BANDUNG – Sebagai pencetak rekor hattrick juara tiga kali berturut-turut, Gubernur Jawa Barat, Kang Dedi Mulyadi (KDM) menyebut jika Persib Bandung merupakan klub sepak bola profesional tanpa campur tangan atau bantuan pemerintah.
Pernyataan ini disampaikan Dedi Mulyadi, sebelum melepas kegiatan konvoi Maung Bandung yang disambut ribuan warga, ketika keluar dari kawasan Gedung Sate, Kota Bandung, Minggu (24/5/2026).
“Paling utama, Persib merupakan klub profesional tanpa harus dapat campur tangan pemerintah. Saya tegaskan Persib klub profesional, tanpa campur tangan pemerintah, dan jadi juara itu profesional sejati,” tutur Dedi Mulyadi.
Dedi Mulyadi mengaku senang Persib bisa juara tiga kali berturut-turut. Ia berharap Persib bisa juara lagi di musim depan.
“Hari ini luapan kegembiraan bobotoh merayakan prestasi luar biasa karena tiga kali jadi juara adalah sesuatu luar biasa. Tapi kalau empat kali jadi juara berarti di atas luar biasa spesial,” katanya.
“Dan seluruh perayaan ini harus menjadi perayaan kebahagiaan, penuh cinta dan membangun citra yang positif bahwa Bandung dan Jabar merupakan ruang terbuka bagi siapapun untuk berbahagia di sini,” timpalnya.
Atas prestasi Maung Bandung, Dedi Mulyadi menjanjikan akan mengguyur uang bonus Rp1 miliar dari kantong pribadinya.
“Saya akan berbagi kebahagiaan. Saya lagi panen sapi, pasti ada untungnya. Untungnya saya sumbangkan Rp1 miliar untuk Persib. Nanti diserahkan 3 Juni di DPRD, diserahkan ke Pak Umuh dan tim. Semoga bisa beli sate dan tidak boleh dipakai kawin lagi,” kata Dedi Mulyadi seraya dibarengi pernyataan kelakarnya.***










