Rabu, Juni 10, 2026
spot_img

Demo Berlangsung Singkat, GMPI Desak Kejaksaan Selidiki Dugaan Ijon Pokir Dewan

KARAWANG – Tiba sekitar pukul 10.30 WIB, aksi demonstrasi Ormas Gerakan Militansi Perjuang Indonesia (GMPI) di depan gerbangĀ  kantor DPRD Karawang berlangsung singkat, Rabu (22/4/2026).

Meski dijaga ketat aparat kepolosian, tak ada mediasi dengan massa aksi untuk melakukan audiensi. Para pendemo hanya melakukan orasi singkat dalam menyampaikan aspirasinya.

Para pendemo menuding para wakil rakyat Karawang tidak pernah mendengarkan aspirasi masyarakatnya. Hal ini terbukti ketika GMPI mengirimkan surat permohonan Rapat Dengar Pendapat (RDP) soal usulan menggratiskan parkir RSUD Karawang, tetapi surat tersebut tidak pernah ada jawaban.

Berita Lainnya  Dugaan Penyimpangan Revitalisasi Pasar Kranji Baru Dilaporkan ke Kejari Kota Bekasi

Pernyataan yang paling mencolok, para pendemo menyindir jika wakil rakyat Karawang sempat menghadap Ketua Umum GMPI untuk meminta dukungan saat Pileg. Tetapi ketika sudah jadi, para wakil rakyat dianggap abai terhadap aspirasi masyarakat.

“Inget woy!, mereka sebelum jadi datang menghadap ke ketum kita,” teriak salah seorang orator aksi.

Aparat kepolisian saat menjaga ketat berlangsungnya aksi demonstrasi GMPI.

Dalam aksi ini, para pendemo juga mendesak Kejaksaan Negeri Karawang untuk mulai menyelidiki dugaan ijon pokir Anggota DPRD Karawang. Dan secara resmi, GMPI akan melayangkan surat laporan secara resmi ke Kejaksaan Negeri Karawang.

Berita Lainnya  KDM Sebut Persib Klub Profesional Tanpa Campur Tangan Pemerintah, Janji Guyur Bonus Rp 1 Miliar dari Kantong Pribadi

“Orang kejaksaan woy!, tolong isu-isu pokir diinvestigasi,” teriak orator aksi, saat menghadap ke kantor Kejaksaan Negeri Karawang yang jaraknya berdekatan dengan gedung DPRD Karawang.

Setelah puas melakukan orasi, para pendemo akhirnya membubarkan diri dengan tertib.

“Ini hanya aksi simbolis. Selanjutnya kita akan mengirim surat ke Kejaksaan (minta usut dugaan ijon pokir),” teriak orator aksi.***

Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Kasus Dugaan Gratifikasi Anne Ratna Mustika, LM Kembali Diperikza Kejari Purwakarta

PURWAKARTA – Mantan anggota DPRD Purwakarta berinisial LM kembali menjalani pemeriksaan di Kejaksaan Negeri (Kejari) Purwakarta, Senin (9/6/2026). Pemeriksaan terhadap LM berlangsung cukup lama. Ia...

Dugaan Penyimpangan Revitalisasi Pasar Kranji Baru Dilaporkan ke Kejari Kota Bekasi

KOTA BEKASI – Berlarut-larutnya revitalisasi Pasar Kranji Baru membuat para pedagang resah. Para pedagang yang tergabung dalam Rukun Warga Pasar Kranji Baru menilai terdapat...

Pemkot Bekasi Larang ASN ‘Ngonten’ Pakai Seragam dan Atribut Dinas

KOTA BEKASI - Pemerintah Kota Bekasi mengeluarkan surat edaran (SE) untuk aparatur sipil negara (ASN). Isinya terkait larangan ASN Pemkot Bekasi membuat konten mengenakan...

Polres Karawang Amankan 5 Pemuda dalam ‘Video Viral Pesta Gay’ di Theatre Night Mart

KARAWANG - Pasca viral video diduga pesta gay sekelompok pemuda di Theatre Night Mart - tempat hiburan malam di Jalan Tuparev Karawang - Jawa...

Desak ‘THM Sarang Maksiat’ Ditutup Total, Santri Pondok Pesantren Bakal Kepung Kantor Bupati Karawang

KARAWANG - Jamiyyah Nahdatul Ulama (JNU) mendesak agar Bupati Karawang, H. Aep Syaepuloh segera menutup total Tempat Hiburan Malam (THM) yang diduga menjadi sarang...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan