Jumat, Maret 27, 2026
spot_img

Oknum Anggota DPRD Bekasi yang Keroyok Warga Akhirnya Dipolisikan

BEKASI – Seorang oknum anggota DPRD Kabupaten Bekasi berinisial N diduga terlibat dalam kasus dugaan pengeroyokan terhadap seorang warga bernama Fendy (41). Saat ini, kasus tersebut tengah dalam penyelidikan pihak kepolisian.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, korban telah melaporkan N beserta sejumlah rekannya ke Polda Metro Jaya pada 30 Oktober 2025. Belakangan, kasus ini kemudian dilimpahkan ke Polres Metro Bekasi.

Fendy menuturkan bahwa ia datang ke sebuah restoran di kawasan Lippo Cikarang Kabupaten Bekasi pada 29 Oktober 2025 sekitar pukul 20.30 WIB bersama beberapa temannya dan berada di sana hingga sekitar pukul 23.30 WIB.

Berita Lainnya  KPK OTT Bupati Rejang Lebong, Wabup juga Ikut Diamankan

Saat berada di depan restoran, sopir dari oknum anggota DPRD tersebut menatap dirinya dengan tajam secara berulang. Karena merasa tak nyaman, Fendy akhirnya memberanikan diri bertanya langsung kepada N mengenai maksud sopirnya tersebut.

“Pak, maaf, kenapa ya sopir Bapak menatap saya terus?” ujar Fendy menyampaikan hal ini kepada N.

Ia mengaku harus mengulang pertanyaan itu karena suara musik di lokasi cukup keras. Pertanyaan tersebut, kata dia, membuat N tersinggung dan marah.

“Kenapa kamu nantang saya?. Seketika kejadian penganiayaan menimpa saya,” jelasnya.

Atas kejadian itu, Fendy telah melaporkan peristiwa tersebut kepada kepolisian, serta melalui kuasa hukumnya juga melaporkan N ke DPP PDI Perjuangan untuk meminta penegakan sanksi kode etik terhadap terduga pelaku.

Berita Lainnya  Demo Tak Ditanggapi, Dedi Mulyadi Malah Sebar Konten Framing Mahasiswa

“Saya hanya butuh keadilan,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Bekasi, Ade Kuswara Kunang, menyatakan bahwa persoalan tersebut merupakan masalah pribadi yang dilakukan oleh yang bersangkutan.

“Itulah yang saya takutkan. Saya juga pernah menjadi anggota dewan dan biasanya anggota dewan punya link (jaringan,red), banyak bergaul. Saya sebagai ketua DPC PDI Perjuangan dalam hal ini sering mengingatkan hati-hati kalo kita udah jadi anggota legislatif ini harus terukur berkaitan pergaulan entertaint dan sebagainya jangan berlebihan,” jelasnya.

Berita Lainnya  Dedi Mulyadi Mau Pangkas 20% Anggaran Pegawai Jabar

Lebih lanjut, pria yang menjabat sebagai bupati Bekasi ini menambahkan bahwa kasus seperti ini menjadi perhatian serius bagi partai.

“Saya sebagai ketua DPC juga kan ada teguran juga dari DPD, DPP. Dan saya harap bisa diselesaikan secara kekeluargaan,” jelasnya.

Sementara itu, oknum anggota DPRD berinisial N dari Fraksi PDI Perjuangan tidak menjawab pertanyaan yang disampaikan Radar Bekasi. (and)

Sumber : RadarBekasi.id

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Sanksi Tegas PT. Pindo Deli 4, LMP Mada Jabar Ancam Geruduk DLHK

KARAWANG - Adanya temuan dugaan pembuangan limbah PT. Pindo Deli 4 ke aliran sungai di Desa Kutanegara, Kecamatan Ciampel, Kabupaten Karawang, Laskar Merah Putih...

Pelaku Pembunuhan Pemilik Warem Ditangkap, Motif Sakit Hati karena Ditolak Bercinta

SUBANG - Misteri kematian tragis pemilik warung remang-remang di wilayah Pantura, Kecamatan Patokbeusi Kabupaten Subang, akhirnya terungkap. Polisi berhasil menangkap pelaku pembunuhan yang juga disertai aksi...

Kangkangi Inpres, IWOI Karawang Soroti Minimnya Keterlibatan KDKMP dalam Program MBG

KARAWANG — Ikatan Wartawan Online Indonesia (IWOI) DPD Karawang menyoroti dugaan pelanggaran terhadap Instruksi Presiden Republik Indonesia Nomor 9 Tahun 2025 tentang Percepatan Pembentukan...

Pakar Hukum : KPK Mending di Bawah Kejagung dan Polri

JAKARTA - Pakar Hukum Pidana Universitas Brawijaya, Aan Eko Widiarto menilai, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sepatutnya menjadi lembaga di bawah Kejaksaan Agung (Kejagung) atau...

Tangan Tak Diborgol, Gus Yaqut Kembali Jadi Tahanan Rutan

JAKARTA - Tangan eks Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas tak diborgol saat kembali ditahan usai sempat dialihkan menjadi tahanan rumah. KPK mengatakan petugas...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan