Rabu, Juli 29, 2026
spot_img

Demo Berlangsung Singkat, GMPI Desak Kejaksaan Selidiki Dugaan Ijon Pokir Dewan

KARAWANG – Tiba sekitar pukul 10.30 WIB, aksi demonstrasi Ormas Gerakan Militansi Perjuang Indonesia (GMPI) di depan gerbangĀ  kantor DPRD Karawang berlangsung singkat, Rabu (22/4/2026).

Meski dijaga ketat aparat kepolosian, tak ada mediasi dengan massa aksi untuk melakukan audiensi. Para pendemo hanya melakukan orasi singkat dalam menyampaikan aspirasinya.

Para pendemo menuding para wakil rakyat Karawang tidak pernah mendengarkan aspirasi masyarakatnya. Hal ini terbukti ketika GMPI mengirimkan surat permohonan Rapat Dengar Pendapat (RDP) soal usulan menggratiskan parkir RSUD Karawang, tetapi surat tersebut tidak pernah ada jawaban.

Berita Lainnya  Hotman Paris Mundur, Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Mangkir dari Panggilan Kejagung

Pernyataan yang paling mencolok, para pendemo menyindir jika wakil rakyat Karawang sempat menghadap Ketua Umum GMPI untuk meminta dukungan saat Pileg. Tetapi ketika sudah jadi, para wakil rakyat dianggap abai terhadap aspirasi masyarakat.

“Inget woy!, mereka sebelum jadi datang menghadap ke ketum kita,” teriak salah seorang orator aksi.

Aparat kepolisian saat menjaga ketat berlangsungnya aksi demonstrasi GMPI.

Dalam aksi ini, para pendemo juga mendesak Kejaksaan Negeri Karawang untuk mulai menyelidiki dugaan ijon pokir Anggota DPRD Karawang. Dan secara resmi, GMPI akan melayangkan surat laporan secara resmi ke Kejaksaan Negeri Karawang.

Berita Lainnya  Serem! Amanda Manopo 'Didukunin' Mantan Karyawan, Rumah Ditabur Tanah Kuburan hingga Dupa

“Orang kejaksaan woy!, tolong isu-isu pokir diinvestigasi,” teriak orator aksi, saat menghadap ke kantor Kejaksaan Negeri Karawang yang jaraknya berdekatan dengan gedung DPRD Karawang.

Setelah puas melakukan orasi, para pendemo akhirnya membubarkan diri dengan tertib.

“Ini hanya aksi simbolis. Selanjutnya kita akan mengirim surat ke Kejaksaan (minta usut dugaan ijon pokir),” teriak orator aksi.***

Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Bea Cukai Sita 20 Ribu Botol Miras Ilegal Senilai Rp 12,5 Miliar

BANDUNG - Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) menggagalkan peredaran 19.142 botol atau setara 14.400,36 liter minuman mengandung etil alkohol (MMEA) atau minuman keras...

Menteri PPN : “MBG Lebih Mendesak Ketimbang Lapangan Kerja”

JAKARTA - Potongan video pidato Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Bappenas, Rachmat Pambudy, mendadak viral dan memicu perdebatan di media sosial. Pernyataan Rachmat yang...

Jurnalis Gelar Aksi Tolak Pelabelan ‘Londo Ireng’

SOLO - Sejumlah jurnalis dan lembaga pers mahasiswa (LPM) di Soloraya menggelar aksi damai mengecam tindakan intimidasi terhadap pekerja pers melalui pelabelan "londo ireng"....

Ditabrak Minibus, Pemotor Ayah dan Putrinya Tewas Sampai Terpental ke Atap Bengkel

CILEGON - Polisi masih menyelidiki kasus kecelakaan maut melibatkan pengendara sepeda motor dan minibus di kawasan Merak, Kota Cilegon, Banten, Senin (27/7/2026). Insiden mengerikan...

Judi Online Hingga Indikasi Korupsi, BGN Pecat Ratusan Pegawai yang Terbukti Pelanggaran Berat

JAKARTA - Badan Gizi Nasional (BGN) bersih-bersih internal lembaga dengan memberhentikan ratusan pegawai yang diduga melakukan pelanggaran disiplin. Selain itu, sembilan aparatur sipil negara (ASN)...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan