Jumat, September 25, 2026
Google search engine

Oknum Anggota DPRD Bekasi yang Keroyok Warga Akhirnya Dipolisikan

BEKASI – Seorang oknum anggota DPRD Kabupaten Bekasi berinisial N diduga terlibat dalam kasus dugaan pengeroyokan terhadap seorang warga bernama Fendy (41). Saat ini, kasus tersebut tengah dalam penyelidikan pihak kepolisian.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, korban telah melaporkan N beserta sejumlah rekannya ke Polda Metro Jaya pada 30 Oktober 2025. Belakangan, kasus ini kemudian dilimpahkan ke Polres Metro Bekasi.

Fendy menuturkan bahwa ia datang ke sebuah restoran di kawasan Lippo Cikarang Kabupaten Bekasi pada 29 Oktober 2025 sekitar pukul 20.30 WIB bersama beberapa temannya dan berada di sana hingga sekitar pukul 23.30 WIB.

Berita Lainnya  IWOI Karawang Gelar Doa Bersama dan Renungan untuk Keselamatan Jurnalis dan Awak Kapal yang Hilang Kontak

Saat berada di depan restoran, sopir dari oknum anggota DPRD tersebut menatap dirinya dengan tajam secara berulang. Karena merasa tak nyaman, Fendy akhirnya memberanikan diri bertanya langsung kepada N mengenai maksud sopirnya tersebut.

“Pak, maaf, kenapa ya sopir Bapak menatap saya terus?” ujar Fendy menyampaikan hal ini kepada N.

Ia mengaku harus mengulang pertanyaan itu karena suara musik di lokasi cukup keras. Pertanyaan tersebut, kata dia, membuat N tersinggung dan marah.

“Kenapa kamu nantang saya?. Seketika kejadian penganiayaan menimpa saya,” jelasnya.

Atas kejadian itu, Fendy telah melaporkan peristiwa tersebut kepada kepolisian, serta melalui kuasa hukumnya juga melaporkan N ke DPP PDI Perjuangan untuk meminta penegakan sanksi kode etik terhadap terduga pelaku.

Berita Lainnya  Aksi Pengejaran Mobil CR-V Pelaku Tabrak Lari Berlangsung Dramatis, Warga Temukan Plastik Diduga Narkotika

“Saya hanya butuh keadilan,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Bekasi, Ade Kuswara Kunang, menyatakan bahwa persoalan tersebut merupakan masalah pribadi yang dilakukan oleh yang bersangkutan.

“Itulah yang saya takutkan. Saya juga pernah menjadi anggota dewan dan biasanya anggota dewan punya link (jaringan,red), banyak bergaul. Saya sebagai ketua DPC PDI Perjuangan dalam hal ini sering mengingatkan hati-hati kalo kita udah jadi anggota legislatif ini harus terukur berkaitan pergaulan entertaint dan sebagainya jangan berlebihan,” jelasnya.

Berita Lainnya  Tercium Dugaan Keterlibatan Notaris dalam Korupsi Penyaluran KPR di Karawang

Lebih lanjut, pria yang menjabat sebagai bupati Bekasi ini menambahkan bahwa kasus seperti ini menjadi perhatian serius bagi partai.

“Saya sebagai ketua DPC juga kan ada teguran juga dari DPD, DPP. Dan saya harap bisa diselesaikan secara kekeluargaan,” jelasnya.

Sementara itu, oknum anggota DPRD berinisial N dari Fraksi PDI Perjuangan tidak menjawab pertanyaan yang disampaikan Radar Bekasi. (and)

Sumber : RadarBekasi.id

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Muncul Spekulasi Publik Jika WBP yang Kepergok di Fasilitas Mewah Lapas Cibinong Adalah Tersangka Korupsi Jimmy Masrin

ENTAH mana yang harus dipercaya, temuan sidak Ombudsman RI atau pernyataan klarifikasi dari Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Kanwil Jabar. Yang pasti temuan fasilitas mewah...

4 Guru SDN 58 Lengkese Alami Gatal-gatal Mulut Setelah Cicipi MBG Sebelum Dibagikan ke Siswa, Terbukti Mengantuk Boraks

Menu Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dikirim ke UPT SD Negeri 58 Lengkese, Kecamatan Mangarabombang, Kabupaten Takalar, batal dibagikan kepada siswa setelah sejumlah guru...

Gak Terima Diputusin, Pria ini Ancam Pacarnya Pakai Badik, Bakal Terima Diputusin Kalau Si Cewek Ngasih Duit Rp 200 Ribu

Pemuda berinisial F (22) di Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra), diamankan polisi setelah diduga mengancam mantan pacarnya, AR (19), menggunakan senjata tajam jenis badik. Pelaku...

Pimpinan Ponpes Abul Barokat Bantah Pelecehan Santriwati, Bakal Laporkan Media BBC Indonesia

Pimpinan Pondok Pesantren (Ponpes) Abul Barokat Wannafahat, Kecamatan Jonggat, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB), Ahmad Imanuddin Sumar alias AIS atau Abah, menyatakan mundur...

Tanggapi Pernyataan Prabowo, Mahfud MD : “Banyak juga Presiden yang Goblok”

Mahfud MD menilai pernyataan Presiden Prabowo Subianto yang menyebut pakar atau profesor "saking pintarnya jadi goblok" tidak etis disampaikan oleh seorang kepala negara. Mahfud MD...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

Peristiwa

Kriminal

Politik

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan