Sabtu, Agustus 8, 2026
spot_img

Dukung Akses Stasiun Kereta Cepat KCIC, Komisi V DPR RI Dorong Pembangunan Infrastruktur Jalan

KARAWANG – Bupati Karawang H. Aep Syaepuloh, S.E., menggelar rapat strategis dengan Wakil Ketua DPR RI Saan Mustopa, jajaran anggota Komisi V DPR RI, serta perwakilan dari Ditjen Perkeretaapian Kementerian Perhubungan, KAI, dan KCIC, di stasiun kereta cepat Karawang, Kamis 27 November 2025.

Pertemuan yang berlangsung pada pagi hari tersebut membahas percepatan pengembangan infrastruktur transportasi di Kabupaten Karawang, khususnya akses menuju Stasiun Kereta Cepat KCIC dan konektivitas antar kawasan industri Karawang–Bekasi–Cikampek.

Berita Lainnya  DPRD Karawang Bentuk Pansus Raperda Pembangunan Industri dan Penguatan Ekonomi Daerah

Dalam pertemuan itu, Bupati Aep menekankan pentingnya integrasi infrastruktur transportasi untuk mendukung aktivitas industri dan mobilitas masyarakat.

Ia menyebutkan bahwa keberadaan Stasiun KCIC di Karawang memiliki nilai strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

“Keberadaan stasiun KCIC di Karawang bisa meningkatkan roda perekonomian. Karena itu, akses gerbang tol langsung menuju kawasan KCIC menjadi penting untuk memperlancar mobilitas masyarakat yang menggunakan kereta cepat Whoosh,” ujar Bupati Aep.

Berita Lainnya  DPRD Karawang Matangkan Raperda RPIK, Libatkan KADIN hingga Akademisi UNSIKA

Rencana pembangunan akses tol langsung menuju stasiun juga dinilai mampu membuka peluang investasi baru, sekaligus memperkuat posisi Karawang sebagai salah satu pusat industri terbesar di Indonesia.

Kolaborasi antarinstansi, baik pemerintah pusat, pemerintah daerah, maupun operator transportasi, diharapkan dapat mempercepat realisasi konektivitas terintegrasi tersebut.

Wakil Ketua DPR RI Saan Mustopa dan anggota Komisi V DPR RI menyampaikan dukungan terhadap upaya Kabupaten Karawang dalam memperbaiki jaringan transportasi dan meningkatkan kesiapan infrastruktur pendukung kawasan industri.

Berita Lainnya  Sahroni Kritik Hotman Paris : "Gak Usah Bawa-bawa Nama Presiden"

Mereka menegaskan bahwa kebutuhan konektivitas Karawang sebagai simpul ekonomi nasional harus menjadi perhatian pemerintah pusat.(prokompim)

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Ratusan Senjata Api, Narkoba hingga VCD Porno Ditemukan di Ruangan Sekolah Swasta di Jaksel

JAKARTA - Sebanyak 995 senjata api (senpi) ditemukan di sebuah ruangan sekolah swasta wilayah Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Jumat (10/7/2026). Staf Ahli Ketua Pembina Yayasan...

Alami Muntah-muntah, Puluhan Siswa SDN 01 Ciherang – Bogor Diduga Keracunan MBG

BOGOR - Lebih dari 20 siswa dan seorang guru di SDN 01 Ciherang, Kecamatan Dramaga, Kabupaten Bogor, mengalami muntah-muntah usai menyantap menu Makan Bergizi...

Polda Jabar Tangkap Pelaku Manipulasi Gambar Presiden Prabowo, Terancam 12 Tahun Penjara

BANDUNG - Direktorat Reserse Siber Polda Jabar mengungkap tindak pidana identity theft atau manipulasi data terhadap gambar Presiden Prabowo Subianto menggunakan teknologi Artificial Intelligence...

Sambil Bawa Pelaku, Polisi Sisir Kali Licin Cari Potongan Kaki Korban Mutilasi

DEPOK - Tim Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya turun ke Kali Licin, Cipayung, Depok, untuk mencari potongan kaki korban mutilasi pria berinisial K...

Diduga Terlibat Kasus Perselingkuhan, 2 Guru SMKN 1 Mempawah Diteriaki Siswanya Saat Diamankan Polisi

MEMPAWAH - Tak kurang dari 700 siswa-siswi SMK Negeri 1 Mempawah Hilir, Kabupaten Mempawah, Provinsi Kalimantan Barat, menggelar aksi unjuk rasa di halaman sekolahnya,...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan