistem merit sekarang saya bisa menurunkan kepala dinas menjadi sekdis, eselon 2 jadi eselon 3,” katanya.

“Selama ini saya selalu mengajak ayo bekerja bersama-saama. Enak aja mereka dapat gaji, terus TPP gak dipotong, tapi gak bisa menunjukan komitmen kerjanya,” timpal Bupati Aep.

Bupati Aep Pecat 2 Guru yang Gak Masuk Kantor

Atas kinerja ASN yang malas-malasan ini, Bupati Aep juga mengaku akan memecat dua guru yang gak pernah masuk kantor (mengajar). Ia menegaskan telah mengintruksikan Sekda untuk memecat dua guru tersebut.

“Besok saja ada dua guru yang saya pecat, karena tidak pernah masuk kerja. Enak saja mereka dapat gaji, tapi gak pernah masuk kerja. Makanya sudah saya perintahkan ke sekda buat pecat saja mereka,” tegasnya.

Berita Lainnya  Viral Duit Rp 67,5 Juta di Bagasi Motor Dimaling

Disinggung dari sekolah manakah dua guru tersebut, sayangnya Bupati Aep belum mau mengungkapkannya hari ini kepada Opiniplus.com.

“Oh ya itu nanti, kita lihat saja besok siapa-siapanya,” tutup Bupati Aep.

Diketahui, setiap hari jumat memang sudah menjadi agenda rutin Pemkab Karawang untuk memberikan arahan dan evaluasi kerja kepada para ASN.

Biasanya sehabis berolahraga, para ASN akan mendengarkan langsung arahan dan evaluasi kerja dari Bupati, Sekda atau bahkan kepala dinas tertentu.

Terlebih, arahan dan evaluasi kerja hari ini bertepatan dengan hari peringatan Anti Korupsi Sedunia.
***

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Jangan Hanya Fokus Dana Desa, Jaksa Agung Minta Jaksa di Daerah Tindak Kasus Korupsi Besar

JAKARTA - Jaksa Agung Republik Indonesia ST Burhanuddin meminta jajaran Kejaksaan di daerah berani menangani kasus korupsi berskala besar. Dia meminta pemberantasan korupsi di...

Polda Metro Jaya Tangkap Pengedar Uang Palsu di Bogor

BOGOR - Subdit II Ekbank Ditreskrimsus Polda Metro Jaya mengungkap kasus pembuatan dan peredaran uang palsu pecahan Rp100 ribu di wilayah Bogor, Jawa Barat....

Suap Ijon Proyek Ade Kunang, KPK Geledah Rumah Ono Surono

BANDUNG - KPK menggeledah rumah politikus PDIP Ono Surono (ONS) di Bandung. Penggeledahan dilakukan berkaitan dengan penyidikan kasus suap ijon proyek yang menjerat Bupati...

Dugaan Korupsi Pengadaan Meubelair Rp 33 Miliar, Disdik Kota Bekasi Didemo

KOTA BEKASI - Sejumlah pemuda dan mahasiswa yang tergabung dalam Front Pemuda Pembebasan Kota Bekasi kembali menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Dinas...

Panic Buying, Warga Purwakarta Mengular Antre Isi BBM

PURWAKARTA - Kepanikan warga terjadi di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Kabupaten Purwakarta, Selasa (31/3/2026) malam. Antrean panjang kendaraan roda dua hingga roda...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan