Kamis, Juni 11, 2026
spot_img

Oknum Anggota DPRD Bekasi yang Keroyok Warga Akhirnya Dipolisikan

BEKASI – Seorang oknum anggota DPRD Kabupaten Bekasi berinisial N diduga terlibat dalam kasus dugaan pengeroyokan terhadap seorang warga bernama Fendy (41). Saat ini, kasus tersebut tengah dalam penyelidikan pihak kepolisian.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, korban telah melaporkan N beserta sejumlah rekannya ke Polda Metro Jaya pada 30 Oktober 2025. Belakangan, kasus ini kemudian dilimpahkan ke Polres Metro Bekasi.

Fendy menuturkan bahwa ia datang ke sebuah restoran di kawasan Lippo Cikarang Kabupaten Bekasi pada 29 Oktober 2025 sekitar pukul 20.30 WIB bersama beberapa temannya dan berada di sana hingga sekitar pukul 23.30 WIB.

Berita Lainnya  Nama Dani Ramdan dan Iin Farihin Jadi Sorotan di Sidang Kasus Suap Ijon Proyek Ade Kunang

Saat berada di depan restoran, sopir dari oknum anggota DPRD tersebut menatap dirinya dengan tajam secara berulang. Karena merasa tak nyaman, Fendy akhirnya memberanikan diri bertanya langsung kepada N mengenai maksud sopirnya tersebut.

“Pak, maaf, kenapa ya sopir Bapak menatap saya terus?” ujar Fendy menyampaikan hal ini kepada N.

Ia mengaku harus mengulang pertanyaan itu karena suara musik di lokasi cukup keras. Pertanyaan tersebut, kata dia, membuat N tersinggung dan marah.

“Kenapa kamu nantang saya?. Seketika kejadian penganiayaan menimpa saya,” jelasnya.

Atas kejadian itu, Fendy telah melaporkan peristiwa tersebut kepada kepolisian, serta melalui kuasa hukumnya juga melaporkan N ke DPP PDI Perjuangan untuk meminta penegakan sanksi kode etik terhadap terduga pelaku.

Berita Lainnya  Hoaks Teror Pocong, Polisi Ungkap Hanya Cosplay Pengamen

“Saya hanya butuh keadilan,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Bekasi, Ade Kuswara Kunang, menyatakan bahwa persoalan tersebut merupakan masalah pribadi yang dilakukan oleh yang bersangkutan.

“Itulah yang saya takutkan. Saya juga pernah menjadi anggota dewan dan biasanya anggota dewan punya link (jaringan,red), banyak bergaul. Saya sebagai ketua DPC PDI Perjuangan dalam hal ini sering mengingatkan hati-hati kalo kita udah jadi anggota legislatif ini harus terukur berkaitan pergaulan entertaint dan sebagainya jangan berlebihan,” jelasnya.

Berita Lainnya  Bakal Surati Prabowo, Fraksi Golkar Minta MBG Tak Ambil Anggaran Pendidikan

Lebih lanjut, pria yang menjabat sebagai bupati Bekasi ini menambahkan bahwa kasus seperti ini menjadi perhatian serius bagi partai.

“Saya sebagai ketua DPC juga kan ada teguran juga dari DPD, DPP. Dan saya harap bisa diselesaikan secara kekeluargaan,” jelasnya.

Sementara itu, oknum anggota DPRD berinisial N dari Fraksi PDI Perjuangan tidak menjawab pertanyaan yang disampaikan Radar Bekasi. (and)

Sumber : RadarBekasi.id

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Kasus Dugaan Gratifikasi Anne Ratna Mustika, LM Kembali Diperikza Kejari Purwakarta

PURWAKARTA – Mantan anggota DPRD Purwakarta berinisial LM kembali menjalani pemeriksaan di Kejaksaan Negeri (Kejari) Purwakarta, Senin (9/6/2026). Pemeriksaan terhadap LM berlangsung cukup lama. Ia...

Dugaan Penyimpangan Revitalisasi Pasar Kranji Baru Dilaporkan ke Kejari Kota Bekasi

KOTA BEKASI – Berlarut-larutnya revitalisasi Pasar Kranji Baru membuat para pedagang resah. Para pedagang yang tergabung dalam Rukun Warga Pasar Kranji Baru menilai terdapat...

Pemkot Bekasi Larang ASN ‘Ngonten’ Pakai Seragam dan Atribut Dinas

KOTA BEKASI - Pemerintah Kota Bekasi mengeluarkan surat edaran (SE) untuk aparatur sipil negara (ASN). Isinya terkait larangan ASN Pemkot Bekasi membuat konten mengenakan...

Polres Karawang Amankan 5 Pemuda dalam ‘Video Viral Pesta Gay’ di Theatre Night Mart

KARAWANG - Pasca viral video diduga pesta gay sekelompok pemuda di Theatre Night Mart - tempat hiburan malam di Jalan Tuparev Karawang - Jawa...

Desak ‘THM Sarang Maksiat’ Ditutup Total, Santri Pondok Pesantren Bakal Kepung Kantor Bupati Karawang

KARAWANG - Jamiyyah Nahdatul Ulama (JNU) mendesak agar Bupati Karawang, H. Aep Syaepuloh segera menutup total Tempat Hiburan Malam (THM) yang diduga menjadi sarang...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan